Masalahnya, Pak Ridwan, para wartawan pun sekarang sangat tanggap menjemput 
bola. Mereka telah memegang nama-nama para ahli geologi yang bisa segera 
dihubungi kalau ada bencana seperti ini. Tanpa ahli geologinya mengemukakan 
sendiri, mereka sudah mengontaknya. Coba kita simak koran2 enam hari belakangan 
ini, mereka telah menghubungi banyak ahli terkait (Pak Fauzi, Pak Prih Haryadi, 
Pak Surono, Pak Benyamin, Pak MT Zen, Pak Yusuf BPPT, Pak Heri Haryono LIPI, 
dll). Nah, tanpa diskusi kita di milis IAGI keluar pun, mereka sudah tahu 
informasinya. Dalam hal ini, seperti yang saya sebut berulang2 di milis ini 
bahwa perbedaan pendapat kali ini berbahaya, bijak2lah berpendapat (kepada para 
ahli yang dimintakan pendapatnya oleh para wartawan) sebab masyarakat kita 
bukanlah masyarakat bodoh.

Dan, kalau rekan2 sempat nonton ulasan Mama Loren (peramal terkenal itu) 
tentang gempa ini di suatu stasiun TV, wah...ini akan tambah meresahkan. Kok 
Mama Loren dikonsultasikan soal gempa, itulah... Dan, ANTV pun berani 
mengkonfrontasikan pendapat Pak Surono dan Pak Fauzi kok di satu acara.

Informasi sudah begitu terbuka, sulit membendungnya. Kembali kepada kebijakan 
para ahli itu.

Salam,
awang 

-----Original Message-----
From: Ridwan Djamaluddin [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
Sent: Friday, June 02, 2006 9:47 AM
To: [email protected]
Subject: [iagi-net-l] Membatasi Kalangan dalam Diskusi Gempa Yogya

Rekan-rekan Anggota IAGI,

Saya dihubungi oleh Dr. Dwikorita, Anggota IAGI yang Ketua 
Jurusan Geologi UGM, dan sekarang sangat sibuk melayani 
pertanyaan publik tentang masalah kegempaan. Intinya, Ibu 
Rita merasakan kepanikan publik akibat informasi dari 
kalangan ahli geologi yang membingungkan masyarakat; 
khususnya tentang kemungkinan gempa susulan. 

Disadari bahwa diskusi ilmiah di kalangan ahli geologi 
adalah sangat penting dalam pengkayaan khasanah keilmuan, 
namun potensi dampak negatif bagi masyarakat hendaknya 
diminimalkan.

Berdasarkan kondisi di atas, saya menghimbau agar bahan 
diskusi yang beredar di milis iagi-net tidak dengan 
sengaja ditembuskan ke luar iagi-net.

Hal-hal lain yang normatif hendaknya kita lakukan dengan 
cermat, misalnya dalam memberikan pernyataan kepada 
wartawan, penyuluhan dll.

Untuk mengakomodasi wacana diskusi ilmiah, IAGI akan 
melanjutkan diskusi yang telah dilaksanakan hari Selasa 
yang lalu dengan topik yang lebih dalam, antara lain: 
metoda perhitungan dan pemodelan gempa, dan usulan 
rancangan riset untuk memahami fenomena gempabumi dan yang 
terkait.

Salam, Ridwan Djamaluddin


---------------------------------------------------------------------
-----  PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru
-----  Call For Papers until 26 May 2006             
-----  Submit to: [EMAIL PROTECTED]    
---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------


-- 
No virus found in this incoming message.
Checked by AVG Free Edition.
Version: 7.1.394 / Virus Database: 268.8.1/354 - Release Date: 6/1/2006
 

-- 
No virus found in this outgoing message.
Checked by AVG Free Edition.
Version: 7.1.394 / Virus Database: 268.8.1/354 - Release Date: 6/1/2006
 

---------------------------------------------------------------------
-----  PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru
-----  Call For Papers until 26 May 2006
-----  Submit to: [EMAIL PROTECTED]
---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke