Sepertinya dugaan bahwa globigerinid ini terkonsentrasi di low akibat upwelling process masuk akal juga. Kalau sederhana menggunakan flattening seismic memang terlihat adanya beberapa "high amplitude which may lead to globigerinid prones" (dugaan looh). Susahnya amplitude ini tidak berasosiasi dengan paleohigh, justru mungkin perlu inversion structure. Sehingga harus bermain stratigraphic trap. Wah kalau ndak ada 3D mana bisa lah yaw ...
Thanks RDP On 3/28/06, Awang Satyana <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Pak Rovicky, > > Bisa dibilang, upwelling terjadi di slope Rembang-Madura High, ia tidak > terjadi ke tinggian2 reef Kujung ala BD dan East Cepu, atau XX Ridge. > Tinggian2 reef Kujung ini curam, tak punya shelf area untuk terjadinya > deposisi dan reworking after upwelling globigerinids dari zone pelagis. > > salam, > awang > > "Putrohari, Rovicky" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Betul Ki, > Foraminiferal sand ini yg kumaksud, kalau ngga salah ada HCnya di > struktur Maleo (santos). > Yang aku maksud pelanparannya itu apakah mengikuti low (sehingga yg > kucari paleo low (clastic type) atau dia numbuh (ngumpul hidup bareng > dan mati bareng di high area seperti reef (bioherm type). > Nah kalau tahu dimana dia berkembangnya misalnya dia tipe klastik > tentunya aku ngga sembarang aja memberikan analogi utk daerah paleo > high, atau keberadaanya tidak akan bersamaan (unlikely) dengan kujung > reef (misalnya). > > RDP >

