Kenapa ke kanan? Lazimnya kita membuat skala neutron yang nilai kecil di kanan dan nilai besar di kiri. Boleh saja dibalik.... jadi nggak mesti ke kanan khan? :)) Seperti yang dikatakan mas Bambang Murti. Neutron "mengukur" kerapatan (jumlah per volume) atom H (sebagai molekul dalam H2O atau Hidrokarbon). Satu gelas (250 cc) air memiliki molekul H yang lebih banyak daripada satu gelas (250 cc tertutup) gas pada PT yang baku. Jika gas ditekan terus (P naik, T tetap(?), Volume akan turun ---> kepadatan naik) dan akan melewati titik kritis, berubah fase ke cair. Maka namanya bukan gas lagi donk. Ia sudah menjadi cairan dan Neutron Tool akan membaca seperti halnya minyak atau air. Setuju dengan Mas Sofi, tidak adanya crossover bukan berarti tidak ada gas atau sebaliknya. Ada crossover juga bukan jaminan ada gasnya. Tool ini sangat sensitif terhadap temperatur dan salinitas fluida yang ada. Makanya kalibrasi neutron perlu kehati-hatian. Neutron Tool dikalkulasi berdasarkan rasio antara Far Count Rate dengan Near Count Rate. Tiap tool akan memberi pembacaan yang berlainan bergantung vintage, neutron source/ minitron generator yang dipakai, kondisi formasinya, dll. Jika tidak ada crossover tapi dipercayai di zone tertentu ada gasnya, ada cara lain yang praktis untuk melihat "gassy stuffs". Adalah dengan memplot Near/Far Count Rates (count per second) dalam satu track dan 'overlay'-kan Near dan Far di zone air atau shale dengan cara menyesuaikan skalanya. Jika di Brine dan di Shale kurva-kurva ini sudah bertindihan. Maka di zone gas akan terlihat separasi antara Far and Near Count Ratesnya. Ini bukan harga absolut, tapi secara kualitiatif sering dapat membantu. salam, -bg
shofiyuddin <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Mas Kartiko, Saya coba mereka reka, sewaktu memasukkan gas ke tabung, tarohlah 20%, sisanya adalah connate water (gabungan claybound, caps and free), kemudian gas terus disuntik hingga mencapai prosentasi 80%, maka connate waternya sekarang menjadi tinggal 20% saja (mungkin hanya irreducible clayboun dan caps) gas terus dikompres, tapi saturasi irreducible water gak berkurang. Nah waktu kira kira gas saturasinya 20%, neutron akan membaca porositas yang lebih besar (lebih banyak kandungan airnya) daripada waktu gas saturasi mencapai 80% karena kandungan air yang lebih sedikit. Dengan saturasi 80% tapi kondisinya mendekati wet / condensate, saya pikir neutron akan baca porositas yang lebih besar. Mungkin pertanyaanya selanjutnya adalah apakah sama reaksi log netron terhadap saturasi gas yang sama tapi berlainan tekanan? wah .... gak tahu nih, kayaknya sih gak ada hubungan, tai siapa tahu? On 12/19/05, [EMAIL PROTECTED] < [EMAIL PROTECTED]> wrote: > > gimana ya kalau misalnya saya punya tabung ...terus saya isi dengan > gas.....kemudian saya ukur neutronnya... > kemudian saya isi gas terus dan terus dan terus sampai penuh (sampai > gasnya > terkompres dan jadi liquid ) > ada enggak ya posibility bahwa pembacaan neutronnya akan seperti water > walaupun sebenarnya isinya gas yang termampatkan.... > > Regards > > Kartiko-Samodro > Telp : 3852 > > > > |---------+----------------------------> > | | Shofiyuddin | > | | > | | l.com> | > | | | > | | 17/12/2005 01:33 | > | | AM | > | | Please respond to| > | | iagi-net | > | | | > |---------+----------------------------> > > >-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------| > | > | > | To: [email protected] > | > | > cc: > | > | Subject: Re: [iagi-net-l] kalau gas kenapa ke kanan > ya...? | > > >-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------| > > > > > Mohon hati hati juga pak Bambang dengan neutron ini. Kalau formasinya > clean, > reservoir yang mengandung gas akan memperlihatkan adanya cross over > density-neutron, semakin besar cross overnya semakin "dry" gas nya. Tapi > kalo formasinya shaley, neutron tidak harus lari ke kanan banget dan > seringkali tidak ada cross overnya, cuma saling mendekat saja (asumsi > skalanya limestone compatible). Kalo case yang terakhir ini seringkali > sulit > membedakan apakah minyak atawa gas. > > > > On 12/13/05, Bambang Murti wrote: > > > > Ferdi, > > Yang dibaca oleh tool "neutron" kan jumlah kerapatan / konsentrasi H+. > > Dalam gas (misalnya metana) memang buanyak H+ nya, tetapi masih juauhhhh > > lebih banyak di air dan di minyak, makanya di zona gas, pembacaan > > neutron akan bergeser kekanan, alias mengecil. > > Ini artian relatif lho....relatif "dong" dan relatif "kurang dong".... > > he he he ... > > > > -----Original Message----- > > From: [EMAIL PROTECTED] > > [mailto:[EMAIL PROTECTED] > > Sent: Tuesday, December 13, 2005 4:14 PM > > To: [email protected] > > Subject: [iagi-net-l] kalau gas kenapa ke kanan ya...? > > > > Kalau formasi terisi gas kenapa neutronnya malah mengecil ya alias > > bergeser > > ke kanan bergeser ke kanan...? > > padahal gas kan juga banyak mengandung gugus hidrogen mis : ch4 > > > > Regards > > > > Kartiko-Samodro > > Telp : 3852 > > ------------------------------------------------------------------------ > > ------------------------------------------------------------------------ > > ----------------------- > > > > Arief Budiman > > Mon, 12 Dec 2005 17:49:17 -0800 > > > > > > Prinsip utama yg harus difahami : > > - Neutron logging tool mengukur jumlah gugus hidrogen (hidrogen dalam > > - Density tool mengukur jumlah elektron > > > > NPHI besar karena : > > bentuk/ikatan kimia apapun, termasuk hidroksil) > > - coal memiliki gugus hidrogen banyak dari CH4 > > - gugus hidrogen juga berasal dari fracture/cleat (banyak terbentuk di > > coal) yg terisi air (H2O) > > > > Rhob kecil karena : > > - Rhob sebanding dg Rhoe > > Untuk single element : Rhoe = Rhob (2*NA/BA) > > Untuk molekul : Rhoe = Rhob (2*sum NA/BM) > > Coba aja hitung Rhob nya dg memasukkan BA & NA nya coal > > > > Rhob = bulk density > > Rhoe = elektron density > > NA = Nomor atom > > BA = Berat atom > > BM = Berat molekul > > > > Umumnya (2*NA/BA) dan (2*sum NA/BM) mendekati nilai 1.0 > > Jadi Rhoe mendekati Rhob > > > > > > Selamat mengulik > > > > > > > > ARIEF BUDIMAN > > Pertamina - Eksplorasi Sumatra > > Phone : (021) 350 2150 ext.1782 > > Mobile : 0813 1770 4257 / (021) 70 23 73 63 > > Home : (021) 809 2618 > > > > > > > > This e-mail (including any attached documents) is intended only for the > > recipient(s) named above. It may contain confidential or legally > > privileged information and should not be copied or disclosed to, or > > otherwise used by, any other person. If you are not a named recipient, > > please contact the sender and delete the e-mail from your system. > > > > > > --------------------------------------------------------------------- > > To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id > > To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id > > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id > > IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ > > IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi > > Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina > > (Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id > > Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id) > > Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id) > > Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com) > > Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau > > [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id) > > Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id) > > --------------------------------------------------------------------- > > > > ---------------------------------------------------------------------- > > This e-mail, including any attached files, may contain confidential and > > privileged information for the sole use of the intended recipient. Any > > review, use, distribution, or disclosure by others is strictly > > prohibited. If you are not the intended recipient (or authorized to > receive > > information for the intended recipient), please contact the sender by > reply > > e-mail and delete all copies of this message. > > > > --------------------------------------------------------------------- > > To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id > > To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id > > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id > > IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ > > IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi > > Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina (Ratna.Asharina > > [at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id > > Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id) > > Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id) > > Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com) > > Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau > > [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id) > > Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id) > > --------------------------------------------------------------------- > > > > > > > -- > Salam hangat > > Shofi > > > > This e-mail (including any attached documents) is intended only for the > recipient(s) named above. It may contain confidential or legally > privileged information and should not be copied or disclosed to, or > otherwise used by, any other person. If you are not a named recipient, > please contact the sender and delete the e-mail from your system. > > > --------------------------------------------------------------------- > To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id > To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id > IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ > IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi > Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina (Ratna.Asharina > [at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id > Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id) > Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id) > Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com) > Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau > [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id) > Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id) > --------------------------------------------------------------------- > > -- Salam hangat Shofi __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com

