Wah menarik sekali resensinya Mas,

Mudah-mudahan di Bandung segera beredar DVD-nya.
Jadi tertarik untuk cari info lebih jauh tentang Supervolcano Toba. Mungkin
ada yang bisa memberi info lebih jauh tentang erupsinya 74K thn yang lalu?
Apakah memang ada bukti-bukti lapangan yang terekam sampai sekarang ?

Alman


On 1/3/06, [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:
>
>
>
> Supervolcano
>
>
> Satu lagi sebuah film faktual yang mengangkat kedahsyatan dan kekuatan
> sebuah bencana alam, khususnya gunung api/volcano.
>
> Diproduksi oleh BBC London, kombinasi fakta saintifik dan drama yang
> dikemas dalam film ini  terasa berbeda dari genre film sejenis produksi
> Hollywood macam Dante's Peak, The Core, Volcano, Twister, dll. Fakta-fakta
> saintifik di film ini terasa lebih kental disuguhkan dibanding film-film
> Hollywood yang biasanya sarat dengan muatan artistik. Walaupun begitu,
> dengan didukung sinematografi dan efek visual yang apik plus pengalaman
> BBC
> dalam membuat banyak film dokumenter membuat film ini tetap memikat untuk
> dinikmati.
>
> Supervolcano bercerita tentang hasil penelitian USGS di dekade terakhir
> yang menunjukkan bahwa dibalik keindahan dan kesejukan rimbunnya hutan
> pinus di Yellowstone National Park, ternyata di bawah permukaannya
> menyimpan sejuta potensi bencana. Hampir seluruh areal Yellowstone
> National
> Park - kira2 seluas Jabotabek- dengan berbagai geyser dan hot spring-nya,
> ternyata adalah sebuah kaldera gunung api raksasa, atau cukup disebut
> Supervolcano. Studi seismik dan lapangan menunjukkan bahwa Supervolcano
> Yellowstone memiliki siklus erupsi setiap 600.000 tahun. Sedangkan letusan
> terakhir Supervolcano ini tercatat 620.000 tahun yang lalu, artinya saat
> ini siklusnya sudah tercapai dan ia dapat meletus kapan saja.
>
> Hal menarik lainnya dalam film ini adalah  seringnya disebut nama
> Supervolcano Toba di Sumatera Utara sebagai contoh letusan terakhir gunung
> api yang masuk kelas Supervolcano pada 74.000 tahun yang lalu. Sehingga
> dalam pemodelan2 yang dilakukan pada film ini selalu merujuk pada kasus
> Toba. Erupsi sebuah supervolcano diyakini setara dengan kekuatan berantai
> 1000 x bom atom Hiroshima yang meledak setiap detik. Letusannya akan
> beratus kali lebih kuat dari Krakatau, Tambora, Pinatubo atau St. Helens.
> Jumlah korban seketika diperkirakan mencapai jutaan orang, sedangkan
> jutaan
> lainnya akan menyusul kemudian seiring dengan peredaran debu piroklastik
> yang mendunia.  Seluruh penerbangan diperkirakan akan tutup. Temperatur
> bumi akan menurun rata-rata 10 derajat C akibat sinar matahari yang
> terhalang untuk sekian lama.
>
> Semua gambaran tersebut dengan dikombinasikan dengan efek visual tingkat
> tinggi membuat suasana dramatis yang disajikan dalam Supervolcano. Ending
> film yang sudah disiarkan BBC-1 Agustus lalu ini pun meninggalkan kesan
> yang tidak biasa dibandingkan film Hollywood. Pesan terakhir yang
> disampaikan Supervolcano adalah, " bahwa tidak seperti bom nuklir,
> tabrakan asteroid, global warming atau ancaman terhadap peradaban manusia
> lainnya, sangat sedikit yang bisa kita lakukan untuk mencegah dan
> meminimalisasi tragedinya saat ia benar-benar akan meletus, sang
> Supervolcano !"
>
> Sayangnya, film ini sepertinya bakal sulit untuk muncul di bioskop-bioskop
> 21, jadi kalau anda berminat menontonnya hanya bisa membeli versi VCD
> originalnya di Gramedia atau kalau mau lebih hemat cari saja DVD-nya di
> Ratu Plaza atau Mangga Dua, ....persis seperti saya :-)
>
> Selamat menonton !
>
> Ferry Hakim
>
>
> ---------------------------------------------------------------------
>
>

Kirim email ke