> Awang Benar yang Anda katakan secara geologi , pemberitaan itu keliru , akan tetapi kemungkinan kekeliruan bukan dari sumber beitanya , akan tetapi kesalahan wartawan.
Mengenai menang-nya proyek angkasa luar dari proyek bumi sendiri , ini kan tidak terlepas dari publisitas , kalau proyek Discovery misalnya itu kan sudah jadi berita dari awal sampai akhirt dimana puluhan atau bahkan ratusan juta pemirsa melihat langsung. Kalau penelitian seperti DSDP , kan dunyi ditengah laut , ndak dicover teve. Si-Abah. _________________________________________________________________________ Ada beberapa hal yang saya pikir keliru di berita ini. Semoga rekan2 > geologist cukup jeli menangkapnya. > > Lapisan kerak adalah bagian perut Bumi >> yang berada di bawah lapisan mantel tempat kita berpijak sekarang. > > Lapisan kerak Bumi justru berada di atas lapisan mantel. Batas antara > kerak dan mantel adalah Mohorovicic discontinuity - belum ada program > DSDP (deep sea drilling project) dari JOIDES Resolution yang menembus > diskontinuitas Moho, walaupun program DSDP telah dimulai sejak 1968. > > > Sejenis batuan beku, gabbro tebentuk dari pemanasan lambat magma yang > keluar >> dari gunung-gunung api di dasar laut. > > Gabro terbentuk lambat dari magmatic crystal mush (bubur kristal > magmatik) yang terdapat di bawah kompleks sheeted dikes, bukan berasal > dari gunungapi dasar laut. Yang berasal dari gunungapi dasar laut adalah > basaltic pillow lavas. Gabro adalah batuan beku intrusif, sedangkan > batuan beku hasil gunungapi adalah ekstrusif. > > Saya pikir, JOIDES Resolution mengebor sampai 1600 meter kerak samudra > ini pada mid-oceanic ridge (MOR) Pacific Rise yang membentuk triple > junction antara lempeng-lempeng Nazca-Cocos-Pacific di barat Amerika > Tengah. Memang, triple junction MOR di wilayah ini saling terpisah - > barangkali akan mengankat diskontinuitas Moho lebih dangkal. > > Proses pembentukan seafloor tak dipahami dengan baik, tetapi paling > tidak akan melibatkan proses-proses magmatism, sea-water circulation, > dan tektonism. Pengetahuan kita saat ini tentang seafloor di atas Moho > discontinuity terutama didasarkan kepada suite ophiolite yang tersingkap > di pinggir-pinggir kontinen, itu pun banyak yang dismembered alias tidak > lengkap oleh proses emplacement di pinggir benua. DSDP terdalam baru > mencapai gabro layer, tetapi belum diskontinuitas M-nya. > > Meskipun demikian, usaha JOIDES patut dipuji untuk semangat perburuan > kebenaran geologi. Di Amerika, program DSDP pernah bersaing dengan > program angkasa luar, dan orang-orang pro-Bumi pernah bilang "Better to > know the sea bottom than the back of the moon". > > Saya pikir, persaingan itu dimenangkan oleh pro-angkasa luar. Maka, > akibatnya sekarang orang lebih tahu banyak tentang dunia di luar Bumi > sampai ke tepi2 alam semesta di mana para quasars bertahta, daripada > 2000 meter saja di bawah kerak lautan. Sebuah tantangan masa depan para > pro-Bumi. > > salam, > awang > > > > soegiri <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Berita Kompas Hari ini................... > > ============================================================================ > ================== > > Batuan Hitam dari Kerak Bumi > > > > Meskipun masih jauh dari inti Bumi, para ilmuwan telah mengebor dasar laut > sekitar 1,6 kilometer. Pengeboran sedalam itu membuahkan contoh batuan > baru > dari lapisan kerak yang masih murni. > > Pengeboran dilakukan dari kapal JOIDES Resolution di lepas pantai sekitar > Lautan Pasifik berjarak 800 kilometer sebelah barat Costa Rica. Lapisan > batuan berwarna hitam yang disebut gabbro tersebut berasal dari lapisan > kerak yang masih utuh sebelumnya. Lapisan kerak adalah bagian perut Bumi > yang berada di bawah lapisan mantel tempat kita berpijak sekarang. > > Sejenis batuan beku, gabbro tebentuk dari pemanasan lambat magma yang > keluar > dari gunung-gunung api di dasar laut. Selain gabbro, tim juga mengangkat > lapisan-lapisan kerak lainnya. > > Dengan mempelajari gabbro dan lapisan-lapisan tersebut, para ilmuwan dapat > memahami proses pembentukan dan struktur dasar laut dengan lebih baik. > Kedua > hal perlu mendapat perhatian karena proses inilah yang mempengaruhi > pergerakan lempeng tektonik, pembentukan gunung api, dan menjadi penyebab > gempa maupun letusan gunung berapi. > > "Proses ini terjadi hampir pada 60 persen permukaan Bumi dan masih terus > terjadi sehingga memicu perubahan posisi dasar lautan sejak 180 juta tahun > lalu," kata salah satu peneliti Douglas Wilson dari Universitas > California, > Santa Barbara, AS. Untuk memahami sifat-sifat permukaan planet, > pengetahuan > tentang hal tersebut sudah selayaknya dikuasai. > > Mempelajari dasar laut dan lapisan di bawahnya juga akan membantu para > ilmuwan mempelajari bagaimana gunung api di dasar laut dan retakan panas > di > dasar laut mengubah komposisi kimia air laut. Hasil penelitian ini dimuat > dalam jurnal Science edisi online 21 April. > > > > --------------------------------------------------------------------- > To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id > To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id > > Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: > Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta > No. Rek: 123 0085005314 > Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) > > Bank BCA KCP. Manara Mulia > No. Rekening: 255-1088580 > A/n: Shinta Damayanti > > IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ > IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi > --------------------------------------------------------------------- > > > > > --------------------------------- > Love cheap thrills? Enjoy PC-to-Phone calls to 30+ countries for just > 2ยข/min with Yahoo! Messenger with Voice. --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314 Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara Mulia No. Rekening: 255-1088580 A/n: Shinta Damayanti IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi ---------------------------------------------------------------------

