Pan namanya energy alternatif, alternatif untuk yg ramah lingkungan,
alternatif kalau consumption HC naik terus  dan  produksinya tak mencukupi,
dan alternatif karena hal lainnya, jadi tak bisa menggantikan 100% HC. Kalau
tak ada sate padang..sate madura juga boleh
On 8/15/06, B. Pujasmadi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

Pan udah pernah dibahas, bahwa kapasitas produksi jarak, hampir tidak
mungkin mengganti 100% konsumsi bbm saat ini. Kalo gak salah itung, satu
mobil perlu 1 ha lahan untuk konsumsi 5-10 l/hari. Bisa menggantikan 50% aja
udah pol hebat. Yang mobil hibrid  ternyata juga masih belum bisa
meninggalkan bbm.Yang  Hidrogen juga ternyata bahan dasar utama masih
berasal dari hidrokarbon.  Setidaknya menunggu sampai minyak benar-benar
habis, belum akan sepenuhnya tergantikan. Paling tidak aman sampai pensiun
lah..heheh.

  Daripada jadi petani jarak mending jadi pedagang besi tua aja, pan nanti
banyak mobil rongsok yang gak bisa jalan kalo bbm gak ada lagi.

  Salam

Prasiddha Hestu Narendra <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  saat ini pemerintah sedang menyiapkan rancangan utk mendorong adanya
energi
alteratif berupa biodisel dari tanaman jarak, setelah sebelumnya
pemerintah
begitu getol dengan program briket batubara. Tetapi briket batubara
ternyata kurang diminati oleh konsumen, dan lagi batubara masih termasuk
sumber energi tak terbaharukan.
investasi biodisel berupa penyiapan lahan sekitar 2 juta ha dan dana
mencapai sekitar 200 trilyun rupiah yg didapatkan dari konsorsium beberapa
bank dalam negri, investasi asing dari malaysia, singapura dan china.

Kemarin di TV ada tayangan bahwa di Inggris sudah mulai di pasarkan sepeda
motor dgn bahan bakar higrogen, cara pengisiannya mudah dan bisa sumber
energinya atau semacam akinya bisa dicopot untuk keperluan lain misal
penerangan lampu. Asyiknya lagi polusi yg dihasilkan berupa air yg bisa
dikonsumsi, oksigen dan panas. Shg sangat ramah lingkungan. Harganya $
6.000,- dan bisa ditekan lagi jika sudah produksi massal.
Sementara di Swedia sudah mulai dikeluarkan insentif yg menarik bagi
kendaraan yg menggunakan biodiesel, salah satunya parkir gratis, pajak
dll.
Hebatnya lagi biodiesel tersebut berasal dari sampah rumah tangga. Memang
harga mobilnya lebih tinggi tetapi setelah dihitung dg insentif yg didapat
costnya jadi cukup menarik.

Nah bagaimana kira2 energi fosil sbg penghasil petro dolar beberapa tahun
kedepan?
He..he...saya ndak bisa membayangkan para geocientist nanti jadi petani
jarak beberapa puluh tahun kedepan.............

salam,
PR


---------------------------------------------------------------------
----- PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru
----- Call For Papers until 26 May 2006
----- Submit to: [EMAIL PROTECTED]
---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------




---------------------------------
Talk is cheap. Use Yahoo! Messenger to make PC-to-Phone calls.  Great
rates starting at 1ยข/min.




--
OK TAUFIK

Kirim email ke