OK, setuju jangan dulu mendekat ke Merapi. Ketika saran itu saya tulis kemarin, patokan saya adalah status yang dinyatakan telah turun dari "Awas" menjadi "Siaga", saya belum mengetahui kondisi terakhir Merapi. Dengan ini, saran saya cabut. Kita tunggu perkembangan aktifitas Merapi lebih lanjut.
Salam, WBS --- Rovicky Dwi Putrohari <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Jangan dulu deh .... > Kayaknya amsih perlu duabulan lagi baru aman .... > Tapi seperti yg aku > pernah tulis dulu. > Apa yg akan terjadi bila ada brita hari H tsunami > akan datang, > sebagian orang berjejer di pinggir pantai, untuk > menyaksikan ! > > On 6/14/06, wahyu budi <[EMAIL PROTECTED]> > wrote: > > Pak Amir, kalau ingin melihat Merapi yang aman dan > > jelas bisa dilakukan dari lintasan Blabak - Ketep > - > > Selo - Cepogo - Boyolali. Pada lintasan ini daerah > > Ketep terlewati, dan kalau mau bisa berbelok untuk > > mampir sebentar (berbelok masuk kira-kira 1 km > dari > > jalur itu). > > > 2006-06-15 06:34:00 > Terjebak di Bunker Kaliadem, 2 orang Belum Berhasil > Dievakuasi > > Nurfajri Budi Nugroho - detikcom > Sleman - Dua orang yang terjebak di dalam bunker > saat berlindung dari > luncuran awan panas Gunung Merapi hingga pagi ini > belum berhasil > dievakuasi. Tim SAR Daerah Sleman dibantu aparat TNI > dan Polri masih > berusaha mengeluarkan keduanya. > > "Kondisi dua orang ini masih di cari, dan > kedengaran ada usaha dari > dalam bunker melalui pipa udara," ujar Sekretaris > Tim SAR Sleman, > Kristian, saat dihubungi detikcom, Kamis > (15/6/2006), pukul 06.30 WIB. > > Diduga dua orang yang terjebak di dalam bunker > tersebut adalah satu > orang warga Dusun Kinahrejo dan seorang anggota > relawan. Mereka tengah > berada di Kaliadem saat awan panas dalam skala besar > meluncur, dan > memilih masuk ke dalam bunker untuk menghindari > terjangan lahar panas. > > Kristian juga mengaku tidak terlalu mengkhawatirkan > kondisi dua orang > yang terjebak di dalam bunker tersebut. Pasalnya, di > dalam bunker > telah disediakan tabung oksigen sebagai alat bantu > pernafasan. > > "Tim kita juga sudah membersihkan material yang > menutupi bunker. > Peralatan juga sesuai dengan prosedur tetap yang > telah ditentukan," > ungkapnya.(fjr) > > --------------------------------------------------------------------- > ----- PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru > ----- Call For Papers until 26 May 2006 > > ----- Submit to: > [EMAIL PROTECTED] > --------------------------------------------------------------------- > To unsubscribe, send email to: > iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id > To subscribe, send email to: > iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id > Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: > Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta > No. Rek: 123 0085005314 > Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) > Bank BCA KCP. Manara Mulia > No. Rekening: 255-1088580 > A/n: Shinta Damayanti > IAGI-net Archive 1: > http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ > IAGI-net Archive 2: > http://groups.yahoo.com/group/iagi > --------------------------------------------------------------------- > > __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com --------------------------------------------------------------------- ----- PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru ----- Call For Papers until 26 May 2006 ----- Submit to: [EMAIL PROTECTED] --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314 Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara Mulia No. Rekening: 255-1088580 A/n: Shinta Damayanti IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi ---------------------------------------------------------------------

