Apakah "stage of earthquake" (Sykes & Anderson, 1982) ini sudah "sakti" sehingga secara ilmiah sudah terbukti dan diakui oleh seismologist community dan bisa digunakan sebagai acuan untuk kasus Jogya ?? Bagaimana kalau sumber gempa itu memang benar erat hubungannya dengan aktivitas Merapi bukan dengan tektonik ?? Dan masih banyak hal lain yang belum jelas dan dipertanyakan.
Thanks. Iman -----Original Message----- From: Ismail Zaini [mailto:[EMAIL PROTECTED] Sent: Wednesday, May 31, 2006 9:03 PM To: [email protected] Subject: Re: [iagi-net-l] Sosialiasi mengenai gempa . tsunami di kalangan masyrakat korban gempa... Batuan butuh beberapa puluh tahun - ratusan tahun - ribuan tahun untuk pecah lagi dan mengakibatkan gempa dengan magnitude yang sama di titik yang sama. ===================================== Pak Awang, dengan kata lain bisakah kita terjemahkan dg bahasa awam yg tegas dan mudah dipahami misalnya " tidak akan ada lagi gempa didaerah tsb seperti hari Sabtu kemarin paling tidak dg melihat histori gempa merusak yang pernah terjadi didaerah ini adalah sekian puluh/ratus tahun. lagi ... misalnya.dg memperhatikan faktor faktor yang disebutkan tsb.sehingga dapat memberikan ketenangan kepada penduduk.( mungkin melalui semacam siaran press IAGI ) Karena ternyata masih banyak yang ketakutan akan datangnya gempa lagi spt sabtu kemarin.shg masih banyak yang tidak berani tidur di rumah , padahal rumahnya tidak rusak sedikitpun.( kawatir jangan jangan pas lagi tidur ada gempa shg tidak bisa lari.. , begitu pikiran nnya ) Kadang kadang awam itu melihat data langsung menafsirkan menurut pengetahuan mereka ( awam) , padahal data tsb tidak memberikan efek apa apa . Contoh adanya data gempa yang banyak setelah Gempa besar yang sebetulnya itu hanya gempa susulan, makanya kemarin waktu diskusi di bppt pak Surono mengusulkan untuk tidak mempublikasikan banyaknya gempa ( susulan) ke masyarakat luas. ISM ----- Original Message ----- From: "Awang Harun Satyana" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[email protected]> Sent: Wednesday, May 31, 2006 1:30 PM Subject: RE: [iagi-net-l] Sosialiasi mengenai gempa . tsunami di kalangan masyrakat korban gempa... Untuk suatu kejadian gempa di suatu wilayah, cross-plot epicentrum vs timing menjadi sangat penting. Kita buat sumbu X = time, sumbu Y = magnitude gempa. Titik2 magnitude episentrum dengan kejadian waktunya bila dihubungkan akan membuat kurva "stage of earthquake" (lihat Sykes & Anderson, 1982, Forecasting Southern California Earhquakes, Science vol. 217, p. 1097-1104, -Lynn Sykes adalah seismologist yang terlibat dalam pengembangan teori tektonik lempeng). Dengan kurva ini, bisa dilihat bahwa di suatu daerah tak mungkin setelah serentetan aftershocks akan ada main shocks lagi dalam hitungan hari, minggu, bulan, atau tahun. Batuan butuh beberapa puluh tahun - ratusan tahun - ribuan tahun untuk pecah lagi dan mengakibatkan gempa dengan magnitude yang sama di titik yang sama. Kurva yang sama, tetapi bernama shear strain akan membantu perjalanan penekanan batuan sampai ia pecah dan mengakibatkan gempa. Idealnya, kejadian gempa punya lima stages : stage I = low levels of seismic activities, stage II = increasing levels of earthquakes, stage III = sharply increasing seismic activities (immediate foreshocks), stage IV = mainshocks (greatest earthquakes), stage V = declining aftershocks, kembali ke stage I. Susahnya, satuan waktu di crossplot ini relatif. Misalnya, foreshocks (bisa hitungan jam-hari-minggu-bulan-tahun). Maka, histori gempa menjadi penting data yang penting sekali. Beberapa ahli gempa di California percaya bahwa northern California saat ini ada di stage II, tetapi southern California ada di stage III - nah bersiaplah untuk masuk ke mainshock (!) Kapan ? Tak ada yang tahu dengan tepat sayangnya. Kasus Yogya, saya yakin ia kini ada di stage V = declining aftershocks, maka tak mungkin lagi ada mainshock dalam waktu segera, energy release dan building-up sampai rupture lagi harus melalui stage I, II, dan III dulu sebelum pecah lagi di areal yang sama atau sekitarnya. Dengan menerjemahkannya ke dalam bahasa awam yang mudah dipahami, ini adalah tugas para relawan yang juga kebetulan geologist (mahasiswa geologi & sarjana geologi)untuk menerangkanya ke masyarakat dengan gambar2 yang komunikatif dan gampang dicerna. In Indonesia, we are sleeping with earthquake. Therefore, it is better to know with whom we are sleeping ! Salam, awang -----Original Message----- From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED] Sent: Wednesday, May 31, 2006 12:22 PM To: [email protected] Subject: [iagi-net-l] Sosialiasi mengenai gempa . tsunami di kalangan masyrakat korban gempa... Pak Andang, Saya sangat setuju dengan point ke empat... Menurut kawan-kawan relawan (Unit PPPK UGM dan SARDA DIY), saat mereka membantu para korban gempa di DIY, pertanyaan-pertanyaan seperti : Kapan gempa selesai, ya mas?? Gempa besar datang lagi tidak ya? Koq Yogya bisa kena gempa to? Tsunami apa benar bisa terjadi? Jangan-jangan setelah gempa, nanti Merapi meletus ya?? ..sering diajukan oleh para korban.Pertanyaan-pertanyaan semacam itu kadang membuat para relawan juga bingung karena mereka juga tidak begitu paham tentang hal itu.Jangankan mereka yang tidak tahu, kita pun yang mempelajari geologi juga kadang-kadang bingung mencari penjelasan yang tepat dan bisa diterima oleh masyarakat awam. Ketidakjelasan ini membuat para oknum dengan leluasa untuk menyebarkan informasi yang menyesatkan...kabarnya sampai sekarang kabar bahwa gempa besar akan datang lagi masih santer beredar, terlebih kemarin ada 3 gempa (Padang, Irian dan Maluku) terjadi... Saya yakin dengan memberikan informasi yang benar dan membumi (maksudnya dengan bahasa yang simpel dipahami oleh orang awam) akan setidaknya dapat membantu pemulihan psikologis para korban.. Best regards Andreas Yudha Sugiyanto -----Original Message----- From: Andang Bachtiar [mailto:[EMAIL PROTECTED] Sent: Tuesday, May 30, 2006 10:08 AM To: [email protected] Subject: Re: [iagi-net-l] Masihkan ada hati nurani....was:Re: [iagi-net-l] Diskusi Dinamika Kebumian Kawasan Jawa Tengah Info untuk brur Edison dan kawan-kawan komunitas geosain dalam kaitannya dengan "adik-adik mahasiswa": 1. Sejak hari Minggu 28 Mei (setelah recover dari schock), kawan-kawan PERHIMAGI (persatuan himpunan mahasiswa geologi) Region Yogja telah membentuk satgas dimaksud dan langsung bekerja dibawah koordinasi sebagian aktivis IAGI-Yogja dan kerjasama juga dengan kawan-kawan dari LSM & Pecinta Alam, termasuk dari AMC, Malang, yang hari ini memobilisir tenda-tenda dan bahan makanan dari Malang maupun Jakarta yang dikumpulkan dari kalangan internal. 2. Saat ini pos utamanya ada di Pusat Kegiatan dan Data (Informasi Bencana) di FTM UPN, dan pos lapangannya ada di Sewon Bantul yang belum tersentuh bantuan. 3. Direncanakan juga oleh Tim untuk bangun tenda-tenda di Sri Mulyo, Piyungan; karena masyarakat masih trauma untuk bernaung di bawah bangunan (apalagi bangunannya juga sudah rusak dan perlu perbaikan). 4. Saya akan infokan ke kawan-kawan di lapangan untuk "JANGAN LUPA MEMBERI PENJELASAN TTG GEMPA DAN ASPEK2 BAHAYA PASCA GEMPA" tetapi masalahnya: mau dijelaskan sampai bagaimanapun yg namanya trauma ya tetep trauma,.. jadi agak susah masuknya. (Apalagi kita sendiri secara internal masih juga berdebat: apakah pusat gempa di laut atau di darat, dsb... : hmmm agak susah menerangkan implikasi ketidakpastian-ketidakpastian tsb). 5. Apabila kawan-kawan masih ingin menyalurkan bantuan bisa juga menggunakan channel yang diposting Kang Ipul untuk teman-teman di UGM (Bu Rita), atau hubungi kawan-kawan PERHIMAGI: Purnama UPN (081678771832) atau Farid Akprind (085228365150) atau Angga UGM (08121554157) yang saat ini sedang di lapangan. Salam adb ----- Original Message ----- From: <[EMAIL PROTECTED]> To: <[email protected]> Sent: Tuesday, May 30, 2006 7:20 AM Subject: Re: [iagi-net-l] Masihkan ada hati nurani....was:Re: [iagi-net-l] Diskusi Dinamika Kebumian Kawasan Jawa Tengah > > Sebagai Markas besar pencetak ahli GEOLOGI, bagaimana kalau adik adik > mahasiswa disana membuat satu SATGAS bencana alam yang bertugas: > > 1. Berkeliling ke tempat tempat pengungsian. > 2. Membawa satu paket keterangan gempa bumi & Gunung api (dengan bahasa > umum yang mudah dimengerti). Bisa diambil dari rekan-rekan yang presentasi > tsunami di Sumbar 2005?. > 3. Bila perlu membuat poster-poster dan letakkan di camp pengungsian. > > Paling tidak dengan cara ini, akan mencegah orang-orang iseng yang ingin > mengganggu ketentraman para pengungsi. Sekaligus cara in dapat dijadikan > model untuk volunteer-volunteer geologi dimasa yang akan datang. > > wassalam, > edison sirodj > > > |---------+---------------------------> > | | "Rendra Amirin" | > | | <[EMAIL PROTECTED]| > | | mail.com> | > | | | > | | 29/05/2006 09:53| > | | PM | > | | Please respond | > | | to iagi-net | > | | | > |---------+---------------------------> > > >----------------------------------------------------------------------- --------------------------------------------------------| > | > | > | To: [email protected] > | > | cc: > | > | Subject: Re: [iagi-net-l] Masihkan ada hati nurani....was:Re: > [iagi-net-l] Diskusi Dinamika Kebumian Kawasan Jawa | > | Tengah > | > > >----------------------------------------------------------------------- --------------------------------------------------------| > > > > Nach...ada lagi ... > Padahal di Yogya itu Markas besar pencetaknya Ahli GEOLOGI.. Kejadian > tersebut sekalian pemicu Hati Nurani dari mahasiswa sampai professsor nya > sekalian untuk memikirkan gimana bikin masyarakat di Yogya...nantinya bila > perlu se Indonesia....agar melek ilmu geology...(dulu ada istilah melek > hukum..) paling tidak : ngerti apa dst...ttg gunung api, apa itu > landslide...apa itu gempa sebab akibatnya....apa?....apa?..apa? > dll...Nimbrung aja siaran gratis di TV lokal Yogya atau radio ElShinta > itu > atau semacam penyuluh pertanian gitu lho..(tanya sultan HBX..pasti 100% di > support). > Itu aja dulu ach...TURUT BERDUKACITA KEPADA SEMUA KELUARGA YG TERTIMPA > BENCANA... > Jadi Ingat Lagu EBIET G.AD...Mungkin Tuhan telah bosan melihat tingkah > kita, yang selalu salah dan penuh dengan dosa2....Atau alam mulai enggan > bersahabat dengan kita....coba kita bertanya pada rumput yang > bergoyang....................... > > > 2006/5/29, Noor Syarifuddin <[EMAIL PROTECTED]>: >> >> Informasi dari saudara di Yogya: >> Banyak sekali orang yang -menurut saya- tidak punya hati lagi mencoba >> memperkeruh suasana panik tsb dengan segala macam rumors : tsunami, > wedhus >> gembel, gempa susulan pas tengah malam etc.... >> >> Ujungnya satu: mereka ingin warga panik dan meninggalkan rumahnya begitu >> saja, dan mereka akan leluasa untuk menjarahnya.... >> >> Mencari kesempatan dalam kesempitan....!!! >> Mirip juga dengan kelakuan para calo di cengkareng yang menaikkan hara >> tiket >> sampai 1 juta di atas harga resminya..... >> Mirip juga dengan para politisi yang menjadi "sok akrab" dengan > rakyat.... >> Mirip juga dengan para partai yang rame-rame bawa "bendera" ke lokasi >> bencana.... >> >> Duh Gusti benarkah ada orang-orang seperti itu negeri ini ? >> >> >> salam prihatin, >> >> >> ----- Original Message ----- >> From: "Awang Harun Satyana" <[EMAIL PROTECTED]> >> To: <[email protected]> >> Sent: Monday, May 29, 2006 6:21 AM >> Subject: RE: [iagi-net-l] Diskusi Dinamika Kebumian Kawasan Jawa Tengah >> === >> Di Radio El Shinta Sabtu pagi kemarin diberitakan banyak para pengendara >> motor meneriakkan "tsunami - tsunami !!", dan kontan semua yang >> dilewatinya >> berbalik arah mengikuti motor tersebut menuju Kaliurang, bahkan ada yang >> sempat berlari telanjang kaki sejauh 12 km. Saya juga kalau sedang ada di >> situ akan ikut berlomba menuju Kaliurang. >> ==== >> >> >> --------------------------------------------------------------------- >> ----- PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru >> ----- Call For Papers until 26 May 2006 >> ----- Submit to: [EMAIL PROTECTED] >> --------------------------------------------------------------------- >> To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id >> To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id >> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id >> Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: >> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta >> No. Rek: 123 0085005314 >> Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) >> Bank BCA KCP. Manara Mulia >> No. Rekening: 255-1088580 >> A/n: Shinta Damayanti >> IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ >> IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi >> --------------------------------------------------------------------- >> >> > > > -- > regards, > Rendra Amirin > > > > > > > --------------------------------------------------------------------- > ----- PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru > ----- Call For Papers until 26 May 2006 > ----- Submit to: [EMAIL PROTECTED] > --------------------------------------------------------------------- > To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id > To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id > Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: > Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta > No. Rek: 123 0085005314 > Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) > Bank BCA KCP. Manara Mulia > No. Rekening: 255-1088580 > A/n: Shinta Damayanti > IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ > IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi > --------------------------------------------------------------------- --------------------------------------------------------------------- ----- PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru ----- Call For Papers until 26 May 2006 ----- Submit to: [EMAIL PROTECTED] --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314 Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara Mulia No. Rekening: 255-1088580 A/n: Shinta Damayanti IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi --------------------------------------------------------------------- --------------------------------------------------------------------- ----- PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru ----- Call For Papers until 26 May 2006 ----- Submit to: [EMAIL PROTECTED] --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314 Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara Mulia No. Rekening: 255-1088580 A/n: Shinta Damayanti IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi --------------------------------------------------------------------- -- No virus found in this incoming message. Checked by AVG Free Edition. Version: 7.1.394 / Virus Database: 268.8.0/352 - Release Date: 5/30/2006 -- No virus found in this outgoing message. Checked by AVG Free Edition. Version: 7.1.394 / Virus Database: 268.8.0/352 - Release Date: 5/30/2006 --------------------------------------------------------------------- ----- PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru ----- Call For Papers until 26 May 2006 ----- Submit to: [EMAIL PROTECTED] --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314 Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara Mulia No. Rekening: 255-1088580 A/n: Shinta Damayanti IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi --------------------------------------------------------------------- --------------------------------------------------------------------- ----- PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru ----- Call For Papers until 26 May 2006 ----- Submit to: [EMAIL PROTECTED] --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314 Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara Mulia No. Rekening: 255-1088580 A/n: Shinta Damayanti IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi --------------------------------------------------------------------- --------------------------------------------------------------------- ----- PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru ----- Call For Papers until 26 May 2006 ----- Submit to: [EMAIL PROTECTED] --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314 Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara Mulia No. Rekening: 255-1088580 A/n: Shinta Damayanti IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi ---------------------------------------------------------------------

