|
Genting Oil melakukan eksplorasi di Indonesia bukan
hanya di Blok Natuna saja, tetapi mereka telah sepakat akan mengambil blok baru
lagi di Sumatera (1 juta hektar) untuk explorasi minyak jarak (Jatropha
curcas).
(dikuitip dari Blog-nya Pak Dr.H. Susilo Bambang
Yudhoyono, http://www.presidensby.info/ ) Jumat, 4 Agustus 2006, 11:00:47 WIB Genting Bhd. akan Kembangkan Biofuel di Indonesia
Presiden SBY didampingi beberapa menteri pada acara acara pertemuan dengan para pengusaha Malaysia, di Kuala Lumpur, Jumat (4/8). (foto: abror/presidensby.info) Kuala Lumpur: Hari kedua kehadirannya di Malaysia, Jumat (4/8), Presiden
Susilo Bambang Yudhoyono memanfaatkan waktunya untuk bertemu dengan para
pengusaha Malaysia. Pertemuan dengan format one on one meeting itu
dilakukan di Marriot Hotel, Kuala Lumpur. Presiden didampingi beberapa menteri
yang terkait. Seusai one on one meeting , Presiden SBY menghadiri
Round Table Meeting yang diprakarsai Kuala Lumpur Business Club ( KLBC )
ini,
Hadir pada acara Round Table Meeting ini adalah pengusaha anggota KLBC, sementara Presiden didampingi Menko Perekonomian Boediono, Menteri Perdagangan Mari Elka, Menteri Perindustrian Fahmi Idris, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Erman Suparno, Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda, Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro, Meneg BUMN Sugiharto, Staf Khusus Menteri ESDM Al Hilal Hamdi, Ketua BKPM M.Lutfi, Kepala Badan Pertanahan Nasional Joyo Winoto, Gubernur Provinsi Riau Rusli Zaenal, dan Dubes RI untuk Malaysia Rusdihardjo. Dalam one on one meeting yang berlangsung secara tertutup, dilakukan pertemuan secara bergilir. Pukul 09.00 09.15 Presiden SBY menerima pimpinan Sime Darby Bhd, yaitu perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan, bio diesel dan energi. Pukul 9.20 9.35 dengan Genting Bhd, yaitu perusahaan yang bergerak di bidang bio diesel, hospitality dan pariwisata. Pukul 9.40 9.55 , Presiden menerima pimpinan perusahaan Khazanah Nasional, CIMB yang bergerak di bidang jasa keuangan, Telekom Malaysia Bhd, dan United Engineers Malaysia Bhd. Sesi terakhir, pukul 10.00 10.15, Presiden menerima pimpinan perusahaan Sepura Grup, Chairman PECD Bhd. Seusai pertemuan, Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro kepada wartawan menjelaskan, pada pertemuan one on one Presiden dengan Genting Bhd, dihasilkan komitmen dari Genting Bhd, untuk berpartisipasi menanamkan modal di bidang biofuel. Genting Oil menyatakan kesediaannya untuk mengambil lahan 1 juta hektar untuk pengembahan bio diesel, investasi itu kurang lebih senilai 1 juta Dollar AS, kata Purnomo. Purnomo juga menjelaskan bahwa dalam proses pengembangan biofuel ini, seperti juga bahan bakar minyak, terdiri dari upstream ( hulu ) dan down stream (hilir). Untuk itu kami harus mempersiapkan dari persiapan lahan, proses pabrikasi, kemudian marketing, dan fund rising, jelas Purnomo. Untuk marketing, PLN dan Pertamina sudah menyatakan kesediannya untuk menampung hasil produksi, dan untuk masalah fund rising rasanya Genting Oil tidak membutuhkannya, karena mereka adalah perusahaan besar dengan capital yang cukup, kata Purnomo lagi. (nnf) ______________________________________________________________________ This email has been scanned by the MessageLabs Email Security System. For more information please visit http://www.messagelabs.com/email ______________________________________________________________________ |

