Mbak Yuriza, tidak perlu "terganggu" dengan iklan itu. sorry saya sebut iklan karena memang saya pikir dibesar2kan oleh reporter nya. saya pernah ketemu dengan Pak Yogi nya, dan waktu menerangkan penemuan nya dia memang berapi-api tetapi sangat low profile. Awalnya, dia sebenarnya tidak tertarik dengan aplikasi penemuan metode numerik nya dalam memecahkan persamaan Helmholtz di dunia perminyakan (baca: geofisika), cuma dia kaget kenapa Shell sangat menggebu-gebu memakai penemuan tsb. Informasi ini sempat ditangkap oleh kawan2 yang "gila" akan penemuan baru dan bagaimana meng-aplikasi kan nya. maka dibuatlah suatu diskusi kecil2an di Bandung. saya sempat di biayai ke Bandung juga plus nginap makan dst. oleh salah satu kawan yang haus akan penemuan baru, yaitu: Ahyani. saya ingin sekedar share disini disksusi tsb untuk trigger kawan2 lain untuk ikutan pakai metode Yogi. (terus terang saja saya tidak tahu persis prosedur metode Yogi, ini, saya hanya ikut2 an mau pakai di geofisika) Waktu diskusi dengan Yogi dan bersama teman2 lain dari jurusan Nautika ITB dan ada juga beberapa alumni matematika dan geofisika (sorry saya sebut alumni karena mereka sebenarnya tidak mau di bilang matematician atau geophysicist, mungkin lebih cocok disebut businesman)
anyway, step pertama yang dibicarakan adalah apa sebenarnya yang di pecahkan oleh rumus Yogi tsb. dan yang kedua bagaimana pemakaiannya di industri minyak. Metode Yogi itu sebenarnya adalah analisa numerik yang bisa dipakai untuk menyelesaikan dua masalah yaitu pertama: membuat algorithma yang meng effisien kan solusi persamaan linear (cocoknya disebut multi linear). Mislnya kalau Mbak Yuriza hanya pakai tiga parameter (Vp,Vs, dan Rho) dalam AVO inversion, maka metode Yogi ini bisa dipakai dalam pemecahan persamaan yang jumlah parameter nya cukup banyak (jadi anisotropy lateral dan vertical pun bisa dimasukkan, atau dipecahkan menjadi komponen yang lebih kecil misalnya rho, Mu, K, specific gravity (!!!!) dst). dan kalau misalnya Mbak Yurita cukup puas dengan approximasi tiga parameter saja, maka bisa dipakai untuk menyelesaikan volume data yang cukup besar secara simultan lebih cepat. Metode ini bisa juga dipakai dalam 3D reservoir simulation, atau reservoir inversion (dari segi PE),( gimana Pak Ipung dari Caltex?, bisa tolong di forward ke beliau) (komentar: wah kalau bisa bikin "automatic" history match, bisa rame nih,atau paling nggak estimasi pertamanya), atau problem dgn forward modelling dan inverse modelling yang lain. atau mungkin di construction yang sangat terkenal dengan metode sparse matrix nya. pendeknya bisa dipakai untuk mempercepat perhitungan penyelesaian metode system persamaan linier (tentu saja pseudo linier juga bisa). jadi inti utamanya adalah perhitungan inverse matriks yang lebih cepat dan akurat. pemakaian pertama ini hanya intermediate proses dari keseluruhan, dan kalau yang kedua yang intinya adalah pemecahan persamaan Helmholtz tsb. Kata Yogi, Shell nya sendiri merahasiakan bagaimana mereka memakai persamaan ini. dari hasil diskusi weekend tsb. (wah capek juga melek satu weekend coba2 mengerti persamaan Helmholtz dan pemakaiannya, waktu habis telepon Pak Basuki P, saya ketiduran sampai hampir ketinggalan pesawat). ada beberapa yang kami coba gali yaitu: persamaan Helmholtz ini memungkinkan kita balik menyelesaikan persamaan gelombang secara lengkap. jadi tidak ada asumsi, kecuali bahwa asumsi persamaan gelombang tsb sudah cukup akurat dalam memodelkan perjalanan gelombang dibumi. Bisa juga dipakai untuk perambatan gelombang di media apa saja. nah kalau tidak salah Pak Yogi nya ini lagi bikin pemakaian nya dalam Compact Disc, jadi hasilnya nanti bisa bikin CD yang sangat besar kapasitasnya. (kalau yang ini detailnya saya tidak tahu). di Grup nya Pak Ahyani, sudah ada yang mulai bikin research dalam perambatan gelombang di bumi. ada grup yang bikin tomography, ada yang bikin 3D wave migration dan ada yang mau bikin seismic simulation (he.. he.. kalau yang ini belum saya mulai, sorry kawan2 yang di Bandung ). kalau ada yang mau join silahkan hubungi Pak Ahyani, saya kira dia juga ikut milis ini, yang penting datang dengan problem yang kemungkinan bisa di solve dengan metode Yogi. kalau tidak yakin boleh kita diskusikan dulu. di grupnya Pak Ahyani banyak programmer canggih. kalau biaya mari kita diskusi kan. jadi Ibu Yuriza, yang di solve adalah persamaan matematika yang sudah ada, bukan bikin persamaan matematika untuk menemukan minyak. jadi geologist dan geophysicist nya masih diperlukan. tapi kalau ada yang bisa bikin model matematika dari bumi yang cukup akurat. kita harus siap2 jadi komputer operator atau tenaga yang siapin database nya. karena kemungkinan besar bisa di solve persamaan nya memakai komputer yang sudah ada dengan metode Yogi atau derived Yogi methods. salam, frank nb: sorry Yani dan kawan-kawan yang lain di BDG, saya beberkan disini dan malah mengundang orang lain ikutan tanpa persetujuan grup. soalnya saya pikir kalau kita bisa bikin rame2 mungkin lebih cepat dirasakan industri bagaimana pemakaian Metode Yogi ini. ----- Original Message ---- From: [EMAIL PROTECTED] To: [email protected] Sent: Friday, May 19, 2006 5:29:55 PM Subject: [iagi-net-l] Helmholtz Walaupun dengan berusaha beropenminded ria. dan dengan menjunjung respek yang besar kepada lembaga pendidikan dan penelitian Indonesia, saya tetap rada 'terganggu' dengan pemberitaan hiperbolik dibawah. Mencari minyak adalah kegiatan multidisiplin, tapi tetap pada dasarnya yang paling berperan didalamnya adalah ilmu/pengertahuan tentang bumi ini alias geologi. Mau pakai persamaan apa saja yang bisa dipecahkan dengan cara apa saja kalau buminya kita tidak kenal ya sama juga bohong. Ada banyak sekali persamaan dan transformasi yang dipakai misalnya untuk processing seismik ( berbagai metoda migrasi seismik yang memakan waktu bulanan walaupun sudah pakai komputer besar sebagai contoh). Dan juga segala simulasi reservoir dan lain sebagainya ..... tapi itu cuma sekedar pembantu... Kalau mencari minyak hanya 'sekedar' memecahkan rumus matematik maka ujung tombak oil company adalah komputer besar, dan ahli matematik .... --------------------------------------------------------------------- ----- PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru ----- Call For Papers until 26 May 2006 ----- Submit to: [EMAIL PROTECTED] --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314 Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara Mulia No. Rekening: 255-1088580 A/n: Shinta Damayanti IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi ---------------------------------------------------------------------

