Kawan-kawan komunitas kebumian,
forum diskusi yang akan digelar oleh PP-IAGI esok hari SANGAT PENTING untuk
dilaksanakan dengan mengundang semua pihak yang terlibat dalam evaluasi dan
komunikasi (formal - informal) ttg hal-hal kegeologian yang terkait dengan
bencana gempa Yogja kemaren. Forum IAGI dapat menjadi jembatan netral
komunikasi antar pakar yang ada tanpa harus terikat oleh kekakuan
instansi-lembaga masing-masing. Tahun 2005 yang lalu PP-IAGI juga sempat
melaksanakan diskusi serupa 2 kali untuk mempertemukan perbedaan-perbedaan
pendapat dan kritik-respon internal antar pakar (terutama mengenai
Gempa-Tsunami Sumatra), yaitu:
1. Tanggal 6 Juli 2005 di Hotel Marcopolo Lampung, dihadiri 27 pakar,
birokrat, saintis periset, dan komunikator2 anggota IAGI-HAGI (termasuk Pak
Fauzi, Pak Surono, Danny Hilman, Wahyu, Pak Wimpy dll)
2. Tanggal 7 September di P3G Bandung, dihadiri 30 orang yang afiliasinya
sejenis dengan peserta miting pertama (Juli).
Setelah itu forum tersebut sempat terhenti, karena PP-IAGI sudah mulai
disibukkan dengan persiapan Munas, PIT, dan lengser November 2005.
Mudah-mudahan rintisan baru Pak Sekjen Ridwan dapat meneruskan semangat
kebersamaan dari Forum yang sudah terbentuk sepanjang 2005 yang lalu.
Semua file pertemuan, daftar hadir dan notulensi ada di sekretariat IAGI.
Salam
adb
----- Original Message -----
From: "Awang Harun Satyana" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Sent: Monday, May 29, 2006 11:21 AM
Subject: RE: [iagi-net-l] Diskusi Dinamika Kebumian Kawasan Jawa Tengah
Episentrum, magnitude, dan kedalaman pusat gempa (focal depth) pun saling
berbeda. Plotting epicentrum aftershocks-nya pun berbeda. Ini akan
membingungkan analisis, sintesis, dan interpretasi selanjutnya. Kan kita tak
akan membiarkan gempa ini sebagai bencana saja - tetapi juga harus ada
pembelajaran agar kelak kita bisa meminimalisasi akibatnya. Kalau dari
awalnya saja sudah berbeda, bagaimana selanjutnya ?
Disarankan BMG dan BG (Badan Geologi) duduk bersama, kembali memeriksa semua
raw data seismogram dari semua stasiun pengamatan gempa. Dan, putuskan yang
sebenarnya. Geser-geser sedikit episentrum memang wajar, kedalaman dan
magnitude juga bisa beda-beda sedikit. Tetapi kalau yang satu di laut dan
yang lain di darat, lalu ada perbedaan 1 Richter, wah..ini kan lewat wajar.
Perbedaan 1 Richter = perbedaan 10 x kekuatan, perbedaan 2 Richter =
perbedaan 100 x kekuatan, dst.
=============================cut====================
Pak Ridwan,
Tak ada perwakilan (narasumber)dari Pusat Volkanologi dan Mitigasi Bencana
Geologi yang diundang ? Atau sudah diwakili BG (Dr. Mas Atje) ? Sebab,
gempa Yogya ini menyisakan problem yang cukup mengganggu : di mana
sebenarnya episentrum gempa tersebut. Kalau sempat melihat acara wawancara
AnTV kemarin, Pak Fauzi tetap berpendapat episentrum di laut, sedang Pak
Surono via tele-conference tetap menyebutnya di darat. Saya pikir ini
bukan sekedar perbedaan pendapat - tetapi perbedaan pendapat yang
berbahaya. Kedalaman dan kekuatan gempa pun berbeda pendapatnya antara BMG
dan BG.
Masyarakat sudah tahu ada perbedaan pendapat itu. Diulas dan
dikonfrontasikan oleh AnTV dan ditulis artikel "Pusat Gempa Tidak
Diketahui" oleh Koran Tempo edisi hari Minggu kemarin. Nah, apa kita mau
membiarkan kebingungan ini ? Mumpung ada acara diskusi ini, sebaiknya
diagendakan masalah perbedaan pendapat tersebut, hanya saya tak melihat
ada Narasumber yang mewakilinya. Mas Atje kan spesialisasinya volkanologi.
Dengan kata lain, Pak Surono perlu diundang dan dijadikan Narasumber.
Salam,
Awang
-----Original Message-----
From: Ridwan Djamaluddin [mailto:[EMAIL PROTECTED]
Sent: Monday, May 29, 2006 7:48 AM
To: [email protected]
Cc: [EMAIL PROTECTED]
Subject: [iagi-net-l] Diskusi Dinamika Kebumian Kawasan Jawa Tengah
Rekan-rekan IAGI,
Dengan ini PP-IAGI mengundang anggota IAGI dan anggota
masyarakat yang tertarik untuk menghadiri Diskusi tentang
Dinamika Kebumian di Kawasan DIY - Jawa Tengah. Diskusi
akan diadakan pada hari SELASA, tgl. 30 Mei 2006, jam
09:00 - 12:00, di BPPT [Gedung II. lt.3], Jl.Thamrijn 8
Jakarta 10340.
Narasumber yang akan hadir:
1. Dr. Wahyu Triyoso [ITB]: Pola Kegempaan di Jawa Tengah
2. Dr. Fauzi [BMG]: Data dan Informasi Gempa
3. Mas Atje [BG]: Aktivitas Merapi
4. Ir. Velly [BPPT]: Potensi Tsunami
Mohon konfirmasi bagi calon peserta yang akan hadir
melalui email ke [EMAIL PROTECTED] atau SMS 0811162476.
Terimakasih,
Ridwan Djamaluddin
Sekretaris Jenderal IAGI
---------------------------------------------------------------------
----- PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru
----- Call For Papers until 26 May 2006
----- Submit to: [EMAIL PROTECTED]
---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------