Ada yg cukup menarik dari Pematang Brown Shale ini. Ketika dilakukan
barefoot test (openhole sepanjang 800ft, kalau tak salah) di salah
satusumur di Central Sumatra ini ada yg menunjukkan minimal water. Ini
yg saya tulis di IPA tahun 92 kalo tak salah (DC-1 gas discovery).
Memang seperti yg ditulis Prawoto di sini menghasilkan minyak, mungkin
berasal dari thin bed sand intervalnya.

Saya rasa yg terpenting adalah penanganan dari enginering (reservoir
dan production). Bahwa disini mengandung migas itu sudah pasti, hanya
bagaimana memproduksikannya. Bagi G&G tantangannya adalah bagaiamana
memperkirakan cadangannya. Saya sendrii cenderung menggunakan drainage
efisiensi dari sumur jadi yg dihitung langsung P1 atau P2 nya untuk
lebih "aman"nya.

RDP

On 4/7/06, Awang Harun Satyana <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Prawoto,
>
> Info yang menarik, terima kasih. Saya cc-kan ke iagi-net ya. PBS yang di 
> fasies delta (delta lakustrin) bisa punya karakter gas-prone yang makin 
> minimal menuju deep lakustrin. Walaupun PBS masuk gas window, tetapi ia 
> didominasi labile kerogen yang oil-prone, maka hasilnya tetap akan dominan 
> oil, hanya light oil. Perlu reafractory kerogen agar gas-prone.
>
> Shale sangat porous sebelum kompaksi, setelah kompaksi ia jelas berkurang, 
> tetapi permeabilitas sangat minimal. Jadi, tak cukup hanya dari indikasi 
> porous, ia juga harus permeable agar flowing dan shale tak punya itu tanpa 
> fracturing. Mungkin metode test harus di-frac juga (metode frac juga harus 
> dicoba multiple seperti dengan nitrogen foam atau sclicked water).
>
> Soal Telisa dan Petani shales, CSB punya GG average 4.3 deg F/100 ft (salah 
> satu cekungan dengan GG yang paling tinggi di dunia), di beberapa graben 
> mereka sudah matang, dan justru tipe generating SR dan potential SR ini yang 
> jadi kandidat bagus, lagipula ia lebih gas-prone dibandingkan PSB karena 
> mereka diendapkan dalam lingkungan yang lebih oxidized. Kalaupun belum matang 
> di beberapa tempat, Petani telah terbukti menghasilkan biogenic gas di 
> beberapa blok di CSB (Seng, Segat, Bentu, Korinci dll.).
>
> Salam,
> awang
>
> -----Original Message-----
> From: Prawoto Ikhwan Syuhada [mailto:[EMAIL PROTECTED]
> Sent: Friday, April 07, 2006 9:56 AM
> To: Awang Harun Satyana; [EMAIL PROTECTED]
> Subject: FW: [iagi-net-l] Shale-Gas Play : Exploring and Producing Gas from 
> Source Rocks
>
> Maaf karena ngimelnya ke pak awang n Mas bamb.. ajah.. karena imil tidak
> bisa nimbus IAGI [mungkin belum ter-recognize oleh IAGI net]
>
> Saya kurang sependapat dengan pak awang mengenai Pematang Brown Shale
> (PBS), Sumur yang lumayan terakhir dari Kondur cukup menembus PBS malah
> sampai ke Basal Clastic (lower Red Bed)thicknes nya hampir 1800 ft.  Di
> dalam section PBS tersebut content-nya diinterpretasikan berbagai facies
> dari lacustrine, mulai dari delta sampai deep lacustrine.  Potensi untuk
> Shale gas Play terlihat di bagian bawah [kurang lebih tebalnya 120 ft],
> dari data gas reading shalenya menunjukan pembacaaan yang cukup besar
> [sekali] muncul sampai C5, Total Gas juga besar serta resistivitya nggak
> tanggung-tanggung di atas 100 ohm m, sedangkan soniknya responsya high
> DT (mungkin karena over pressure efek juga)...
> Bule dari Kanada yang melihat log ini pun langsung mengklaim bahwa
> typical yang semacam ini di Kanada di kembangkan untuk Fractured Shale
> Gas.  Dari segi windownya jugah PBS, di CSB basin, khususnya Bengkalis
> sudah masuk gas window.
>
> Kita juga melakukan DST di shale ini (agak Nekat) karena sejak pertama
> terpesona oleh Resistivity dan gas reading yang besar serta adanya oil
> show di shale, tetapi sayang hasilnya no flow, padahal kita sudah coba
> menempatkan interval pada shale yang "agak" porous [dngn melihat
> response NPHI & RHOB serta DT]
>
> Kalau kasus untuk Petani atau Telisa shale dari segi potensi, memang
> keduannya berpotensi sebagai source rock, tetapi dari segi maturity
> apakah bisa???
>
> Kalau melihat papernya Curtis, 2002 mengenai "Fractured Shale-Gas
> System" [AAPG Buletin November 2002], disitu log type untuk Shale gas
> Play memang dibutuhkan shale yang tebal, dan resistivitynya pun tidak
> heboh-heboh amat (tidak sampai 50 ohm m).. di Lewis Shale of San Juan
> Basin
>
> praw
>

---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id

Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)

Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti

IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke