Ini kutipan dari Press and Siever (1998) "Understanding Earth" tentang early 
warning for tsunami (p. 475).

Some do's and don'ts if you live in an area subject to tsunamis :

1. If you feel a strong earthquake, move quickly away from the coastal lowlands 
to higher ground.

2. If you hear that an earthquake has occurred under the ocean or a coastal 
region, be prepared to move to higher ground.

3. Tsunamis sometimes signal their arrival by a precursory rise or fall of 
coastal water, and this natural warning should be heeded.

4. People have lost their lives by going down to the beach to watch for a 
tsunami. Don't make the same mistake.

5. Follow the advice of your local emergency organization.

Salam,
awang

-----Original Message-----
From: Leonard Lisapaly [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
Sent: Tuesday, July 18, 2006 12:28 PM
To: [email protected]
Subject: RE: [iagi-net-l] "Kewaspadaan is your early warning " --> Simulasi 
Gempa Pangandaran/Ciamis



Dari berita2 di radio dan TV, kelihatannya banyak orang mendengar suara
"jeglung" sebelum terjadi tsunami. Mungkin bisa jadi tambahan informasi
sebagai early warning system.

LL

-----Original Message-----
From: Rovicky Dwi Putrohari [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
Sent: Tuesday, July 18, 2006 12:11 PM
To: [email protected]
Subject: [iagi-net-l] "Kewaspadaan is your early warning " --> Simulasi Gempa
Pangandaran/Ciamis

> diasumsikan aja titik2 yg berpotensial untuk crack. jd kita bisa ramalkan
> waktu tercepat gelombang tsunamin tiba ke pesisir pantai.

Rata-rata jarak antara garis pantai selatan Sumatra - Jawa dengan
patahan-patahan naik (subduction zone) sekitar 200 Km. Kecepatan
gelombang tsunami 800 Km/jam.
Kalau terjadi patahan naik dengan displacement yg cukup utk
menggerakkan tubuh air, maka gelombang tsunami yg terbentuk hanya
memerlukan waktu 15-20 menit untuk sampai di pinggir pantai.

"Early warning" yg bisa dipakai hanyalah getaran yg dirasakan di
pinggir pantai, dan surutnya air laut. Surutnya air laut ini ini
mungkin tidak secepat rasa getaran. Dengan demikian hanya getaran
karena goyangan gempalah yg paling mungkin menjadi "early warning"
pertanda "kemungkinan" akan adanya tsunami.

Memasang seismometer di pinggir pantai ini mungkin merupakan cara
terampuh. Dengan "cut-off" gempa minimal 7 Mw sebagai alarm mungkin
akan sangat berguna. Diteruskan dengan metode tradisional penyebaran
info lewat kentongan, teriakan masjid, klenteng gereja, dengan nada
serta irama khusus mungkin akan bermanfaat.

Aku rasa diperlukan ide-ide lain untuk lebih memberikan arti kepada
Indonesia. Pemasangan "Bouyancy" sebagai pengukur gelombang tsunami,
seperti yg dipasang di Samodra pacific dan atlantic, mungkin tidak
cukup untuk warga pantai selatan Jawa Sumatra.

rdp
-- 
http://rovicky.wordpress.com/

---------------------------------------------------------------------
-----  PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru
-----  Call For Papers until 26 May 2006             
-----  Submit to: [EMAIL PROTECTED]    
---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------

---------------------------------------------------------------------
-----  PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru
-----  Call For Papers until 26 May 2006             
-----  Submit to: [EMAIL PROTECTED]    
---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------


-- 
No virus found in this incoming message.
Checked by AVG Free Edition.
Version: 7.1.394 / Virus Database: 268.10.1/390 - Release Date: 7/17/2006
 

-- 
No virus found in this outgoing message.
Checked by AVG Free Edition.
Version: 7.1.394 / Virus Database: 268.10.1/390 - Release Date: 7/17/2006
 

---------------------------------------------------------------------
-----  PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru
-----  Call For Papers until 26 May 2006
-----  Submit to: [EMAIL PROTECTED]
---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke