Yth Pak Syaiful dan rekan2 Gems-Lovers, Alhamdulilah, mang Okim jadi mengudara di Delta FM. Moderatornya gaya, Cak Gilang Pambudhi di studio Preanger Bandung , dan Ning Shahnaz Haque di Jakarta. Waktunya sesuai dengan yang direncanakan, Selasa 4 Juli 2006 pukul 11.00 - 12.00.
Dialognya dibagi atas 5 sessi @ 4-5 menit dipotong oleh musik dan promosi. Sessi pertama tentang proses terjadinya batumulia , dilanjutkan dengan cerita tentang kekayaan dan status batumulia Indonesia yang walaupun nilai tambahnya berjibun tetapi banyak diekspor mentah atau setengah jadi. Sessi kedua membahas tentang batumulia yang dipercaya membawa keberuntungan. Disini mang Okim mengingatkan tentang bahaya syirik yang dosanya tak terampuni. Solusi yang mang Okim berikan adalah yang disebut colour therapy. Contohnya gampang saja, banteng yang disodorin bendera merah oleh sang matador pasti langsung nyerbu. Bayangin saja kalau seorang pemarah diberi batumulia warna merah seperti mirah delima atau jaspis merah, pastilah akan lebih sering marah, dan sebaliknya seorang penyabar yang memakai baju hijau dengan cincin hijau zamrud atau krisopras, yah tentunya jadi tak kebayang sabarnya ( kakinya terinjak tetep saja adem ayem !!! ). Sessi ketiga tentang korelasi batumulia dengan zodiak. Disinipun mang Okim memperingatkan pendengar tentang bahaya syirik. Yang mang Okim jelaskan adalah hasil kompilasi dari literatur yang membahas tentang hal ini yang anehnya dianut oleh penggemar di banyak negara. Maka mang Okim sebutkan jenis-jenis batumulia yang konon dipakai oleh mereka yang berada di bawah naungan zodiak Capricorn sampai Aquarius. Mang Okim tak lupa menyinggung tentang colour therapy yang bisa dipertanggung jawabkan secara ilmiah dan psikologi. Sessi keempat tentang penggemar batumulia, baik di Indonesia ataupun di luar negeri. Mang Okim jelaskan tentang hasil statistik yang menyimpulkan bahwa lebih 50 % penduduk Indonesia dewasa menyenangi dan memiliki batumulia. Di lingkungan pengusaha dan perbankan, angkanya mencapai 80 %. Inilah yang mang Okim sebut sebagai prospective captive market yang insyaallah kalau ditangani dengan baik dan tepat dapat membantu pemerintah dalam upaya menciptakan peluang kerja. Di sessi ini dibahas juga cara membedakan batumulia asli dan palsu ( dicontohkan gongli di Bandung yang bedak dan lipstiknya setebal beberapa mili, dibandingkan dengan cewek yang punya kekurangan di sana-sini !!! ). Sessi kelima bercanda dikit sambil menyampaikan message terkhir ke pendengar. Yang mang Okim sampaikan yaitu tentang bahaya syirik dan anjuran untuk merebut nilai tambah batumulia Indonesia dengan menyetop kran ekspor mentahnya. Rekan-rekan Gems-Lovers yang budiman, Itulah sekedar laporan mang Okim yang semoga dapat memberikan gambaran kepada rekan-rekan yang tak sempat nyetel radio Delta Fm. Urutan ceritanya ada yang sengaja mang Okim loncati dan dimasukkan ke sessi berikutnya. Sekian dulu ya, mang Okim mohon maaf karena ada pertanyaan dari Gems Lovers yang belum mang Okim jawab. Sekedar tambahan, interaktif di Delta FM rupanya lewat SMS dan E-Mail sehingga usai siaran, mang Okim menerima beberapa pertanyaan lewat SMS. Salam batumulia, mang Okim. Pak Syaiful wrote : Sayang sekali, karena pas ada urusan lain, kemarin terpaksa batal mendengarkan radio. bagaimana mang okim, apakah jadi mengudara? mungkin juga ada rekan2 yg sempat mendengarkan?

