> Mang Okim Saya kira kita sama sama menyadari bahwa "globalisasi" yang datangnya dari Barat (terutama) akan mengikis secara perlahan tapi pasti rasa kebangsaan (nasionalisme) dalam hidup keseharian kita.
Saluut , bagi Anda yang telah memulai lagi "kembali" acara yang sangat penting dalam kehidupan berbangsa dan ber-negara. Sebagai seorang yang sangat halus perasaan-nya (walaupun wong Meduro), sehingga enggan "memerintah" Mang Okim sebenarnya ingin mengusulkan hal serupa dalam kegiatan IAGI. Mang Okim Usulan Anda sangat saya dukung , dan itu akan merupakan suatu tradisi yang positip. Hanya , akan lebih baik apabila bukan hanya "Padamu Negeri" yang dinya- nyikan , akan tetapi God Bless America"-nya NKRI yaitu "Indonesia Raya". Mas Lufthi, Uda Ridwan Djamaluddin . BAGAIMANA Rekan-rekan IAGI yang budiman, > > Dalam kesempatan berkunjung ke Amerika bulan Februari lalu, mang Okim > sempat menghadiri beberapa pertemuan mingguan Rotary. Yang pertama di > Rotary Club Hornell, New York State, yang beranggotakan 50 an Rotarians. > Pertemuannya didahului makan siang. Usai makan siang, Sergent at arms > mempersilahkan hadirin untuk menempati kursi masing-masing. President > Rotary Club Hornell kemudian meminta seluruh hadirin berdiri. Dengan > dipimpin oleh seorang anggota, seluruh hadirin ( warga Amerika ) diminta > menyanyikan lagu GOD BLESS AMERICA sambil menghadapkan badannya ke bendera > Amerika di podium. Sebagian hadirin mendekapkan tangannya di dada. Usai > menyanyikan lagu GOD BLESS AMERICA, acara dilanjutkan dengan do'a yang > sangat netral sehingga bisa diikuti oleh seluruh hadirin termasuk mang > Okim dan neng Ai. > > Beberapa hari kemudian, bersama dengan 22 Gubernur Rotary dari beberapa > negara di dunia, mang Okim hadir lagi di pertemuan Rotary Club Brighton > yang anggotanya juga 50 an. Acaranya tidak banyak berbeda. Hadirin > diminta berdiri dan yang warga Amerika menyanyikan lagu GOD BLESS AMERICA > ( sambil menatap ke bendera Amerika di podium ). Hal ini terulang lagi di > Rotary Club Rochester yang beranggotakan 340 Rotarians. Dengan penuh > keanggunan, President Clubnya, seorang wanita karier berpakaian resmi > warna merah tua, memimpin sendiri lagu GOD BLESS AMERICA yang dilanjutkan > dengan do'a netral. > > Rekan-rekan IAGI yang budiman, > > Cara warga Amerika " mengasah cinta bangsa dan cinta benderanya " sangat > berkesan di hati mang Okim. Rasanya sudah bertahun-tahun mang Okim tak > pernah lagi menyanyikan lagu Indonesia Raya dan lagu-lagu kebangsaan > lainnya. Akhirnya datanglah inspirasi, mengapa tidak mulai dari lingkungan > mang Okim sendiri ? > > Hari Minggu, 5 Maret 2006, kebetulan Rotary Indonesia mengadakan training > dan seminar di Hotel Preanger Bandung untuk para pengurus teras dan > Asisten Gubernur serta sekitar 100 Presiden Rotary Club dari seluruh > Indonesia yang akan menjabat pada kepengurusan Rotary 1 Juli 2006 / 2007. > Di kesempatan itulah mang Okim meminta seluruh hadirin untuk berdiri dan > bersama-sama menyanyikan lagu BAGIMU NEGERI yang syairnya sangat menyentuh > rasa kebangsaan kita : > > Padamu negeri kami berjanji ! --------- Padamu negeri > kami berbakti ! > Padamu negeri kami mengabdi ! ----- BAGIMU NEGERI > JIWA RAGAAA KAAAMI ! > > Uji coba di Bandung tersebut ternyata mendapat sambutan sangat bagus. Maka > dalam kesempatan lainnya di 3 District Assembly Rotary masing-masing di > Denpasar ( 18 Maret 2006, 110 hadirin ), Yogyakarta ( 25 Maret 2006, 130 > hadirin ), dan Lippo Karawaci Tangerang ( 8 April 2006, 100 hadirin ), > lagu Bagimu Negeri dikumandangkan lagi. Sebelum menyanyi , hadirin > diminta untuk menatap bendera merah putih yang dipancangkan di podium. > Beberapa hadirin yang umurnya sudah agak lanjut tampak matanya berlinang. > Tak sedikit dari mereka yang menyampaikan rasa bangga dan terima kasihnya > karena telah diingatkan kembali akan rasa kebangsaannya. Dan orang-orang > asing yang hadir dalam acara tersebut tampak tak terganggu bahkan ikut > pula menyanyikan lagu Bagimu Negeri yang syairnya terpampang di layar. > > Rekan-rekan IAGI yang budiman, > > Di tengah keterbatasan ruang dan gerak, sekedar itulah yang mang Okim bisa > sumbangkan ke negeri tercinta Indonesia ini. Tulisan sederhana ini sengaja > mang Okim angkat agar rekan-rekan IAGI yang mendapatkan kesempatan , dapat > juga melakukan hal-hal yang dapat mengingatkan lingkungan kita akan rasa > kebangsaan dan rasa cinta terhadap bendera merah putih kita. Semoga > tulisan ini bermanfaat dan mohon maaf kalau ada hal-hal yang kurang > berkenan, Salam -------- batumulia, mang Okim > > > > > > > > --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314 Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara Mulia No. Rekening: 255-1088580 A/n: Shinta Damayanti IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi ---------------------------------------------------------------------

