Lindu Jogja dan Pangandaran telah di bahas di buku yang murah, tak sampai separo harga T-bone steak, ku dapatkan di airport Halim kemarin: Gempa Jogja, Indonesia & Dunia, Gramedia, 2006. Colourfull, 140'an gambar/foto, bahas lempeng tektonik, statistik gempa dunia, Merapi, Pangandaran, inversi seismik tunjukkan 3D lempeng Indonesia, candi-candi Jogja, skala 'lindu' pada hampir di "state of the art", foto dan komentar pakar tektonik, Bpk-Ibu para doktor itu: Sri Widiyantoro, Prih Harjadi, Sari Bahagiarti, Heru Sigit, Ahmad Rodi, Eko Teguh, Fauzi, Wahyu Triyoso, Maridjan, Maryanto (eh terakhir ini ga), dll.
Wah kagag karena iklanin buku itu lho, tapi dengan uang receh itu akan sosialisasi 'lindu', nylametin banyak orang olehnya, gimana sikap kalau ada gempa, tsunami. Ini juga bahan bagus pembelajaran SD hingga yang sudah profesor. Bisa saja doktorpun masih perlu kernyitkan kening tuk selami semua ilmu di gambar-gambar itu, terutama tantangan bagaimana atasi "jeopardy" gempa. Ada foto "awan panjang" dugaan akan ada gempa, walau belum termasuk bola api Parangtritis itu. Ada model rumah tahan gempa "RISHA": Rumah Instan Sederhana Sehat. Harga 39 juta saja, tahan gempa. Wass, MYT. -----Original Message----- From: Maryanto (Maryant) [mailto:[EMAIL PROTECTED] Sent: Thursday, August 10, 2006 4:56 PM To: [email protected] Subject: RE: [iagi-net-l] LINDU Wah Mas Budiman ini, memang "embah-embah" itu sudah pinter banget sejak lama. Banyak istilah jawa yang di serap menjadi kosa-kata bhs Inggris. Misalnya, bhs Inggris yang langsung memakai istilah Jawa itu (he..he..he..) : duren, the gun ( suaranya mirip suara kelapa-muda ("degan") jatuh), the camp (suara bedil akibatkan banyak orang tiarap "ndekem" takut, the box (kotak yang dulu banyak di lapisi pohon pisang "debog"), ... hemm... Setelah "redi", "lindu", nanti juga 'hama', 'pageblug', barangkali.... Di Simposium geologi jogja itu, memang semakin jelas peranan geologist untuk menjadi soko-guru benar-benar 'semua ilmu yang di bumi': ya tektnonik, stratigrafi, paleontologi, bioevolution, lalu ke ekonomi, lindu, sejarah, bahasa, dari big-bang hingga masa depan, dll (setidaknya itu temaku). Pokoknya semua ilmu yang di bumi. Saya ke Prangtritis lagi kemarin, dapatkan CD sa'at-sa'at gempa Jogja 27 Mei 2006. Durasi 17 menit, 777 Mb file itu, cakup 4 menit keramain sebelum gempa, lalu gempa di lihatkan dua bola api di tengah laut, lalu keributan di jalan sepanjang 25 km Parangtritis-kota Jogja. Itu termasuk tayangan file ini ke Lativi "Sorotan Utama". Jarak bola api dari pantai sekitar (kasar nih) 10 km, tinggi 20 m, lebar 14 m, warna, ya warna api itu. Bagaimana crita atawa analisa kemarin ? Nadanya sudah di bahas luas sekali. Rumah yang kerangkanya besi cor, tak retak, lainnya umumnya tanpa kerangka besi, dan ya hancur di kakek-ku di Kretek, dekat Parangtritis itu. Salam, Maryanto. -----Original Message----- From: Agus Hendratno [mailto:[EMAIL PROTECTED] Sent: Wednesday, August 02, 2006 4:19 PM To: [email protected] Subject: Re: [iagi-net-l] LINDU : Lir in Donya LINDU mungkin : lir in donya, lir in sambikolo. lir in donya, geek ya artine : leno ning donya. Ora sadar nek ada di dunia yang buminya aktif dan dinamis. Yak e.., lho.. mungkin itu mas iful.. aku balik ke Cilacap maning kiye.. salam, agus hendratno --- mohammad syaiful <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > mas budiman pasti senang guyon. lha, memang sampai sekarang, 'lindu' > adalah bahasa jawa. di yogya, kemarin2 ini juga teriaknya yo 'lindu', > bukan 'gempa', he..he.. > > kalau pak maryanto, pasti dulu sempat dapat pelajaran 'kerotho boso', > seperti halnya saya waktu masih sekolah dasar, ilmu utk gothak-gathuk > bahasa sampai passss..... > > salam, > syaiful > > > On 8/2/06, Budiarto, Budiman > <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > > Waktu kecil, orang-orang tua di kampung saya yang > terletak di sekitar > > Gunung Tidar menyebut istilah gempa bumi dengan > "LINDU". Setiap ada > > gempa orang selalu berteriak-teriak "Ono LINDU" ( > ada gempa). > > > > Dari mana ya kira-kira istilah LINDU tsb? > Mungkinkah nenek saya sudah > > tahu ("Large Intensity Natural Disaster > Underground")sejak dari jaman > > penjajahan belanda?? > > > > > > Just curious. > > > > > > Budiman Budiarto > > > > CONOCOPHILLIPS > > Gedung Menara Mulia > > JL. Jend Gatot Subroto KV 9-11 > > JAKARTA 12930 > > > > Phone 524-1631 > > Mobile 0811-8-2222-1 > > > > > > -----Original Message----- > > From: Maryanto (Maryant) > [mailto:[EMAIL PROTECTED] > > Sent: Wednesday, August 02, 2006 6:57 AM > > To: [email protected]; Himpunan Ahli Geofisika > Indonesia (HAGI) > > Subject: [iagi-net-l] LINDU > > > > > > LINDU ("Large Intensity Natural Disaster > Underground"). > > > > > > > > Pingin selamat sejahtera 7 turunan? > > > > Se-"wise" dan seterkenal Newton, Einstein? > > > > Lihat 7 keajaiban dunia ? > > > > Jagadraya yang 7 lapis di bentuk atom berkulit > maximum 7 ? > > > > 7 megaplates di bumi, > > > > 7 planetary cyclones, global basin, subbasin, > gunung, stratigrafi > > universal, resources, gempa, > > > > tanpa pusing 7 keliling ? > > > > Ku se-7 untuk "sampeyan ndalem" fokuskan men-7 > arah lihat: > > > > > > > > Poster no 7 yg perlihatkan singkatan seratusan > nama pakar membentuk > > akronim termasuk kata kampung kelahiranku: A'AN > Maryanto, SEMPOL, HARJO > > BINANGUN, PAKEM, SLEMAN, ARIF, SYUKUR, BERKAH, > REDI, LINDU, dll. Boleh > > masing-masing 7 pertanyaan pada "any science > discipline", di dua hari, > > 3-4 Agustus 2006, mulai besuk di : > > > > > > > > The 8th Field Wise Seminar on Geological > Engineering Field and The 3rd > > International Symposium on Earth Resources and > Geological Engineering > > Education, Yogyakarta, 3-4 August 2006, By: > Gadjah Mada University. > > > > > > > > SALAM Theory > > > > and > > > > LINDU ("Large Intensity Natural Disaster > Underground"). > > > > > > > > Abstract: > > > > > > > > LINDU ("Large Intensity Natural Disaster > Underground") is global > > earthquake trough the time. SALAM acronyms of > "Seven to the n-th power > > of ten Annum Long of Age and Minor" cycle > (Maryanto, 2003). SALAM theory > > indicates high possibility (~90 %) that the earth > (beside a day rotation > > and a year revolution), travels trough a path of a > sum of sinusoidal > > functions with period (annum) : 7, 70, 700, ..., 7 > G, with its amplitude > > is greater for the longer period, and with minor > cycles: a year, a > > month, a week, a day. The global earthquake number > during the last > > century has high correlation (~90%) to that cycle. > Casualty during the > > last 5 years by global earthquake is 91 % in the > high tide week (full > > moon and new moon weeks) (JT Nordberg, 2005). > Aceh's aftershock per day > > reflects higher quakes on those weeks. Mount > Merapi eruptions in the > > last 170 years are 70 % in the high tide week (the > three month 2006 > > eruption evolution could be predicted in a half > week error). Space wave > > in plate tectonic could be exist in period of > about (km): 7, 70, 700, > > and 7000 (showing resources globally). Minimizing > disaster could be > > effective by monitoring greater than 1 M quake by > seismometer located > > every 70 km along Circum Pacific and > Mediterranean. > > > > > > > > > > > > Wass, Maryanto. > > > --------------------------------------------------------------------- ----- PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru ----- Call For Papers until 26 May 2006 ----- Submit to: [EMAIL PROTECTED] --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314 Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara Mulia No. Rekening: 255-1088580 A/n: Shinta Damayanti IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi ---------------------------------------------------------------------

