Persoalan banjir lumpur panas Sidoarjo dari hari ke hari semakin kritis dengan ancaman bahaya yang makin terus meningkat pula. Sementara semburan lumpur masih terus berlangsung, dan kita tidak tahu kapan akan berakhir, musim hujan makin mendekat. Semburan lumpur panas yang tanpa henti menyebabkan genangan lumpur yang makin tinggi. Tanggul telah dibuat, dan terus ditinggikan mengikuti tingginya permukaan genangan lumpur, tapi kita tahu bahwa tanggul itu adalah tanggul sementara yang tidak memiliki pondasi yang kuat karena hanya dibuat dari tumpukan timbunan tanah, tanpa kaki tertanam dengan kuat. Dengan kondisi yang demikian itu, tidaklah kita heran bila akhir-akhir ini makin sering terdengar kabar bahwa tanggul jebol.
Menghadapi persoalan yang makin lama semakin berbahaya itu, apa yang telah dilakukan Pemerintah? Rasanya tidak ada satu pun tindakan nyata Pemerintah untuk mengurangi bahaya lumpur itu selain dari menunggu. Menunggu lumpur itu dihentikan. Sementara itu, volume genangan lumpur dari hari hari terus bertambah, dan makin berbahaya. Sampai saat ini, praktis tidak ada kegiatan pengurangan volume lumpur yang berarti. Apa yang kita tunggu? Uraian lebih lanjut silahkan lihat di http://wahyu-read.blogspot.com/ Salam, WBS --- Rovicky Dwi Putrohari <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > dilaporkan "semakin deras", > berapakah debit saat ini ? > > rdp > === > 30/08/2006 12:10 - Nusantara/Headline News > Rapat kabinet terbatas yang salah satunya membahas > masalah lumpur > panas di Sidoarjo. > (Metro TV) > > Metrotvnews.com, Jakarta: Masalah lumpur panas di > Sidoarjo menjadi > agenda pembahasan dalam rapat kabinet terbatas di > Kantor Kepresidenan, > Jakarta, Rabu (30/8) pagi. Rapat yang dimulai > sekitar pukul 09.00 WIB > ini dipimpin langsung Presiden Susilo Bambang > Yudhoyono. Dibahas > mengenai kondisi terakhir di Porong dan upaya > penanganannya. > > Rapat terbatas ini diikuti sejumlah menteri antara > lain Menteri > Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat Aburizal > Bakrie, Menteri > Energi dan Sumber Daya Mineral Purnomo Yusgiantoro, > Mentri Negara > Lingkungan Hidup Rahmat Witoelar, Menteri > Perhubungan Hatta Rajasa dan > Menteri Sosial Bachtiar Chamsyah. Dalam rapat ini > hadir pula Bupati > Sidoarjo Win Hendrarso dan Gubernur Jatim Imam > Utomo. > > Dari Sidoarjo, dilaporkan, jalan tol > Gempol-Surabaya, masih ditutup > akibat masih tingginya lumpur panas di ruas jalan > kilometer 39/300 > hingga 39/200. PT Jasa Marga menilai ketinggian > lumpur yang mencapai > 30 sentimeter bisa membahayakan para pengguna jalan. > Penutupan jalan > tol Gempol-Surabaya mengakibatkan kemacetan di jalur > alternatif, yakni > jalur Porong-Gempol. Berdasarkan pemantauan siang > ini, antrean > kendaraan mencapai sekitar dua kilometer. Volume > kendaraan semakin > bertambah di jalur ini karena kendaraan dari arah > Surabaya, pun > dialihkan ke jalur alternatif ini. > > Sementara semburan lumpur panas dari sumur PT > Lapindo Brantas di > Porong, semakin deras. Di bagian lain, ratusan warga > korban lumpur > kembali berunjuk-rasa. Aksi yang digelar di jalan > tol ini menuntut > agar segera dilakukan perbaikan tanggul. Bahkan, > warga sempat > mengambil sebuah truk pengangkut sirtu--material > padat--untuk segera > menutup tanggul yang jebol. Namun, tuntutan ini tak > bisa segera > dipenuhi karena lokasi tanggul yang jebol sulit > dijangkau. Hingga saat > ini, warga masih berkerumun di sepanjang tol, > tepatnya di kilometer > 39/200.(DEN) > > -- > http://rovicky.wordpress.com/ > > --------------------------------------------------------------------- > ----- PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru > ----- Call For Papers until 26 May 2006 > > ----- Submit to: > [EMAIL PROTECTED] > --------------------------------------------------------------------- > To unsubscribe, send email to: > iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id > To subscribe, send email to: > iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id > Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: > Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta > No. Rek: 123 0085005314 > Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) > Bank BCA KCP. Manara Mulia > No. Rekening: 255-1088580 > A/n: Shinta Damayanti > IAGI-net Archive 1: > http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ > IAGI-net Archive 2: > http://groups.yahoo.com/group/iagi > --------------------------------------------------------------------- > > __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com --------------------------------------------------------------------- ----- PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru ----- Call For Papers until 26 May 2006 ----- Submit to: [EMAIL PROTECTED] --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314 Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara Mulia No. Rekening: 255-1088580 A/n: Shinta Damayanti IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi ---------------------------------------------------------------------

