Salam,

Dengan makin menipisnya sediaan HC dunia, basement menjadi kian penting untuk dipelajari, lebih-2 dengan adanya temuan basement produktif di beberapa cekungan termasuk di Indonesia. Mempelajari basement cukup sulit karena terbatasnya samples yang tersedia. Oleh karena itu samples yang sedikit itu hendaknya dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk dipelajari dari berbagai aspect. Karena rekan-rekan di Pers Minyak tidak terlalu familiar dengan jenis batuan basement, sebaiknya minta bantuan para hard rocker yang berpengalaman untuk mempelajarinya, sehingga dapat diperoleh informasi yang maksimal atas samples basement yang dimiliki Oil Companies, saya siap bila diperlukan.
Salam,
YSY


----- Original Message ----- From: "Awang Satyana" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>; <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Tuesday, April 04, 2006 10:28 PM
Subject: Re: [iagi-net-l] klasifikasi basement cekungan di Indonesia (mohon pencerahan)


Basement, penting diklasifikasikan karena anggapan umum bahwa hidrokarbon selama ini terjadi (statistik) selalu berasosiasi dengan basement kontinental atau attenuated-continental crust atau minimal intermediate (accreted) crust, dan bukan dengan yang oseanik. Apakah ini benar atau salah kaprah ? Statistik mungkin benar, tetapi tak selalu terhubung ke kebenaran geologi. Kita bisa diskusikan ini di kesempatan lain.

Para pemain di basement sekarang tentu perlu lebih detail mengevaluasi basement sebab mereka harus tahu kecenderungan basement ini untuk retak (menjadi reservoir), dan itu benar akan ada pengaruh dari tipe basement dan umurnya. Basement yang granitik tentu akan beda dengan basement yang sekis misalnya saat kena kompresif. Basement yang lebih tua tentu telah lebih banyak mengalami deformasi dibandingkan yang lebih muda, ini jelas akan berpengaruh ke peluang pembentukan retakan.

Basement juga punya pengaruh ke konduktivitas termal heatflow dari mantel, dan ini adalah sebagian unsur dari pembentuk sejarah termal cekungan. Pada basement2 yang hasil akresi seperti di Sumatra, perlu juga diketahui pola akresi basement2 itu karena ini akan mempengaruhi pola deformasi di cekungan di atasnya. Dan, tingginya GG di Sumatra Tengah yang anomali itu dicurigai juga sebagai akibat tingginya heatflow di sepanjang pola akresi Mutus Assemblage.

Secara regional, klasifikasi basement untuk cekungan2 di indonesia sudah lama dibuat orang. Detailed basement per cekungan ada sebagian, terutama yang produktif di Indonesia Barat.

 salam,
 awang

[EMAIL PROTECTED] wrote:
saya kurang tahu kenapa harus ada klasifikasi basement berdasarkan umur dan
jenisnya ...?
apakah nantinya berhubungan dengan gradien geothermal untuk pematangan
source rocks...?

Regards

Kartiko-Samodro
Telp : 3852



|---------+---------------------------->
| | oki musakti |
| | | | o.com> |
| | |
| | 29/03/2006 06:08 |
| | PM |
| | Please respond to|
| | iagi-net |
| | |
|---------+---------------------------->
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------|
| |
| To: [email protected] |
| cc: |
| Subject: Re: [iagi-net-l] klasifikasi basement cekungan di Indonesia (mohon pencerahan) |
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------|




Pertanyaan dan usul menarik. BTW sebelumnya, yang dimaksud 'basement' ini
apakah batuan beku atau metamorf yang menjadi 'alas' dari formasi2 sedimen
diatasnya?

Saya rasa ada-tidaknya (thermogenic) HC accumulation tidak (terlalu)
tergantung pada umur basement tapi lebih dari dipengaruhi umur, konfigurasi
dan kedalaman batuan sediment atasnya ie. control pada source rock
maturity, migration dan entrapment.

Apalagi kalau kita bicara biogenic HC. Kalau ini mah benar-benar gak
peduli umur batuan. Asal sarat-sarat pembentukannya misalnya rapid
sedimentation, adanya methane forming bacteria dll terpenuhi.

Ini kalau kita masih berada dalam koridor organic origin of HC. Kalau
bicaranya anorganic HC source ya lain lagi ceritanya.

Wallahu'alam
Oki
johnson achmad paju wrote:
beberapa jam lalu saya baru membaca sedikit tentang sengkang basin di
west arm sulawesi, ternyata menurut (grainge & davies, IPA, 1983)...
basement cekungan ini adalah pre-miocene (probably Eocene) volcanic Langi
Formation....hal ini tentunya sangat berbeda bila kita bandingkan dengan
basement yang ada cekungan2 penghasil migas misalnya NSB, SSB, CSB, NW
java, East java, Kutai dlsb. yang mungkin sebagian besar berumur mesozoik,
paleozoik atau bahkan pre-kambrium (?)

nah yang jadi pertanyaan saya apakah sudah ada yang pernah
mengklasifikasikan cekungan2 di indonesia berdasarkan umur basement nya ?
mungkin hal itu juga cukup signifikan dalam eksplorasi HC di setiap
cekungan, kalo beberapa waktu ini kita kenal ada istilah siklus I
(inversion deposit), II (rifting deposit) dan III (basement)...nah bisa2
yang rancu adalah pemahaman tentang siklus III nya dikemudian hari....

belum lagi isu lama, kalo membahas cekungan sedimen di Indonesia yang
kurang lebih sekitar 60 buah, ternyata masih banyak daerah yang belum
terklasifikasikan menjadi cekungan....

gimana tuh PP IAGI atau senior2 atau rekan2 lain.....ada tanggapan ????


---------------------------------
Yahoo! Messenger with Voice. Make PC-to-Phone Calls to the US (and 30+
countries) for 2ยข/min or less.


This e-mail (including any attached documents) is intended only for the
recipient(s) named above. It may contain confidential or legally
privileged information and should not be copied or disclosed to, or
otherwise used by, any other person. If you are not a named recipient,
please contact the sender and delete the e-mail from your system.


---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id

Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)

Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti

IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------




---------------------------------
Yahoo! Messenger with Voice. PC-to-Phone calls for ridiculously low rates.


--------------------------------------------------------------------------------


No virus found in this incoming message.
Checked by AVG Free Edition.
Version: 7.1.385 / Virus Database: 268.3.5/302 - Release Date: 4/5/2006


---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id

Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)

Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti

IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke