Kalau di FMI, bule (sorry maksudnya expat) dipaksa masuk kelas bahasa Indonesia, jadi kalau meeting, materi tampilannya bisa bahasa Inggris tapi neranginnya pakai bahasa Indonesia, atau sebaliknya.
MJ Djuharlan PT Freeport Indonesia Tembagapura 99930, Indonesia Mobile: 0812-338-7176 Phone: 0901-352-090 -----Original Message----- From: Awang Satyana [mailto:[EMAIL PROTECTED] Sent: Sunday, January 22, 2006 1:06 AM To: [email protected] Subject: [iagi-net-l] bahasa Indonesia-Inggris di BPMIGAS (was :Re: [iagi-net-l] Need info : Mud Volcano) >Ngomong ngomong katanya BPMigas mengeluarkan dekrit yang mengharuskan >semua >komunikasi harus dalam bahasa Indonesia, temen temen bule udah pada ribut > apa bener ?. Setahu saya, gak ada tuh dekrit kewajiban berbahasa Indonesia seperti itu. Hanya, kalau memberi surat kepada para kontraktor, BPMIGAS selalu menggunakan bahasa Indonesia. Teman-teman nasional di KPS/JOB yang biasanya menerjemahkannya untuk para ex-pat itu. Ka BPMIGAS juga kalau pidato di acara yang cukup banyak dihadiri para ex-pat biasa menggunakan dua bahasa (Indonesia dan Inggris). Kalau dalam rapat2 di BPMIGAS, kita biasa menggunakan dua bahasa bila ada teman ex-pat yang ikut di rapat. Teman2 ex-pat yang sudah lama tinggal di Indonesia biasanya lumayan mengerti apa yang sedang dibicarakan dalam bahasa Indonesia, walaupun tetap sulit untuk berbicara bahasa Indonesia. Tentu saja kita akan sangat menghargai kalau para ex-pat itu belajar dengan serius bahasa Indonesia dan berani menggunakannya di rapat-rapat. Ada seorang GM ex-pat di KPS yang yang bisa berbahasa Indonesia dengan sangat fasih. Kalau kita tak melihat orangnya, hanya mendengar dia berbicara, kita tak akan sangka kalau dia itu ex-pat. Wah, saya baru tahu kalau Bu Yuriza adik Pak Zulharmen. Saya dulu pernah cukup lama bekerja sama dengan Pak Zulharmen saat di Santa Fe. salam, awang [EMAIL PROTECTED] wrote: He he he gara gara presentasi kemarin ya pak Awang ?. Maklum di kantor semua istilah pake bahasa perancis sehingga akhirnya refleksnya apa yang sering didengar itu. Tapi akibatnya bahasa jadi campur aduk, kecuali bahasa padang tetap lancar ....... Memang repot kalau kerja ditempat yang bahasa pengantarnya bukan indonesia atau inggris, kalau kita nggak ikutan berbahasa itu bahaya...bisa bisa orang ngata-ngatain kita didepan kita tanpa kita sadari ..... itu sering terjadi lho .... didua pihak lagi he he he ....teman teman bule ngomongin teman yang nggak berbahasa perancis (nggak banyak juga yang bisa kan) didepan orangnya...atau yang lebih serign sih kita ngata ngatain bule didepan orang itu tanpa dia tau (misalnya sial wong ini kok bau banget sih tadi udah mandi belum ya .... ) Kakak saya (Zulharmen Zed dari Petrochina) bilang dia juga terpaksa belajar bahasa mandarin ..... wah kalau ini sih lebih repot kayaknya karena nggak ada mirip miripnya dengan inggris Ngomong ngomong katanya BPMigas mengeluarkan dekrit yang mengharuskan semua komunikasi harus dalam bahasa Indonesia, temen temen bule udah pada ribut apa bener ?. salam yuriza --------------------------------- Yahoo! Photos - Showcase holiday pictures in hardcover Photo Books. You design it and we'll bind it! --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina (Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id) Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id) Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com) Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id) Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id) ---------------------------------------------------------------------

