Ide untuk menghentikan aliran lumpur, mohon dikritisi

Buat penampungan lumpur di sekitar titik semburan setinggi 2m di atas semburan 
maksimal, maka lumpur tidak akan mengalir lagi karena tertahan oleh 
hidrostatiknya sendiri. (tinggi semburan maksimal yg saya ketahui adalah 25 ft 
di atas ground level)

Konstruksi dapat berupa :
1) tanggul yg ada ditinggikan sampai 2m di atas semburan maksimal
2) titik semburan diselubungi tabung berdiameter lebih besar dari diameter 
lubang semburan, yg puncaknya 2m di atas semburan maksimal

Kedua konstruksi harus memperhatikan jangan sampai ada kebocoran.

Dasar teori :
Tinggi semburan di atas permukaan = tinggi kolom fluida - kedalaman sumber 
lumpur dari permukaan 

Tinggi kolom fluida = fungsi dari formation pressure dan fluid density.

Selama formation pressure dan fluid density konstan, tinggi kolom fluida akan 
konstan, maka tinggi semburan akan konstan

Tinggi semburan bertambah bila formation pressure bertambah atau fluid density 
berkurang

Formation pressure saat ini berkecenderungan tetap.
- FP bertambah bila ada peningkatan tectonic stress, 
- FP berkurang bila melampaui titik depletion karena mud recharge < mud 
discharge 

Fluid density berkurang bila fraksi air dalam lumpur bertambah


Sekedar ide saja untuk konstruksi yg diusulkan : 
- Tanggul yg ada diperkuat dan ditinggikan, atau 
- Tabung bisa berupa selubung besi yg diangkat oleh 3-4 helicopter terlatih, 
dan kemudian sedikit dibenamkan (dengan pembebanan atau penumbukan) ke bawah 
ground level awal, di bawah dasar lumpur di permukaan.

Tapi saya berharap kita tidak memperdebatkan kesulitan teknis operasional 
konstruksinya.
Kita serahkan saja pada pihak engineering (dan militer/zeni?)


Salam,
 
 
A R I E F   B U D I M A N
Pertamina - Eksplorasi Sumatra
Phone    : (021) 350 2150 ext.1782
Mobile   : 0813 1770 4257 / (021) 70 23 73 63


-----Original Message-----
From: M Untung [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
Sent: Tuesday, August 22, 2006 9:25 PM
To: [email protected]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]
Subject: Re: [iagi-net-l] LuSi : Sebuah Simplifikasi

Ide ini sangat bagus dan sangat masuk akal. Perlu ditindaklanjuti untuk
pelaksanaan selanjutnya. Jadi tidak ide-ide terus. Laksanakan segala sesuatu
setelah dapat diterima oleh para pakar. Dalam hal ini yang sangat penting
ialah topografi daerah tersebut diukur dengan teliti. Jangan sampai airlaut
yang masuk ke daratan lewat terusan (parit) yang dibuat. Pasang-surut air
laut perlu dipertimbangkan. Pada umumnya pikiran ini saya dukung.
Terimakasih.
M. Untung
----- Original Message -----
From: "Eko Prasetyo" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>; <'[EMAIL PROTECTED]'>;
<[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Tuesday, August 22, 2006 1:38 PM
Subject: [iagi-net-l] LuSi : Sebuah Simplifikasi


> Kalau boleh, ingin rasanya diri ini bercerita mengenai ide yang
> terkungking di kepala seminggu ini, ide yang muncul dari simplifikasi
> masalah: sesuatu yang mengalir perlu diberi jalan, kalau tidak dia
> akan terus menggerus sisi-sisinya.
>
> Galilah parit setinggi 5 meter dan selebar 20 meter yang menghubungkan
> banjar panji dengan laut jawa atau selat madura,
>
> Semen dengan ketebalan 50 centimeter sisi-sisinya agar tak terjadi
> intrusi air ke tanah,
>
> Bangunlah weir structure setiap 100 meter sebagai metode
> pensedimentasian suspended solid yang terikut oleh Lumpur, sehingga
> hanya air yang dapat mengalir ke laut.
>
> Siapkan industri-industri yang dapat mempergunakan solid phase dari
> Lumpur ini sebagai bahan baku di sekitar parit raksasa ini,
>
> Gunakan tenaga kerja dari penduduk sekitar Banjar Panji,
>
> Lumpur akan terus mengalir selama 50.000 m3 bahan terus mengalir per
> hari dan industri2 ini tak akan kehabisan bahan baku selama
> bertahun-tahun.
>
> Itu ide simple dari saya, dan pastilah akan banyak yang dapat
> diserang. Tapi perlukah kita menyerang terus ide-ide?
>
> ---------------------------------------------------------------------
> -----  PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru
> -----  Call For Papers until 26 May 2006
> -----  Submit to: [EMAIL PROTECTED]
> ---------------------------------------------------------------------
> To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
> No. Rek: 123 0085005314
> Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
> Bank BCA KCP. Manara Mulia
> No. Rekening: 255-1088580
> A/n: Shinta Damayanti
> IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
> ---------------------------------------------------------------------


---------------------------------------------------------------------
-----  PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru
-----  Call For Papers until 26 May 2006             
-----  Submit to: [EMAIL PROTECTED]    
---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------


---------------------------------------------------------------------
-----  PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru
-----  Call For Papers until 26 May 2006
-----  Submit to: [EMAIL PROTECTED]
---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke