soal ramal meramal gempa ini kan sudah sejak dulu dilakukan orang.
bagaimana pendapat ttg EM signature di Ionosphere?  
kalau kita percaya ada EM signature yang terjadi pada waktu ada pergeseran 
partikel2 yang membentuk bumi, maka mungkin kita bisa mengharapkan bisa 
mendeteksi nya.
Saya ditanyain sama mereka apakah Indonesia tertarik untuk punya station 
seperti yang ada di Aussie tsb.  saya tidak bisa jawab.    tugas utama nya 
adalah membuat authorities percaya bahwa sistem ini bisa dipakai untuk prediksi 
gempa.
lebih sederhana  lagi gimana EM di atmosphere? maksudnya kita pasang EM 
detector di daerah rawan gempa.  alat nya saya kira relative murah.  mungkin 
mirip sensor EM sederhana yang ada di Lab2 geofisika.
kalau tidak salah sudah banyak yang menyatakan bahwa peringatan dini  yang 
terdeteksi oleh binatang asalnya dari gelombang EM.

fbs
kawan dari aussie sudah deteksi selama tiga hari berturut-turut adanya EM 
signature yang kuat dari arah p jawa.
catatan utk Vicky, saya sengaja tidak sebut nama nya kawan dari aussie tsb, 
supaya email saya tidak terdeteksi kalau di search dengan search engine, 
kecuali kalau search pakai namamu

----- Original Message ----
From: Rovicky Dwi Putrohari <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED]
Sent: Wednesday, July 19, 2006 4:54:27 PM
Subject: [IATMI-KL] Re: Fw: Jakarta giliran Gempa

Utk kali ini aku ajak taruhan deh ... brani ndak ya dia ?
kalau hanya sekedar jakarta merasakan gempa itui bukan taruhan namanya ... itu 
keniscayaan hehehehe.

Aku juga ngajak taruhan : aku ramal besok akan ada gempa diselatan Jawa ... 
kekuatan paling rendah 4 SR, percaya ngga franc ? 
:)

rdp


On 7/19/06, Franciscus B Sinartio <[EMAIL PROTECTED]> wrote: 
Rovicky jadi taruhan nggak sama Permadi waktu itu ? 
 
fbs


 
----- Original Message ----
From: [EMAIL PROTECTED]
To: [EMAIL PROTECTED] 

Sent: Wednesday, July 19, 2006 3:36:43 PM
Subject: [IATMI-KL] Fw: Jakarta giliran Gempa



Forwardan lagi dari teman. Mirip2 yang setelah gempa Yogya 

Rina
Geophysicist - Murphy Peninsular Malaysia
Ph. +603 7490 8692

  
Subject: Jakarta giliran Gempa 
  
  
Jakarta giliran Gempa 
  
(18/7) Gempa yang terjadi hari senin tanggal 17 juli pukul 15.20 sudah pernah 
di ramalkan oleh peramal kondang Mama Laurent dan Permadi. Kedua paranormal 
tersebut meramalkan sesaat setelah terjadi gempa di Yogya & Jateng pada 27 Mei 
yang lalu akan terjadi gempa lagi di pulau Jawa pada bulan Juli. Dan ramalan 
mereka terbukti kemarin hari senin sore. 
  
Meski sampai saat ini Bakorlaknas belum memberikan rincian yang pasti mengenai 
jumlah korban jiwa dan harta benda yang di timbulkan akibat gempa pertama 
berkekuatan 5.5 dan gempa kedua berkekuatan 6.6 skala richter, namun di 
perkirakan sedikitnya sudah 300 jiwa lebih meninggal dunia akibat bencana 
tersebut. Selain itu kerugian material sudah mencapai sedikitnya 20 miliar 
rupiah meliputi gedung perkantoran, pemerintahan, rumah ibadah, sekolah, dan 
infrastruktur lainnya. 
  
Kegiatan perekonomian di wilayah korban gempa di laporkan masih lumpuh total 
dan di tambah dengan gempa susulan yang berskala kecil. Hal tersebut membuat 
warga pengungsi menjadi khawatir dan menjadi enggan untuk kembali ke rumah 
masing-masing. Saat ini di laporkan warga masih memadati tempat-tempat 
pengungisan dan mengharapkan bantuan berupa makanan siap saji dan obat-obatan 
terutama untuk para balita dan manula yang saat ini kondisinya sangat 
memprihatinkan. 
  
Saat wawancara melalui handphone pagi ini, paranormal kondang kembali 
meramalkan akan terjadi gempa yang lebih hebat dari gempa di Yogya & Jateng 
sekitar awal bulan Agustus 2006. Gempa yang di ikuti dengan gelombang Tsunami 
tersebut di perkirakan akan menerjang wilayah Jakarta mulai dari Tanjung Priok, 
Ancol, Kota, Mangga Dua yang akhirnya akan meluas ke hampir seluruh wilayah 
Jakarta dan sekitarnya . Di kahawatirkan efek dari gempa tersebut akan 
meng-aktifkan kembali lempengan dan patahan di sepanjang pulau jawa yang telah 
"mati" selama ratusan tahun lalu. 
  
Antisipasi dan kewaspadaan warga sangat di harapkan untuk meminimalisasi akibat 
dari gempa tersebut jika ramalan paranormal kali ini kembali terbukti. 
Berikut kilas balik mengenai ramalan yang sudah dan akan terjadi : 
1. Gempa & Tsunami Aceh bulan desember 2004, sudah di ramalkan bulan july 2004. 
2. Gempa Yogya & Jateng bulan mei 2006, sudah di ramalkan bulan january 2006. 
3. Gempa Pangandaran hari senin tanggal 17 juli, sudah di ramalkan bulan mei 
2006 sesaat setelah terjadinya gempa yogya & jateng. 
4. Gempa & Tsunami Jakarta dan sekitarnya yang di ramalkan akan terjadi awal 
bulan agustus 2006. 
  
Mungkinkah gempa yang akan terjadi bulan agustus nanti adalah "hadiah" untuk 
ulang tahun RI yang ke 61, akibat koropsi dan buruknya sistem serta birokrasi 
pemerintahan di negara kita sehingga menyebabkan rakyat indonesia selalu 
terpuruk dalam hutang dan kemiskinan? 
  
www.detiknews.com 
(dien) 
Santos Ltd A.B.N. 80 007 550 923
Disclaimer: The information contained in this email is intended only for the 
use of the
person(s) to whom it is addressed and may be confidential or contain 
privileged information. If you are not the intended recipient you are hereby
notified that any perusal, use, distribution, copying or disclosure is strictly
prohibited. If you have received this email in error please immediately 
advise us by return email and delete the email without making a copy.



-- 
This e-mail and all attachments is confidential and may contain legally 
privileged information intended solely for the use of the addressee.  If you 
are not the intended recipient, you are hereby notified that reading or any 
other use of this message is unauthorized.  Any views or opinions expressed in 
this message are solely those of the author, and do not necessarily reflect 
those of Murphy Oil Corporation or any of its subsidiaries. 













-- 
http://rovicky.wordpress.com/ 
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Mohon menggunakan mailist sesuai dengan peruntukannya. 
IATMI-KL : [EMAIL PROTECTED] 
Cerita santai : [EMAIL PROTECTED] 
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke