Dear Pak Bengki, Cerita tentang batuan aneh dari Papua sering mang Okim dengar, hanya yang ini rasanya baru ya. Bener-bener nyalakah dari sore sampai pagi hari ? Dan gimana dari pagi sampai sore hari ?
Untuk batumulia khusus ini mang Okim ingin mendapatkan tambahan data lebih detail misalnya : 1. Bentuk batu ( bundar kelereng ataukah tidak beraturan semacam kerikil/kerakal sungai ) 2. Ukuran batu ( panjang, lebar, tebal, atau garis tengah kalau bentuknya bundar ) 3. Transparansi ( transparan, translusen atau opak alias tak tembus cahaya ) 4. Lingkungan keterdapatan batu ( endapan sungai, wilayah tambang primer, batuan jenis apa ) 5. Jumlah batu ( hanya satu, dua, atau banyak ) 6. Kilap batu ( telah seperti gelas, logam , atau apa ) 7. Dan lain-lain Mang Okim sebenarnya ingin cepat menjawab ( merah delima atau apa ? ) , hanya supaya lebih sempurna, mang Okim tunggu tambahan data di atas ya. Mohon maaf kalau mang Okim cc kan dialog ini ke IAGI karena maksud rubrik mang Okim ini untuk nambah ilmu kita semua. Salam batumulia, mang Okim ( sedang kunjungan kerja Rotary di Yogya ). ----- Original Message ----- From: Bengki willem To: [EMAIL PROTECTED] Sent: Friday, July 07, 2006 10:07 AM Subject: [iagi-net-l] Kisah Sepotong Batu Mirah Delima Salam perkenalan,... Saya adalah salah seorang yang suka membaca batu delima, saya sendiri tidak mengerti tentang batu delima, tapi saya punya pengalaman dimana disalah satu kabupaten di Papua, ada sejenis batu yang suka bercachaya merah di sore sd pagi hari, batu tersebut mengeluarkan cahaya berwarna merah, apakah benar batu tersebut adalah batu delima....? untuk hal tersebut saya berminat untuk mengambil dan mengeluarkan batu itu dari tempat aslinya, untuk itu mohon petunjuk atau yang berminat untuk dapat menghubungi saya di email, bengki2006, thaks ------------------------------------------------------------------------------ Yahoo! Messenger with Voice. Make PC-to-Phone Calls to the US (and 30+ countries) for 2ยข/min or less.

