Atau mungkin di web IAGI bisa dipasang bagian 'public education', yang
isinya penjelasan-penjelasan/pelajaran geologi sederhana, seperti punya
USGS? Tapi dalam bahasa Indonesia tentunya, untuk publik Indonesia.

Ini akan bisa jadi tempat publik awam - bisa anak sekolah bisa wartawan -
untuk belajar pada saat ada bencana geologi dan istilah-istilah geologi yang
seperti bahasa dewa itu bertebaran di media.

Kan sudah banyak geologiwan yang membantu memberikan informasi publik lewat
presentasi di sekolah-sekolah atau tulisan di blog. Mas Rovicky juga sudah
memuat beberapa di web IAGI. Jadi sebenarnya banyak bahan bertebaran sudah.
Bahan-bahan ini bisa dikumpulkan, dibuatkan kerangka yang runut. Lalu
di 'peer review', lalu dipublish.

salah satu contoh pertanyaan publik yang berusaha mengerti penjelasan
ilmiah, tapi tidak punya dasar geologi (mungkin rekan-rekan lain banyak juga
yang menerima pertanyaan seperti ini):

quote:
sebagai "orang awam", saya ingin tau apakah itu bisa membuat lapisan
permukaan tanah di daerah sana semakin tipis atau memangkah hari ini sudah
tipis? sekarang juga terdengar isu masyarakat yang berada di lokasi sesar
gempa akan di relokasi, karena kondisi tersebut. saya juga hubungkan hal ini
karena menurut berita yang saya dengar, tanah di jogja ini *amblesan *antara
pegunungan gunung kidul-menoreh. menurut berita juga sesar yang masih aktif
kemarin(daerah gempa) yang sebenarnya tebentang sampe laut jawa, dan juga
terdengar berita jauh hari sebelum gempa ini bahwa daerah sesar tersebut
akan menjadi selat yang memisahkan jawa!
end quote



nila
(bersedia membantu menulis kalau memang IAGI akan membuat yang seperti ini)
--
read my writings at http://my-musings.blogdrive.com and view my photos at
http://koeniel.fotopic.net

On 6/20/06, Noel Pranoto <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

Betul Mas Syaiful, apa yang dilakukan Pak Sony Pangestu tahun lalu
saat mining expo adalah contohnya dimana beliau bersama IMA membuat
acara pengenalan geologi/pertambangan untuk anak-anak SMA di Jakarta.
Caranya sederhana namun mengena dan yang pasti punya dampak positif
untuk generasi muda.



Kirim email ke