saya kirim sms ke nomornya..tolak Exxon kuasai cepu blok, di jawabnya
" terimakasih anda telah berpartisipasi ikut memerangi narkoba"

On 19/12/05, sugeng.hartono <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Bung Vicky,
> Selamat, Anda sangat beruntung, bisa duduk semeja (dinner bersama) dengan
> beliau sekaligus menyampaikan masukan-2 berharga. Semoga beliau
> menanggapinya dengan serius.
> Sewaktu beliau menjabat Mentamben, saya sudah mengirim surat masukan
> (mengenai PSC dan potensi migas kita); ini karena ada dorongan dari Bu Erna
> dan pak Rachmat Witular dalam suatu resepsi. Takut tidak sampai ke meja
> beliau, surat saya kirim ke rumahnya di Cikeas (yang waktu itu tidak tahu,
> dimana letaknya). Semoga surat ini tetap disimpan dalam arsip beliau (dan
> nanti akan dibuka kembali).
> Wassalam,
> Sugeng
>
> ----- Original Message -----
> From: "Rovicky Dwi Putrohari" <[EMAIL PROTECTED]>
> To: "Himpunan Ahli Geofisika Indonesia (HAGI)"
> <[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>;
> <[EMAIL PROTECTED]>; <[email protected]>
> Sent: Friday, December 16, 2005 11:20 AM
> Subject: [iagi-net-l] Re: Dinner dengan Pak Presiden SBY
>
>
> Idenya Kang ADB di milist IAGI-net adalah merealisasikannya dengan
> membuat taskforce yg terdiri dari IAGI-HAGI-IATMI utk masalah PSC
> term. Beliau sangat mengerti bahwa PSC term yg ada sekarang sedang
> mengalami ujian (tantangan). Kenapa ngga kita bantu dari sisi
> profesional ?
>
> Pesan beliau sangat clear "Harus menguntungkan negara dan menarik investor".
> saya menangkapnya investor lokal dan luar.
>
> Ayooo donk !! Mumpung masih anget di benak pas SBY. !!
> Make dream come true
>
> RDP
>
> On 12/16/05, iswahyudi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > Ya sekarang apa nih yang harus kita lakukan. Khan Mas RDP sudah mulai di
> > KL, lha terus apa langkah kongkrit yang bisa kita perbuat. Kalau dulu mas
> > RDP dengan "MIMPI KALI YE" bisa terealisasi, apa sekarang sebaiknya kita
> > semua  bareng-bareng "MIMPI KALI YE" aja.
> > Siapa tahu dalam waktu dekat semua yang Mas RDP sampaikan ke Pak SBY bisa
> > jadi kenyataan dan tidak jadi wacana diskusi di mailing list ini
> terus-terusan.
> >
> > Ada yang punya ide????
> >
> >
> > At 09:29 PM 12/15/2005 +0800, you wrote:
> > >--- In [EMAIL PROTECTED], "Ade" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > > >
> > > > bener bang. sevokal2nya kita, pas ketemu pejabat, pasti mati kutu.
> bukan
> > > > takut grogi tapi udah terkesimah duluan, padahal cuman dapet senyumnya
> > > > doang.
> > > >
> > >
> > >Saya ngga cuman dapet senyumnya. Malah dapet suguhan tempe mendoannya
> > >jugak .... hihihihi.
> > >
> > >Yg pasti saya malah ngga enak rasanya mendominasi diantara ke enam org
> > >yg duduk semeja. Lah yg lain anteng2 aja. Ya tak saut wae ta ...
> > >Makanya banyak point2 yg bisa saya tahu tentang visi The One ini dalam
> > >beberapa hal, terutama yg sesuai point concern saya, kan ?. Dan itu yg
> > >saya sampaikan dan sharing dengan anda2 seadanya disini. Kalau toh
> > >akhirnya anda menyatakan seolah tulisan ini menaikkan rating beliau
> > >.... lah ya ini kan yg bliau cari ?
> > >
> > >Ada banyak hal yg bisa anda sampaikan ke pejabat siapapun, termasuk
> > >protes kalau mau. Tapi anda tentunya mengerti "table manner", kan.
> > >Penyampaian protes apa ya disampaikan dimeja makan dengan berapi-api ?
> > >disindir saja cukup, kan ? termasuk saya bertanya soal investor lokal
> > >yg bisa digalakkan karena dananya kan masih banyak yg bertebaran di
> > >bank2 luar negeri. Beliau menanggapi dengan diawali berpikir sejenak
> > >dan ..."Begini dik, masalahnya itu kompleks menyangkut masalah
> > >ekonomi, hukum dll ...".
> > >Beliau memiliki keinginan mengembalikan dana-dana yg parkir di LN itu,
> > >Dananya org Indonesia di LN itu buanyak jumlahnya. Beliau ingin
> > >mengimplementasikan policynya utk memutihkan perpajakannya asal
> > >dananya kembali ke Indonesia. Masalah lain yg terkait dengan
> > >perolehannya atau masalah hukum tentunya tetap diseleseikan secara
> > >hukum. Ini prinsip beliau yg selalu menyatakan taat hukum. (lah kalau
> > >perangkat hukumnya belum beres ya memang tidak mudah kan?).
> > >Dana ini kembali ke Indonesia tentunya bukan trus masuk kas negara.
> > >tetapi dipakai langsung untuk rakyat ... (saya juga ngga tahu persis
> > >bagaimana mekanismenya wong aku bukan ekonom), tetapi beliau
> > >menegaskan misalnya utk membangun puskesmas, rumah sakit, gedung
> > >sekolah dll.
> > >(retorik ya ? ... ya wong namanya ujar-ujar kok).
> > >
> > >Setahu saya beliau lebih mementingkan untuk berpandangan kedepan.
> > >Beliau mungkin enggan menyeleseikan masalah masa lalu. Jadi jangan
> > >berharap banyak tentang masalah 27 july, kasus priok dll akan menjadi
> > >point concern. Lah wong masalah tsunami saja beliau lebih konsen
> > >dengan perbaikan atau pengembalian pembangunan kota. Saya yg konsen
> > >dengan geoscience ttg "early warning" engga disinggung banyak kok.
> > >Beliau lebih konsen dengan pembangunan ulang dengan masterplan yg
> > >harus lebih tertata. Lah tak pikir-pikir ya emang kalau aku jadi
> > >Presiden ngapain memikirkan hal-hal terlalu jauh termasuk early
> > >warning. Yg didepan mata menyangkut manusia ini dirampungkan dulu kan
> > >?. Early warning memang diperlukan, tetapi seperti yg saya ketahui
> > >juga early warning tsunami sebesar yg kemarin itu lebih bermanfaat utk
> > >masyarakat dunia ketimbang penduduk lokal. Yg lokal ya tetep saja
> > >perlu dibantu membangun ulang lebih dulu.
> > >Pendidikan kebencanaan akan dibuat dalam bentuk peringatan detik-detik
> > >tsunami yag akan dilaksanakan pada tanggal 26 Desember ini.
> > >
> > >Tapi memang semua uneg2 yg akan disampaikan harus sudah ada di benak.
> > >Kalau hanya permasalahan titipan saja, akan sangat susah
> > >penyampaiannya. Lah saya tanya ini itu ya ngalir aja serasa ngobrol
> > >dengan anda dimilist ini. Malah jadi ga enak saya ini ... "Nyuwun sewu
> > >looh pak SBY kalau semalam saya rada criwis, tanya ini itu ... :)"
> > >
> > >RDP
> > >
> > > > ----- Original Message -----
> > > > From: Nukman Luthfie
> > > >
> > > > Tanpa mengurangi rasa hormat kepada presiden kita serta
> intelektualitas
> > > kang
> > > > Rovick, yang kang Rovick ceritakan itu juga efek dari charisma SBY.
> Orang
> > > > biasa, yang suka atau tidak suka kepada orang nomor satu, ketika
> ketemu
> > > muka
> > > > akan tenggelam oleh charisma orang no 1 tersebut.
> > > >
> > > > Ada sebuah kisah menarik dari Eros Djarot jaman Soeharto masih
> berkuasa
> > > > (saya ndak tahu benar apa tidak). Eros waktu itu amat lantang
> menentang
> > > > Soeharto. Nah, menurut kisah seorang teman, suatu ketika ia dipanggil
> > > > Soeharto untuk makan malam di Cendana. Dia sudah ikrar bakal
> menyampaikan
> > > > uneg2nya, protes2nya, dll.
> > > >
> > > > Sesampai di Cendana, ia disambut ramah oleh bu Tien dan langsung
> diantar ke
> > > > ruang makan. Begitu melihat Soeharto yang tersenyum menyambutnya,
> seketika
> > > > itu juga runtuh semua semangatnya. Ia seperti tak bisa bicara. Habis
> sudah
> > > > seluruh kosa kata yang siapkan. Ia mengaku luluh di bawah charisma
> > > Soeharto.
> > > > Makan malam akhirnya menjadi wejangan satu arah dari pak Harto.
> > >
> > >------ https://www.lists.uni-karlsruhe.de/warc/hagi.html ------
> >
> > ------ https://www.lists.uni-karlsruhe.de/warc/hagi.html ------
> >
>
>
> --
> --Writer need 10 steps faster than readeR --
>
> ---------------------------------------------------------------------
> To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
> Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina
> (Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id
> Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id)
> Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id)
> Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com)
> Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau
> [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id)
> Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id)
> ---------------------------------------------------------------------
>
>
>
> ---------------------------------------------------------------------
> To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
> Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina 
> (Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id
> Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id)
> Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id)
> Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com)
> Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau [EMAIL 
> PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id)
> Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id)
> ---------------------------------------------------------------------
>
>


--
OK TAUFIK

---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina 
(Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id)
Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id)
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com)
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau [EMAIL PROTECTED]), 
Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id)
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id)
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke