Apakah dapat diambil pelajaran bahwa Indonesia masih lebih bagus dari Venezuela ? Jadi keberanian, atau lebih tepatnya kenekadan, Presiden Venezuela Chavez tidak dapat dipakai sebagai teladan ?
Terus terang saja aku juga gemes kalau lihat kasus Cepu ini. Bukan hanya karena kita (saya mengakui) memang kalah dengan US (negara super power ini), namun juga karena berlarut2nya sehingga menyita banyak waktu, tenaga serta biaya, juga tertundanya pendapatan negara (termasuk rakyat tentunya). Kalau Venezuela tidak dapat dipakai sebagai teladan secara keseluruhan, adakah contoh lain yg patut utk diteladani ? (keberaniannya tentunya masih bisa dipakai utk memebrikan semangat negara2 berkembang). Banyak masalah lain yg mungkin perlu kita benahi. Yg sangat sulit tentunya menentukan skala prioritas. Mana yg didahulukan yg harus segera digarap. Strategi mana yg sebaiknya diambil ? RDP On 12/29/05, oki musakti <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Dikalangan teman-teman yang pernah bekerja di Venezuela, Chavez dikenal > sebagai 'El Presidente Loco' alias presiden edan. > > Di Venezuela (katanya) orang yang mau menukar peso dengan dollar harus > minta ijin sampai hampir ke level menteri, padahal keperluannya cuma untuk > ikut AAPG meeting ke US. Pasar gelap ada, tapi rate nya berlipat ganda. > > Belum lama ini para pekerja perminyakan disana mogok. Sang presiden > memerintahkan semua untuk kembali kerja. Siapa yang tidak absen pada saat itu > langsung dipecat dan dipersona-non-grata kan (termasuk di ban untuk bekerja > sebagai staf lokal di service company). Ada teman yang pada saat itu > kebetulan sedang berlibur, juga kena kapak pemecatan. > > Salam penghujung tahun > > Oki > > > Noor Syarifuddin <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Yang aku tahu Chavez berani karena "stake"nya besar...he...he..., seperti > beraninya Nigeria untuk membuat kuota masuknya orang asing, seperti juga > beraninya Angola untuk menggaji lokal stafnya dengan dollar, juga beraninya > Qatar membuat POD yang sangat konservative dst..... > > FYI, Chavez memang sedang giat merevolusi infustri migas di sana. Banyak > pemain kakap yang dipaksa untuk menerima beberapa term baru, termasuk pajak > terutang yang lumayan besar. > > Venezuela, negara kecil berpenduduk 20 jutaan, tapi produksi minyaknya > hampir 3 kali kita. Masalah utama sama : KORUPSI. Jadi negara yang > seharusnya lebih kaya dari Brunei, tapi masih miskin juga. > > > salam, > > ----- Original Message ----- > From: "Andang Bachtiar" > To: > Sent: Friday, December 23, 2005 5:06 AM > Subject: Re: [iagi-net-l] Venezuela gives Exxon ultimatum > > > > Ada pepatah yang bilang: "berani karena benar, takut karena salah" > > Tapi untuk kasus ini, pepatahnya mungkin harus dimodifikasi sedikit: > "berani > > karena tidak terikat, takut karena banyak utang & komitmen" > > Apa iya ya?: > > -Venezuela berani karena tidak harus mencari spare-parts 6 Hercules-nya > yang > > tidak bisa terbang > > -Venezuela berani karena tidak harus membayar ribuan senjata & peralatan > > perang yang diutangkan lebih dulu untuk menumpas GAM > > -Venezuela berani karena tidak butuh anti-virus cikunguya, flu-burung, > > polio, besar-besaran > > -Venezuela berani karena tidak ada tuduhan sebagai tempat berseminya > > teroris-teroris bom bunuh diri > > -(Mungkin juga Venezuela berani karena "kiri" - Hugo Chavez ??) > > > > adb > > > > ----- Original Message ----- > > From: "Ariadi Subandrio" > > To: "IAGI NET" > > Sent: Friday, December 23, 2005 8:58 AM > > Subject: [iagi-net-l] Venezuela gives Exxon ultimatum > > > > > > > Venezuela yang potensi marketnya gak besar aja berani , kita? > > > > > > lam-salam, > > > ar-. > > > > > > > > > Venezuela gives Exxon ultimatum > > > By Greg Morsbach > > > BBC News, Caracas --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina (Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id) Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id) Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com) Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id) Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id) ---------------------------------------------------------------------

