Mas Tony, Tekanan dibawah hidrostatik (=underpressure = subnormal pressure) antara lain disebabkan oleh :
1) Beda discharge vs recharge intinya drainaged volum > recharged volum penyebabnya : - K recharge area < K discharge area - fluid volum recharge memang < discharged (misal di daerah pegunungan yg mengalami kemarau, sementara mata air di bawah sangat deras keluar) 2) Aliran osmotik pada peristiwa osmosa, water mengalir dari high salinity ke lower salinity, mengakibatkan daerah higher salinity berkurang tekanannya notes : syarat terjadi osmosa : ada perbedaan salinitas yg signifikan dan ada membran di antaranya. Membaran terbentuk bila terjadi misal bocor rambut (istilah tukang tambal ban), di alam berupa : - porositas alami pada shale di daerah shallow (tapi tidak terlalu dangkal, karena di daerah yg sangat dangkal porositas shale >> untuk menjadi membran) - shale di daerah yg cukup dalam (deep) tapi ada fracture yg halus (probabilitas kejadian yg pertama lebih tinggi) 3) Thermal effect Pada penurunan temperatur, volume fluid berkurang --> tekanan berkurang. Biasa terjadi pada isolated hydrocarbon (terutama gas) reservoir yg semula normal hydrostatic pressurized dan kemudian uplifted sampai terjadi perbedaan temperatur yg signifikan. 4) Unloading effect mirip point 3), yaitu peristiwa uplift. Akibat uplifted dari isolated reservoir yg semula normal hydrostatic pressured --> pore space bertambah sementara fluid volum tetap --> tekanan berkurang. Dalam prakteknya point 1) dan 2) sulit diobservasi, point 3) dan 4) yg lebih mudah diobservasi berdasarkan : - isolated atau non isolated reservoir yg diobservasi - pada isolated reservoiu terjadi/tidak uplift yg mengakibatkan penurunan temperatur (point 3) dan/atau pada peningkatan porosity yg signifikan pada perubahan (penurunan) formation pressure. Semoga bisa menjawab A R I E F B U D I M A N Pertamina - Eksplorasi Sumatra Phone : (021) 350 2150 ext.1782 Mobile : 0813 1770 4257 / (021) 70 23 73 63 -----Original Message----- From: tony soelistyo [mailto:[EMAIL PROTECTED] Sent: Tuesday, May 16, 2006 6:43 PM To: [email protected] Subject: [iagi-net-l] AADP (Ada Apa Dengan Pressure) Rekan-rekan, mohon pencerahannya untuk fenomena tekanan formasi seperti yang saya ilustrasikan sebagai berikut : di suatu cekungan, satu/beberapa formasi yang diketahui pada kedalaman mereka ditemukan seharusnya memiliki tekanan abnormal (i.e. over-pressure). Namun ternyata ketika diukur tekanannya adalah lebih kecil dari yang diperkirakan bahkan beberapa lebih kecil dari tekanan hidrostatik normal. Maka selain kemungkinan reservoir tersebut berhubungan dengan reservoir di tempat lain yang pernah/sedang berproduksi, apakah ada mekanisme natural yang menyebabkan reservoir-reservoir ini bisa memiliki tekanan yang bahkan lebih rendah dari hidrostatik tanpa adanya campur tangan manusia (i.e. produksi) ? salam, tony --------------------------------------------------------------------- ----- PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru ----- Call For Papers until 26 May 2006 ----- Submit to: [EMAIL PROTECTED] --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314 Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara Mulia No. Rekening: 255-1088580 A/n: Shinta Damayanti IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi ---------------------------------------------------------------------

