Di bawah ini ada cuplikan dari surat yang saya layangkan pada Senat Fakultas 
Ilmu Kebumian dan Teknologi Mineral ITB:

"Sehubungan dengan adanya reorganisasi ITB tersebar selentingan khabar bahwa 
dengan  dibubarkannya Departmen Teknik Geologi dan ditariknya fasilitas seperti 
perpustakaan ke lingkungan Fakultas, maka bersama ini kami mohon perhatian atas 
kelanjutan keberadaan Perpustakaan Klompe (Klompe Library).

Perlu kami tekankan disini bahwa Perpustakaan Klompe itu dibangun oleh para 
Alumnni Senior Bagian/Departmen/Jurusan Geologi di sekiatar tahun 90-an dan 
merupakan sumbangan pada alma mater sekali gus sebagai wahana peringatan untuk 
mengenang jasa-jasa dari Prof Klompe sebagai pendiri dari Bagian Geologi pada 
awal tahun 1950., sehingga nama perpustakaan inipun di tetapkan sebagai "Klompe 
Library".  Ruangan untuk Klompe Library ini juga ditetapkan bekas ruangan 
dimana Prof. Klompe biasa memberikan kuliah. Para pemrakarsa antara lain adalah 
Bp. Boy Nayoan (Pertamina) dan Bp. Benny Wahyu Inco), yang menghimbau para 
alumni senior untuk menyumbangkan  buku-buku serta majalah-majalah ilmiah dan 
materi lainnya sehingga berdirilah perpustakaan yang cukup lengkap ini di mana 
potret dari Prof. Klompe itu terpampang.

 

Perlu kami paparkan pula bahwa waktu Bagian Geologi ini didirikan, Prof. Klompe 
juga membangun suatu perpustakaan di Bagian Geologi ini, yang kami ingat masih 
jelas keberadaan buku-buku dan majalah-majalahnya yang sekarang mungkin sudah 
klasik dan menjadi "collector's item". Namun apa yang terjadi? Dalam rangka 
reorganisasi yang melebur Fakultas Ilmu Pasti dan Ilmu Pengetahun Alam dari 
Universitas Indonesia di Bandung ke dalam Institut Teknologi Bandung di awal 
tahun 60-han terjadi sentralisasi  perpustakaan ITB, perpustakaan inipun 
dilikwidasi dan buku-buku dan materal lainnya diangkut ke Perpustakaan Pusat. 
Namun buku-buku klasik dan bahan studi lainnya, seperti "Jaarboek van 
Mijnwezen", buku-2 klasik karangan Junghun, Verbeek en Fennema, serta suatu set 
peta-peta geologi dan topografi seperti satu set "Geologisch Kaart van Java" 
dan "Geologisch Kaart van Sumatra" (yang saya ingat) tidak nampak di 
Perpustakaan ITB, dan menghilang tanpa karana. Berita yang kami dapat pada 
akhir tahun 60-an adalah bahwa bahan-bahan tersebut masih dalam peti-peti di 
Gedung PIAI di Jl. Surapati."PLEASE DO NOT ATTACH FILE LARGER THAN 500 KB
R.P.Koesoemadinata
Jl. Sangkuriang G-1
Bandung 40135
Telp: 022-250-3995
Fax: 022-250-3995 (Please call before sending)
e-mail: [EMAIL PROTECTED]

 

Maka bersama ini kami mohon para anggota IAGI, khususnya para alumni Geologi 
ITB, untuk memberi dukungannya untuk menghimbau  pimpinan Fakultas Ilmu 
Kebumian dan Teknologi Mineral ITB agar Perpustakaan Klompe ini dapat 
dipertahankan seutuhnya, bahkan dalam ruangan yang sama sebagai tonggak sejarah 
kegeologian di Indonesia.

 

Kirim email ke