Bisa beritahu reference yang bagus mengenai ini (fracture/patahan yang dimodel 
stochastic) ? Saya ingin baca-baca. Bisa lewat japri saja.

Thanks. Iman

-----Original Message-----
From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED]
Sent: Thursday, February 16, 2006 9:23 AM
To: [email protected]
Cc: [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]
Subject: Re: [iagi-net-l] Re: [fogri] deteksi fracture di karbonate.....


Leo
Saya pernah lihat temen presentasi kerjaannya di middle east. Yang
dilakukan oleh dia ya fracturenya dimodel stochastic, data untuk model
adalah data well, data core dan seismic atttribute untuk memetakan pola
patahan (patahan lho bukan fracture !)....dengan mengasumsikan ada relasi
fractal antara pola patahan dengan pola fracture maka dimodelkanlah si
fracture ini untuk keseluruhan field ......sangat masuk akal bukan ?
......jangan tanya saya gimana matematiknya, Leo kan ahlinya  ..... tentu
saja kita mesti mikir juga bahwa relasi fractal ini mestinya tidak ajeg
untuk setiap sudut di field itu karena bumi kan tidak isotrop sehingga
rheologi lokal akan membuat pola fracture yang berbeda dengan yang lainnya
....tapi itu kan topik berikutnya bukan ? ....yaitu uncertainty ......

dari omong omongan  di koridor pertemuan 2g+r internal beberapa bulan yang
lalu kami ketawa ketawa bilang : wah kalau uncertainty rata rata suatu
model bisa segitu gedenya lantas buat apa bikin model complicated... bikin
aja dengan cara lama (map based dikontur pake tangan dan dikali kaliin buat
ngitung volume itu lho) murah ... common sense geologi terpakai toh
hasilnya paling sama sama aja ..... toh field field tua itu masih saja
berproduksi ........ tentu saja dalam debriefing bukan kayak gitu yang
disampaikan oleh boss boss kita .... he he he kita mesti berpikiran maju
dan pintar katanya biar bisa bersaing dengan multinational lain dan biar
saham naik he he he ..... qu'est ce que je m'en fiche (emang gue
peduli)pikir saya ...tetep aja kulit coklat dan kulit putih gajinya
berbanding sepuluh .....


Ikutan ngulang dari fogri :

Bagaimana kita memvalidasi model yang dihasilkan di daerah yang agak jauh
dari well ? Pengalaman saya, model yang dihasilkan lewat proses modeling
tanpa menggunakan seismik seringkali tidak merepresentasikan data seismik
(caranya mudah sekali : bandingkan saja seismik dengan seismik sintetik
dari
model yang dihasilkan).

Leo

makanya Japex lebih suka bikin model geostatistik : ambil data well, ambil
data core, ambil contoh analogi dan modelkan .....



|---------+---------------------------->
|         |           Rovicky Dwi      |
|         |           Putrohari        |
|         |           <[EMAIL PROTECTED]|
|         |           m>               |
|         |                            |
|         |           16/02/2006 09:11 |
|         |           AM               |
|         |           Please respond to|
|         |           iagi-net         |
|         |                            |
|---------+---------------------------->
  
>-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------|
  |                                                                             
                                      |
  |       To:       [email protected]                                         
                                      |
  |       cc:                                                                   
                                      |
  |       Subject:  [iagi-net-l] Re: [fogri] deteksi fracture di karbonate..... 
                                      |
  
>-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------|




Ngulang dr fogri.

Saya sarankan menggunakan pendekatan "fractal" dalam extrapolasi
maupun interpolasi dalam mencari distribusi ukuran fracture. Ada
kecenderungan scale invariant didalam fracture, fault, hingga mega
lineament. Banyak study geologi ttg fracture ini dengan menggunakan
teori fractal. di gugle saja.

Secara mudahnya ....
fracture dalam ukuran core sample dilihat distribusinya, kemudian
fracture yg diperoleh dari data seismic dilihat juga distribusinya.
Kemudian dilihat parameter fractal dimensionnya. Kalau nilai fractal
dimensionnya masih dekat, barangkali distribusi fracture yg dideteksi
dengan core akan mengikuti distribusi fracture yg dideteksi dengan
seismic.
Sebenernya mirip dengan geostatistik biasa saja. Hanya saja
pendekatanya dengan fractal dimension valuenya.

Sederhananya yg dimaksud dengan Fractal Dimension (FD) adalah
parameter geometris yg tidak bergantung pada skala atau ukuran. Untuk
mencari nilai FD ini banyak sekali metodenya, bisa dengan grafis
maupun cara lain tergantung dari jenis datanya.

silahkan dilihat disini
"Correlation length and fractal dimension interpretation from seismic
data using variograms and power spectra" , Ken Mela and John N. Louie
... GEOPHYSICS, VOL. 66, NO. 5 (SEPTEMBER-OCTOBER 2001); P. 137
bisa di donlod : http://www.seismo.unr.edu/ftp/pub/louie/papers/mela.pdf.

tuh referensinya kumplit dah ....

RDP

On 2/16/06, [EMAIL PROTECTED]
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Mas
> bagaimana caranya untuk mendeteksi seperti yang Mas Paul bilang...?
>
> misalnya begini : saya punya 2 reef....saya mengharapkan ada additional
> porosity dari reef tersebut...tapi juga jangan kebanyakan sehingga
> caving/lost circulation.
> saya punya 3d seismic...nah bagaimana mengukur (cukup kualitatif) degree
> fracturation dari masing - masing reef tersebut sehingga bisa memberi
> gambaran bahwa ada tambahan porosity tapi enggak sampai lost
> circulation....
> kalau bisa yang enggak usah pake tambahan processing segala macem....
>
> Regards
>
> Kartiko-Samodro
> Telp : 3852
>
>
>
>
>                       Paulus Tangke
>                       Allo                     To:       [email protected]
>                       <[EMAIL PROTECTED]        cc:
>                       ail.com>                 Subject:  [fogri] resolusi
- Re: [fogri] Common sense vs software canggih
>
>                       16/02/2006 08:11
>                       AM
>                       Please respond to
>                       fogri
>
>
>
>
>
>
> bagaimana dengan fault (major fault)?
> lebar bidang fault (dari yang pernah saya lihat di outcrop) yah cuma
> beberapa sentimeter saja. tapi nyatanya kelihatan juga di seismik.
>
> kembali ke identifikasi fracture,
> menurut saya tidak melulu soal resolusi seismik tapi lebih kepada
> intensitas fracture itu sendiri.
> dalam artian, sekalipun ukuran individual fracture itu kecil sekali
> (sub-seismic) tapi kalau berada dalam jumlah yang banyak, cukup utk
> "mengganggu" perambatan gelombang.
> jadi mungkin kita tidak mendeteksi fracture secara langsung tapi
> adanya fracture bisa di-infer (apa yah bahasa indonesianya) dari
> jumlah gangguan thd perambatan gelombang ini.
>
> mirip dengan identifikasi patahan.
> di seismik kita tidak mendeteksi fault plane secara langsung tapi
> ternyata keberadaan fault itu menyebabkan "gangguan" thd perambatan
> gelombang (adanya diskontinuitas reflektor).
> jadi sekalipun dari segi dimensi fault itu bisa dibilang sub-seismic
> tapi keberadaan fault bisa di-infer dari "gangguan" tersebut.
>
>
> --pta
>
>
> On 2/15/06, [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > fracturation detection :
> > kemarin saya attached ilutrasi  bagus banget  sayang dua kali dikirim
dua
> > kalinya mental. Gambar yang satu adalah dari seismic dangkal sangat
rare
> > yang dishot pake pinger bener bener buat penelitian sedimentasi,
bagusnya
> > sama dengan seismic site survey, sampai gurat halimeda dan progradasi
> order
> > empat  kelihatan, gambar yang satunya adalah padanannya dari 3d seismic
> > yang diproses hr (buat study tambahan shallow gas).... kedua gambar
sudah
> > lama saya simpan karena saya 'kagum' sama perbedaannya, betapa besarnya
> > kehilangan resolusi di seismik biasa walaupun sudah di proses khusus hr
> dan
> > masih dipermukaan ....!
> > kita bisa saja pake segala cara yang sudah disebut sama Rovicky kemaren
> > tapi yang perlu diingat apakah seismik kita punya resolusi atau
> > detectability yang diinginkan, fracture paling paling cuma 1-2 meter
> bahkan
> > kurang gimana logikanya bisa kita lihat itu kalau seismik dangkal
proses
> hr
> > khusus saja nggak bisa 'lihat' barang seukuran itu ..... terus terang
> bila
> > melihat teman teman bule yang kerja didaerah karbonat (libya, rusia,
> > kashagan, dan middle east) mempresentasikan hasil 'fracture detection'
> > mereka dari berbagai metoda seismic attribute based saya sering cengar
> > cengir ... he he he ....
> > makanya Japex lebih suka bikin model geostatistik : ambil data well,
> ambil
> > data core, ambil contoh analogi dan modelkan .....
>
> ---------------------------------------------------------------------
>
> To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
>
> Visit FOGRI Website: http://fogri.or.id
>
> FOGRI Archive: http://www.mail-archive.com/fogri%40iagi.or.id/
>
> ---------------------------------------------------------------------
>
>
>
>
>
> This e-mail (including any attached documents) is intended only for the
> recipient(s) named above.  It may contain confidential or legally
> privileged information and should not be copied or disclosed to, or
> otherwise used by, any other person. If you are not a named recipient,
> please contact the sender and delete the e-mail from your system.
>
>
> ---------------------------------------------------------------------
> To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
> Visit FOGRI Website: http://fogri.or.id
> FOGRI Archive: http://www.mail-archive.com/fogri%40iagi.or.id/
> ---------------------------------------------------------------------
>
>


--
--Writer need 10 steps faster than readeR --

---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina
(Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id)
Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id)
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com)
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau
[EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id)
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id)
---------------------------------------------------------------------




This e-mail (including any attached documents) is intended only for the
recipient(s) named above.  It may contain confidential or legally
privileged information and should not be copied or disclosed to, or
otherwise used by, any other person. If you are not a named recipient,
please contact the sender and delete the e-mail from your system.


---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina 
(Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id)
Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id)
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com)
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau [EMAIL PROTECTED]), 
Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id)
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id)
---------------------------------------------------------------------


-----
This message has been certified virus free by Medcoenergi Antivirus

---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina 
(Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id)
Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id)
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com)
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau [EMAIL PROTECTED]), 
Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id)
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id)
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke