pak, akibat banjir lumpur bagi kami adalah istriku tidak bisa ngantor ke
pasuruan. seminggu lalu selalu pulang jam 5, yang biasanya jam 1-2 siang,
karena perjalanan jadi lama. menurutnya, kasihan semua orang yang hidup di
jalur tol dan jalan penunjangnya..... sumber penghidupannya banyak
tersendat, akibat banjir lumpur. beberapa kelompok massa jadi nekad dan
anarkis. jalan kampung, sebagai jalan pintas menghindari tol dan kemacetan
banyak berubah jadi jalan tol: artinya orang kampung mennarik bayaran dari
mereka yang lewat baik pengendara motor, moil dan minibis. ya mereka yang
ekonomi lemah juga yang paling menderita. katanya: sampai kapan pederitaan
ini akan berakhir...
salam demam bola dari witzenhausen di jerman.
widya

ps: oh ya, 2 minggu lalu, paparan mekanisme gempa jogja dapat tanggapan
positif dari penduduk kota witzenhausen, terkumpul dana sekitar 500 euros,
disumbangkan lewat pmi melalui uni-kassel. terimakasih atas bantuan
teman-teman untuk bahan paparan tersebut.

> Jaman baheula, disekitar Bandung raya  seorang janda miskin mencabut
> sebatang lidi dari tanah sambil melontarkan kutukan. Ajaib dari bekas
> cabutannya keluar pancaran air yang sangat deras hingga seluruh desa yang
> tadinya makmur (namun penduduknya sering menyengsarakan sang janda)
> terendam habis berubah menjadi Situ (Danau, sekarang sih lebih mirip
> empang) Bagendit.
>
>   Di pesisir selatan Madura, ada legenda tentang seorang Kiyai (atau Resi)
> yang menancapkan tongkatnya ke tanah saat hendak membuat api untuk
> memasak. Dari lubang bekas tongkatnya, muncullah semburan api yang
> sampai saat ini tidak pernah padam. Namanya juga legenda, tidak penting
> bahwa sumber api tersebut adalah small blow out akibat pemboran sumur
> Kertegeneh (?) oleh BPM awal tahun 1900 an.
>
>   Ke depan, di Banjarpanji mungkin akan muncul legenda tentang Cak Pindo,
> seorang juragan kejam dan kaya merampas sumber air milik dua orang anak
> yatim piatu . Karena kutukan , mata air yang tadinya deras mengalirkan
> air bersih berubah menjadi 'mata lumpur' berbau busuk dan menenggelamkan
> seluruh harta sang juragan. Sama dengan legenda Madura, tidak penting
> bahwa yang tenggelam adalah satu dusun yang penduduknya gak tahu
> apa-apa.....
>
>   Sekedar komentar ringan dari yang tidak mengalami bencana....
>
>   Oki
>
>
>
>  __________________________________________________
> Do You Yahoo!?
> Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around
> http://mail.yahoo.com



---------------------------------------------------------------------
-----  PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru
-----  Call For Papers until 26 May 2006             
-----  Submit to: [EMAIL PROTECTED]    
---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke