Tony, Overpressuring dipakai sebagai salah satu mekanisme ekspulsi hidrokarbon dari shale (termasuk play shale-gas play) ini melalui microfracturing. Kalau shale-nya ada di wilayah overpressure lalu di-frac, saya pikir akan membantu delivery rate gas dari shale ini.
Permeabilitas shale yang rendah memang jadi hambatan utama play ini. Dengan teknologi frac pun maximum rate yang diperoleh hanya 4 MMCFGPD pada test produksi 24 jam (kasus sumur2 produksi horizontal di Arkansas), bisa jauh lebih produktif laju aliran gas dari reservoir pasir (saya ingat salah satu sumur eksplorasi NW Peciko Total bisa mengalirkan gas 93 MMCFGPD dari beberapa interval pasir deltaiknya). Untuk memahami kesulitan ini, kita harus mengerti dengan baik : lingkungan fisik shale (T, P, poro-perm), clay mineralogy, juga karakter kimiawi hidrokarbonnya. Dalam hal ini, hubungan antara shale porosity, permeability, compaction, water loss, dan hydrocarbon expulsion harus dievaluasi. Dan sesungguhnya, masalah mekanisme ekspulsi HCs dari source rocks adalah "the last great mystery of petroleum geology" (Selley, 1988). Salam, awang -----Original Message----- From: tony soelistyo [mailto:[EMAIL PROTECTED] Sent: Thursday, April 06, 2006 9:39 PM To: [email protected] Subject: Re: [iagi-net-l] Shale-Gas Play : Exploring and Producing Gas from Source Rocks hmm...60-80%...mirip-mirip dengan reservoir kalau begitu, Pak Awang. Saya membayangkan shale yang sudah direkahkan tapi tetap saja di bagian yang tidak terekahkan (secara keseluruhan) porositasnya akan rendah sekali (i.e. 1-8 % ?) sehingga meskipun expulsi gas terjadi, tentunya gas-gas tersebut akan relatif lebih susah bergerak ke tempat rekahan tersebut. Dus, rate gas dari sumur akan jauh lebih kecil dibanding gas dari reservoir. Atau 60-80% RF dengan waktu yang lipatan kali lebih lama dibanding gas dari reservoir ? Apakah salah satu syarat lagi untuk gas-shale ini adalah formation pressure yang tinggi (over-pressure) ?..supaya gas-nya bisa mengatasi kecilnya porositas di shale tersebut ? mohon pencerahan, tony -- No virus found in this outgoing message. Checked by AVG Free Edition. Version: 7.1.385 / Virus Database: 268.3.5/303 - Release Date: 4/6/2006 --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314 Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara Mulia No. Rekening: 255-1088580 A/n: Shinta Damayanti IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi ---------------------------------------------------------------------

