Siapa yang mengira kalau sebuah cekungan asal retakan (rifting)yang
telah dinyatakan stabil 250 juta tahun lalu ternyata sesar2 utamanya
yang terkubur dalam ternyata masih bergerak dan menimbulkan gempa besar
di New Madrid, Missouri 1812 ? No one knows exactly how Mother Earth
operates...

Yang diceritakan Wikan di bawah adalah rifting earthquake yang terjadi
di Illinois Basin. Bisa terjadi, tetapi sangat jarang. Proto-cekungan
Illinois merentang waktu sampai satu milyar tahun. Sebuah lembah-retakan
(rift-valley) terletak dalam di bawah Cekungan Illinois. Sekitar 1
milyar tahun yl, proto-benua Amerika Utara terbelah dua oleh lembah
retakan tersebut berarah SBD-UTL dari Sungai Mississippi-Ohio ke
Semenanjung Michigan. 

Lembah retakan ini tenggelam saat rift membuka. Lembah ini "segera"
tertutup sediment-sedimen yang berasal dari tinggian2 sekitarnya,
kemudian makin tenggelam akibat beban sediment dan thermal cooling
(biasa dalam sejarah rifting). Sekitar 500 juta tahun yang lalu,
penenggelaman cekungan di tengah daratan ini (non-marin) telah mencapai
level di bawah muka air laut, maka air laut membanjiri cekungan ini dan
sediment marin pun diendapkan, tipis saja karena penenggelaman cekungan
saat itu minimal.

Sekitar 330 juta tahun yl, sedimentasi karbonat berhenti karena
Pegunungan Appalachia di sebelah timurnya telah terangkat dan mensuplai
sediment klastik non-marin. Lingkungan menjadi non-marin lagi, alluvial
plain di mana-mana, juga di wilayah yang luas terdapat banyak batubara,
yang menjadi sumberdaya utama Illinois Basin (juga potensi CBM-nya).

Sekitar 250 juta tahun yl, cekungan ini stabil tanpa penenggelaman dan
tanpa sedimentasi sebab sediment dari Appalachian Mts. telah mengalir ke
tempat lain akibat tektonik berikutnya. Hanya erosi yang terjadi di
cekungan ini, itu pun minimal karena tak ada lagi pengangkatan.

Semua mengira Illinois Basin telah stabil, sampai sebuah gempa besar
mengguncang New Madrid di Missouri yang duduk di atas Illinois Basin
pada 1812.

Jauh di luar jalur tepi lempeng yang aktif bertemu (konvergen) area-area
bekas continental splitting yang jadi rift-valley juga harus dimasukkan
sebagai wilayah earthquake hazard. St. Louis, Montreal, dan Quebec
adalah kota2 dengan EQ hazard yang sama seperti New Madrid, juga
wilayah2 di sekitar Danau Ontario dan Erie. Tempat2 ini duduk di bekas
jalur continental splitting. Tak ada yang menjamin walaupun umurnya
telah 1 milyar tahun tak akan bergerak lagi.

Salam,
awang 

-----Original Message-----
From: Winderasta, Wikan (wikanw) [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
Sent: Monday, July 31, 2006 11:00 PM
To: [email protected]
Subject: RE: [iagi-net-l] Gempa utama - Gempa Susulan

Cerita berikut sekedar sharing dari menonton program acara di National
Geographic channel.

Di acara tersebut "Ultimate Earthquake" diceritakan tentang beberapa
gempa besar yang kemudian diinterpretasikan penyebabnya cukup unik. Dari
serangkaian gempa tersebut ada 2 kategori gempa yang menarik yaitu:
1. Intra plate earthquake yang dianggap terjadi di Bhuj (India, 2001 -
Mag 7) dan New Madrid (Mississippi/Mid-Continent US - Mag 8)
2. Resonance earthquake yang dianggap terjadi di Mexico City (1985 -
magnitude 8.1)

Gempa di India dan Mississippi merupakan gempa dengan episentrum yang
berlokasi cukup jauh (>100 miles) dari zona active margin. Di dalam
acara tersebut, oleh seismologist diinterpretasikan pusat gempa
berkaitan dengan proses depression (rifting ??) yang terjadi di intra
plate. Khusus untuk gempa di Mississippi, setelah terjadi gempa utama
(Mag 8) kemudian diikuti 2 gempa susulan yang juga berkekuatan mag-8,
dan selama hampir sepanjang setahun kemudian tercatat ~2000 tremors.

Dalam kasus lain, gempa di Mexico City terjadi jauh dari episentrum
(>200 miles dari zona subduksi Cocos plate). Yang menarik adalah
terjadinya massive destruction pada suatu urban area (luas sekitar 15
km2). Blok tersebut dinyatakan sebagai sebuah area danau purba yang
sebelumnya (700 tahun lalu) oleh penakluk Spanyol dilakukan reklamasi
pada kota channel purba Tenochtitlan. Akibat reklamasi tersebut, blok
tersebut berdiri pada kondisi tanah yang lunak dan tidak stabil.
Gelombang gempa yang kemudian terjadi, diinterpretasikan terperangkap
dalam cekungan bekas danau tersebut dan disimulasikan beresonansi pada
bidang dasar danau sehingga menggoyang seluruh tubuh material pengisi
danau purba dan blok bangunan di atasnya. Pembangunan gedung-gedung
beton yang rentan terhadap goyangan di lokasi tersebut, akibat buruknya
penataan ruang kota tanpa studi potensi kerawanan gempa, menyebabkan
kerusakan dan korban jiwa yang sangat besar. 

Di acara tersebut, berdasarkan bencana-bencana yang terjadi, juga
diingatkan adanya potensi gempa di wilayah yang selama ini dianggap
stabil (intra plate), maupun akibat kurangnya studi terhadap kerentanan
lahan terhadap proses alam, sehingga meskipun berlokasi jauh dari jalur
episentrum tetap berpotensi terhadap bencana. Kalau saya ingat dengan
kota Bandung dan mungkin Jakarta, apakah terdapat lokasi-lokasi yang
mirip dengan blok area ancient lake di Mexico City yang kemudian
dibangun bangunan-bangunan beton yang rentan terhadap gempa.

Salam,
WW





---------------------------------------------------------------------
-----  PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru
-----  Call For Papers until 26 May 2006
-----  Submit to: [EMAIL PROTECTED]
---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke