Sahabat, 
para eksekutif muda khususnya di bidang G&G,

Saya kemarin siang ditelpon kawan saya yang bekerja di
PT. Krakatau Steel Cilegon, Beliau mengatakan akan
mengadakan Seminar tentang Tsunami di Cilegon sekitar
Senin minggu depan. Dia sudah tahu (mungkin dari
media) tentang ahli gempa dan tsunami di Indonesia
seperti Pak Nanang Puspito, Wahyu Triyoso, Hamzah dll
dari ITB. Mereka minta ke saya alamat email dan nomor
teleponnya. Kebetulan saya punya arsipnya maka saya
serahkan kepada mereka untuk langsung menghubungi para
ahlinya. Saya juga menambahkan beberapa nama staf BMG
yang bisa dijadikan nara sumber serta para ahli
lainnya, termasuk yang aktif di IAGI dan HAGI.

Kita berpikir yang positif saja, mudah-mudahan mereka
bisa menjelaskan secara benar, informatif dan
sosialisasi tentang gempa - tsunami dan segala yang
terkait akibatnya. 

Menurut saya beberapa kejadian alam di Indonesia
akhir-akhir ini sebaiknya menjadi alat yang baik untuk
introspeksi diri kita dan memberikan sumbangsih
profesionalisme kita kepada masyarakat yang
membutuhkan selain kepedulian finansial dan bantuan
yang lainnya.

Demikian sekedar urun rembug dan wassalam.

TAM

--- Hendri Ruslan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Pak Andang YSH,
> Pernyataan Pak Awang tersebut mungkin hanya
> antisipasi saja untuk lebih 
> berhati-hati,  plus untuk mengingatkan bahwa ada
> aturan siapa yang berwenang 
> untuk mengeluarkan pernyataan di muka umum ?.
> 
> Salam,
> Hendri
> ----- Original Message ----- 
> From: "Andang Bachtiar" <[EMAIL PROTECTED]>
> To: <[email protected]>
> Sent: Tuesday, July 25, 2006 6:47 PM
> Subject: Re: [iagi-net-l] Opini Gempa diantara
> Eksekutif Muda Jakarta
> 
> 
> > Saudaraku: Awang yang saya kagumi,...
> >
> > Saya benar2 tergelitik dengan pernyataan sampeyan
> bahwa ada geologist2 (yg 
> > langsung mendapatkan popularitas) yang tidak sadar
> bahwa pendapat2-nya 
> > bisa meresahkan (masyarakat?), terutama dalam
> konteks Bencana Gempa & 
> > Tsunami akhir-akhir ini......
> >
> > Kalau kita simak di media akhir-akhir ini (di TV,
> radio, koran, internet) 
> > sebenarnya kawan-kawan geosaintist yang (saya
> yakin) semuanya volunteering 
> > bicara karena panggilan nurani, tugas, profesi
> maupun organisasi-nya 
> > jumlahnya tidak banyak dan kita hampir tahu nama
> mereka satu-persatu 
> > (untungnya sejak tidak menjadi Ketua IAGI saya
> relatif tidak pernah lagi 
> > berbicara di media ttg Gempa&Tsunami karena memang
> ilmu saya masih sangat 
> > dangkal dibandingkan para pakar Gempa, Tsunami,
> Tektonik dsb, sehingga 
> > otomatis -mudah2an- saya tidak termasuk dalam
> kategori yg sampeyan 
> > sebutkan);.... Dan sejauh menyangkut pernyataan2
> mereka yang saya monitor: 
> > saya belum menemukan sesuatu yang meresahkan
> masyarakat disitu. Malahan 
> > kebanyakan dari mereka seringkali harus terbangun
> malam-malam karena 
> > ditilpun-i oleh masyarakat yang resah untuk
> menenangkan mereka 
> > satu-per-satu...... Maka dari itu, saya mohon
> pencerahan ,.... kira-kira 
> > siapakah diantara kawan-kawan kita yang bicara di
> media itu yang 
> > meresahkan masyarakat? Atau paling tidak:
> bagaimanakah pernyataan2 
> > kawan-kawan tersebut yang bisa meresahkan
> masyarakat? Hal ini perlu untuk 
> > diklarifikasi, karena sinyalemen sampeyan (apabila
> benar) dapat menjadi 
> > umpan-balik bagi kawan2 yg lain untuk introspeksi
> dan memperbaiki diri 
> > dalam rangka bicara dan sosialisasi ke masyarakat
> yang lebih benar.....
> >
> > "Berhati-hati bicara" bukan berarti terus lantas
> "diam membiarkan". Secara 
> > pribadi, saya malahan meng-"encourage" semua
> geosaintist yang punya 
> > kesadaran nurani untuk terus-menerus bicara kepada
> masyarakat, baik 
> > melalui IAGI, HAGI, Alumni, Klub2 Sosial, Pendaki
> Gunung, Karang Taruna, 
> > Bupati, Walikota, Staff Pemerintahan, Perguran
> Tinggi, LSM dsb-nya. 
> > Janganlah kita berpuas diri bicara kepada diri
> sendiri (atau kelompok 
> > sendiri). Karena hal itu malahan akan membuat ilmu
> geologi menjadi semakin 
> > ter-alineasi dari masyarakatnya. Saya yakin,
> pengertian-pengertian dasar 
> > tentang aspek bahaya dari posisi tektonik aktif
> Indonesia dengan implikasi 
> > gempa&tsunami-nya hampir semua geosaintist
> memahaminya dan dapat 
> > menerangkannya kepada masyarakat. Demikian juga
> bahwa tidak ada satu 
> > geologist-pun di dunia ini yang dapat menentukan
> dengan pasti jam, hari, 
> > tanggal, bulan, tahun akan terjadinya gempa (dan
> tsunami). Sehebat-hebat 
> > analisis geologi, geofisik, geokimia, dll pasti
> masih punya kadar 
> > ketidak-pastian, standard deviasi, dan komponen2
> statistik lainnya. Dan 
> > saya yakin semua geosaintist yang pernah lulus
> dari perguruan tinggi 
> > memahami dan sangat mengerti tentang hal itu.
> Dengan demikian hampir dapat 
> > dipastikan bahwa kalau ada geosaintist yang
> menyatakan hasil analisis ttg 
> > gempa&tsunami kemudian pernyataan itu meresahkan
> masyarakat... itu bukan 
> > disebabkan oleh pernyataannya, tetapi lebih ke
> persepsi masyarakat yang 
> > belum sepenuhnya terbangun untuk menyerap
> informasi dengan implikasi 
> > dimensi waktu yang panjang (skala geologi),
> dimensi besaran yang guedhe 
> > (volume slab, kekuatan gempa dsb), dan dimensi
> ketidakpastian (standard 
> > deviasi). Kita tidak boleh lantas diam membiarkan
> persepsi itu begitu 
> > saja. Kita harus terus bicara untuk membangun
> persepsi dan paradigma baru 
> > GEOLOGI di masyarakat.
> >
> > Nah, kalau anda sering mengutip istilah: "Publish
> or Perish", dalam kasus 
> > sosialisasi geologi ke masyarakat ini saya lebih
> menyarankan istilah: 
> > "Speak-up or F....d - up"
> >
> > Salam hormat
> >
> > ADB - Arema
> >
> >
> > ----- Original Message ----- 
> > From: "Awang Harun Satyana" <[EMAIL PROTECTED]>
> > To: <[email protected]>
> > Sent: Tuesday, July 25, 2006 4:45 PM
> > Subject: RE: [iagi-net-l] Opini Gempa diantara
> Eksekutif Muda Jakarta
> >
> >
> > ===== Nama-nama ahli geologi langsung mendapatkan
> popularitas, padahal tak 
> > disadarinya bahwa pendapat2-nya bisa meresahkan,
> ========
> >
> > Salam,
> > awang
> >
> >
> >
> >
>
---------------------------------------------------------------------
> > -----  PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru
> > -----  Call For Papers until 26 May 2006          
>   -----  Submit to: 
> > [EMAIL PROTECTED]   
>
---------------------------------------------------------------------
> > To unsubscribe, send email to:
> iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> > To subscribe, send email to:
> iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
> > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> > Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
> > Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
> > No. Rek: 123 0085005314
> > Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
> > Bank BCA KCP. Manara Mulia
> > No. Rekening: 255-1088580
> > A/n: Shinta Damayanti
> > IAGI-net Archive 1:
> http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> > IAGI-net Archive 2:
> http://groups.yahoo.com/group/iagi
> >
>
---------------------------------------------------------------------
> > 
> 
> 
>
---------------------------------------------------------------------
> -----  PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru
> -----  Call For Papers until 26 May 2006            
> 
> -----  Submit to:
> [EMAIL PROTECTED]    
>
---------------------------------------------------------------------
> To unsubscribe, send email to:
> iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> To subscribe, send email to:
> iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
> No. Rek: 123 0085005314
> Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
> Bank BCA KCP. Manara Mulia
> No. Rekening: 255-1088580
> A/n: Shinta Damayanti
> IAGI-net Archive 1:
> http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> IAGI-net Archive 2:
> http://groups.yahoo.com/group/iagi
>
---------------------------------------------------------------------
> 
> 
=== message truncated ===


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

---------------------------------------------------------------------
-----  PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru
-----  Call For Papers until 26 May 2006             
-----  Submit to: [EMAIL PROTECTED]    
---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke