Makasih pencerahannya Pak Awang, satu lagi:
Bila kita punya data absolut dating Sr isotop dari pure marble apakah kita boleh interpretasikan sebagai umur metamorfosisnya? Kalo di K/Ar memang begitu karena yang terukur adalah decay dari potassium ke Ar dari material padat yang terakhir terbentuk karena proses metamorfosis, hanya saja bila pada pengamatan petrografi masih ada mineral dari asal batuan, hasil umur yang diperoleh lebih sulit interpretasinya.
Salam,
Yatno
----- Original Message ----- From: "Awang Satyana" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>; <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Wednesday, December 21, 2005 8:53 PM
Subject: Re: [iagi-net-l] Isotop Strontium untuk batu gamping


Pak Yuwono dan Pak Iman,

Kelihatannya, metode dating absolut batuan karbonat menggunakan rasio isotope 87Sr/86Sr akan banyak mengalami kesulitan bila diterapkan kepada meta-limestone atau bahkan marble yang sudah mengubah semua original fabric (bioklas, matriks, semen) limestone.

Sebelum kita picking sampel untuk mengukur kadar isotopnya, kita akan melakukan petrografi detail untuk melihat sejauh mana efek diagenesa yang dialami limestone. Picking sampel dilakukan pada fosil, semen, dan whole rock. Hasil pengukurannya dibanding-bandingkan. Dengan cara itu akan diketahui efek "equilibrated isotope ratio" - efek rasio isotop yang berubah mengikuti efek diagenesis.

Nah, kalau semua original fabric batuan sudah terhapuskan, misalnya menjadi marble, saya pikir akan sulit mengukur kadar original rasio isotop Sr. Prinsip pengukuran Sr adalah mengukur kadar Sr pada air laut purba yang digunakan sebagai bahan deposit cangkang, matriks, dan semen limestones. Kalau sudah termetamorfosakan, akan sulit halnya.

Salah satu cara mengatasi efek diagenesis, adalah dengan melakukan specific component studies, yaitu mencari cangkang fosil yang berdinding tebal, macam shells, yang biasanya sedikit turut terdiagenesis, sehingga diharapkan strontium original sea water yang terukur di situ.

Sr isotope dating bisa dilakukan untuk seluruh masa di skala waktu Fanerozoikum, sejak Kambrium. Kurva dari McArthur et al (2001) - Strontium Isotope Stratigraphy : LOWESS Version 3 : Best Fit to the Marine Sr-Isotope Curve for 0-509 Ma and Accompanying Look-up Table for Deriving Numerical Age, Journal of Geology 109, p. 155-170 - bisa dipakai. Maka, selama limestone itu tak termetamorfosakan, gamping umur Kambrium pun bisa diukur. Bayangkan, sejak Archean-Present, rasio 87Sr/86Sr air laut hanya berubah kecil, dari 0.7000 ke 0.7091, maka dating ini sangat akurat.

Kalau limestone termetamorfosakan lebih baik menggunakan dating yang khusus untuk metamorphic rocks seperti SHRIMP, U-PB zirkon, atau K-Ar (Pak Yatno tentu ahlinya). Hanya, itu pun kan untuk umur metamorfismenya, sedangkan umur protolith-nya kan kita harus menemukan zirkon primer yang mungkin akan sulit ditemukan di beberapa fasies metamorfik.

 salam,
 awang

[EMAIL PROTECTED] wrote:
 Pak Awang yth.
Saya tidak ada pengalaman Sr absolute dating untuk batugamping. Kalau
untuk K/Ar saya tahu betul karena desertasi saya banyak memanfaatkan
teknologi ini, bahkan saya mulai dari sampling lapangan sampai preparasi
sample serta interpretasi datanya. Pertanyaan saya, bila batugampingnya
telah metamorfosis menjadi marble dan sudah gak ada fossil sama sekali,
lalu bagaimana mengevaluasi hasil yang diperoleh dari laboratorium itu?
Makasih.
Salam,
Yatno

Ada tiga kemungkinan potensial penyebab akurasi dating umur absolut
menggunakan Sr menjadi terganggu : (1) kesalahan akibat random sampling,
(2) kesalahan akibat pengukuran, dan (3) kesalahan akibat gejala
geologi.

Kesalahan random sampling yang berhubungan dengan pengumpulan dan
pengolahan sampel mungkin tidak dapat seluruhnya dihilangkan. Tetapi,
untuk mengatasi kemungkinan kesalahan ini, telah dikembangkan beberapa
prosedur laboratorium untuk meminimilisasinya.

Kesalahan pengukuran, berhubungan dengan presisi dan akurasi penentuan
rasio isotop pada mass spectrometer, dapat dievaluasi dengan baik di
laboratorium, sehingga kesalahan akibat pengukuran bisa dieliminasi.

Kesalahan akibat gejala geologi sering berhubungan dengan alterasi
diagenetik pada karbonat setelah selesainya proses pengendapan.
Termasuk ke dalam kesalahan ini adalah masalah re-working. Untuk
mengatasi hal ini, ada beberapa prosedur laboratorium yang terutama
didasarkan pada pengujian petrografi detail.

Contoh sampling error pada well samples bisa terjadi akibat : caving
of samples, kontaminasi lumpur pemboran, kontaminasi LCM - lost
circulation material, dan ketidaktepatan penentuan kedalaman. LCM yang
menggunakan mika akan menyebabkan pembacaan 87Sr/86Sr ratios >1.0,
tinggi, dan ini akan berdampak ke korelasi kurva umur pada
kronostratigrafi Sr. Maka, harus hati-hati dalam menyerahkan sampel ke
service company, harus diceritakan riwayat pengambilan sampel ini.

Kesalahan pengukuran bisa diatasi dengan menerapkan prosedur internal
precision dan external precision. Internal precision mengukur presisi
dari internal statistics analisis mass spectrometer, diukur pada 95 %
confidence limits, dengan uncertainty yang sangat kecil
(0.000007-0.000014). External precision dapat dihitung pada analisis
berulang sampel yang sama.

Kesalahan akibat gejala geologi dapat sangat diminimalisasi dengan
picking sampel yang benar berdasarkan petrografi detail dan dukungan
kontrol geologi serta paleontologi semua sampel yang dianalisis.
Biostratigraphic zoning akan menjadi kontrol yang penting untuk
isotope stratigraphy. Beberapa prosedur yang sudah dikembangkan untuk
mengatasi kesalahan ini : replicate whole-rock analyses, specific
component studies, dan geological consistency of results.

Pengalaman saya mengamati pemakaian teknologi dan melihat hasil
analisis strontium dating karbonat Eosen Akhir - Pliosen Awal di Jawa
Timur yang banyak dipakai operator2 di wilayah ini sejak tahun 2000,
rasanya membuat saya berkesimpulan bahwa Sr dating ampuh untuk dating
absolut karbonat. Hasilnya memperkuat tatanan kronostratigrafi
cekungan ini. Ada beberapa koreksi yang dihasilkannya atas stratigrafi
yang selama ini kita gunakan.

salam,
awang

Iman Argakoesoemah wrote:

Apakah ada yang bisa memberikan pencerahan tentang akurasi penentuan
umur absolut dengan cara isotop Strontium untuk batu gamping ?

Thanks. Iman





---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina (Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id)
Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id)
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com)
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id)
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id)
---------------------------------------------------------------------




__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com


--------------------------------------------------------------------------------


No virus found in this incoming message.
Checked by AVG Free Edition.
Version: 7.1.371 / Virus Database: 267.14.2/208 - Release Date: 12/20/2005



---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina 
(Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id)
Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id)
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com)
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau [EMAIL PROTECTED]), 
Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id)
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id)
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke