>   Cak Noor, gak usah terlalu emosi....emang begini realita publik kita
>

Cak Ar,
Aku bukan emosi, cuman gemes aja liat orang-orang model gini ini.......
bayangkan mengaku "pengamat perminyakan" dan bicara di depan publik dalam
suatu seminar... opo ora hebat bleh...
Kalau dia omong di warung kopi sih monggo-monggo saja...

Kayaknya ilmu padi: semakin berisi semakin merunduk mungkin sudah mulai
tidak berlaku di negeri kita ya... semua berebutan pengin numpang beken
dengan cara membuat komentar (yang semakin kontroversial akan semakin laku
dipers kita...).... makanya kali para "dewa" jadi semakin enggan untuk turun
gunung karena lawannya model gitu itu... dan ujungnya ya cuman debat kusir
doang he  he  he ....


salam,


---------------------------------------------------------------------
-----  PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru
-----  Call For Papers until 26 May 2006             
-----  Submit to: [EMAIL PROTECTED]    
---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke