perbedaan cepat rambat antara gelombang S dan P mungkin bisa menjadi early
warning yg bisa ditangkap oleh seismograph, dimana pada seismograph pertama
tercatat amplitudo yg membesar secara konstan tapi tidak terlalu besar
selama hampir 20 menit dimana gempa sudah terasa tapi tidak terlalu
merusak, dan pada menit berikutnya tercatat amplitudo yg tiba2 lebih
membesar dimana hal ini efek gempa dengan goncangan yg besar dan merusak
hingga disertai tsunami. Hal yg sama juga bisa dilihat dari surutnya air
laut secara drastis 5 - 7 meter dengan rentang waktu rata2 15 - 20 menit.
jadi kayaknya klop deh bahwa 15 - 20 menit bisa menjadi rentang early
warning. saya baca di jawapos kalo pemerintah mulai memasang 4 sistem early
warning di Aceh, sumbar, dan Bali. Pulau Jawa malah belum. Biayanya 1
milyar per sistem.
pernah lihat pesawat lewat ndak? terutama pesawat tempur. Kebetulan
kampungku dekat lanud iswahyudi madiun yg isinya pesawat tempur. Kalo
pesawat tempur lewat suaranya berisik dan bikin kaget. Tapi ada early
warningnya, biasanya pesawatnya dulu yg lewat, jadi kita udah siap tutup
telinga, nah suaranya yg berisik dan kadang ngagetin datang belakangan.
Sama dengan kita lihat orang nebang pohon dari kejauhan, suara kapak datang
belakangan dibanding ayunan kapaknya. Rupa-rupanya Tuhan menyuruh kita
untuk belajar early warning dari sekitar kita.
At 03:22 PM 7/18/2006 +0800, you wrote:
Suara "Jeglung" ini barangkali swara air yg 'bertepuk', seperti waktu
aku kecil dulu kalau di kolam renang seneng skali membuat suara dengan
menekan air kebawah sehingga berbunyi "plung-plak-plung .." Tentunya
swaranya hanya terdengar dekat wong tanganku kecil :(.
Nah kalau ukurannya besar, dengan dislokasi 5 meter panjang berpuluh
kilometer tentunya swaranya membahana ... "JLEGURRR !!!"
Nah mungkin betul Pak Leo ... Ini salah satu "Early Warning" tambahan yg
sudah diberikan oleh alam 15 menit sebelum tsunami.
RDP
-----Original Message-----
From: Leonard Lisapaly [mailto:[EMAIL PROTECTED]
Sent: Tuesday, July 18, 2006 1:28 PM
To: [email protected]
Subject: RE: [iagi-net-l] "Kewaspadaan is your early warning " -->
Simulasi Gempa Pangandaran/Ciamis
Dari berita2 di radio dan TV, kelihatannya banyak orang mendengar suara
"jeglung" sebelum terjadi tsunami. Mungkin bisa jadi tambahan informasi
sebagai early warning system.
LL
-----Original Message-----
---------------------------------------------------------------------
----- PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru
----- Call For Papers until 26 May 2006
----- Submit to: [EMAIL PROTECTED]
---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------------------
----- PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru
----- Call For Papers until 26 May 2006
----- Submit to: [EMAIL PROTECTED]
---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------