----- Original Message ----- From: "Ben Sapiie" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[email protected]> Sent: Wednesday, July 19, 2006 2:21 PM Subject: Re: [iagi-net-l] FW: Simulasi gempa Pangandaran/Ciamis
> Untuk penentuan jenis sesar dari gempa harus mengunakan pemodelan focal > mechanism (first motion study) dlm USGS ada dua metoda yaitu NEIC dan CMT > (Harvard Centroid Moment Tensor Solution). Perhitungannya didasarkan pada > sifat kedatangan gelombang P (Push or Pull) pada epicenter2. Hasil > perhitungannya presentasikan mengunakan stereographic projection, di karena > bentuknya seirng kali kita kenal sebagai beach ball yang menghasilkan dua > bidang sesar (double couple) dgn dua pergerakan yang sesuai dgn kinematika > (P=35 dan T=55 axes). Sehingga pembacaannya harus hati2, hal ini seringklai > menimbulkan kerancuan dalam meninterpretasikan jenis sesarnya dan sini pula > geologist yang akan berperan untuk menganalisa sesuai dgn logika tektonik > yang didukung data sebelumnya. > > Untuk gempa Pengandaran, dari USGS didapat dua bidang sesar 289/10, 95 dan > 104/80, 89 (keduanya dip slip), silahkan check. Sehingga dari kinematika > dimana T relative lebih vetikal dibanding P sesar2nya akan menjadi thrust > (oblique), dan menurut saya 289/10 mungkin lebih cocok untuk karakter > deformasi prisma akreasi dan juga sesuai dgn model tsunami yang dibicarakan > oleh Pak Awang sebelumnya. Model gempa ini kelihatannya mega thrust EQ sama > seperti gempa aceh dgn kekuatan Mw=7.7 kedalaman 10.2 km (menurut USGS: > www.earthquake.usgs.gov). Jika penelitian Pak Danny dilakukan didaerah ini > sebelumnya mungkin kita akan lebih bisa mengerti mengenai interval gempanya > (historikal gempa memperlihatkan seismik gap). > > Salam, > > Ben Sapiie > > > > > ----- Original Message ----- > From: "Awang Harun Satyana" <[EMAIL PROTECTED]> > To: <[email protected]> > Sent: Tuesday, July 18, 2006 12:04 PM > Subject: RE: [iagi-net-l] FW: Simulasi gempa Pangandaran/Ciamis > > > Pak Heru, > > Saya pikir tak bisa langsung disimpulkan begitu. Kebetulan saja di wilayah2 > konvergensi lempeng (bukan divergensi) pematahan batuan yang mengakibatkan > gempa umumnya terjadi sebagai penyesaran naik bukan normal. Dan, wilayah > gempa banyaknya di tepi konvergensi lempeng, bukan di wilayah divergensi > lempeng. Saya pikir kedua dip-slip fault ini (sesar naik dan sesar normal) > sama-sama bisa menggenerasikan tsunami karena gangguan terhadap kolom air > laut di atasnya (dengan catatan bahwa gempa ini sampai ke permukaan sea > floor, tidak dies out up section alias berakhir masih di subsurface – blind > fault). > > Salam, > awang > > -----Original Message----- > From: Wayan Ismara Heru Young [mailto:[EMAIL PROTECTED] > Sent: Tuesday, July 18, 2006 9:59 AM > To: [email protected] > Subject: Re: [iagi-net-l] FW: Simulasi gempa Pangandaran/Ciamis > > pak Awang, > dari tulisan bapak apa bisa saya simpulkan seperti ini: > gempa yg dihasilkan oleh sesar naik cenderung lebih kuat di banding gempa > akibat sesar turun, sehingga kemungkinan membentuk tsunami lebih besar. > > atau memang ada sesuatu lain dari sesar naik yang lebih memungkinkan > membentuk tsunami? > > > mengenai simulasi gelombang tsunami yang di kirimkan pak Andreas, mengapa > tidak dibuat beberapa simulasi sepanjang jalur subduksi, dan di sebarkan > untuk memberikan gambaran kepada masyarakat pesisir luar (pesisir SW sumatra > dan S jawa-ntt) mengenai apa yang mungkin mereka akan hadapi jika terjadi > gempa dan berapa lama waktu yang mereka punya untuk evakuasi ke tempat yang > lebih tinggi.. > ini juga bisa menjadi bahan untuk mengelola mitigasi tsunami, untuk > merancang jalur evakuasi, atau menentukan tempat2 yang aman untuk berlindung > (cukup tinggi, dan tidak terlalu jauh).. > > .heru. > > > [EMAIL PROTECTED] wrote: > Lebih OK kalau simulasinya sebelum terjadi gempa… > > > > > Best regards > Andreas Yudha Sugiyanto > > > _____ > > How low will we go? Check out Yahoo! Messenger’s low HYPERLINK > "http://us.rd.yahoo.com/mail_us/taglines/postman8/*http:/us.rd.yahoo.com/evt =39663/*http:/voice.yahoo.com"PC-to-Phone > call rates. > > > HYPERLINK > "http://us.rd.yahoo.com/mail_us/taglines/postman8/*http:/us.rd.yahoo.com/evt =39663/*http:/voice.yahoo.com"-- > No virus found in this incoming message. > Checked by AVG Free Edition. > Version: 7.1.394 / Virus Database: 268.10.1/390 - Release Date: 7/17/2006 > > > > > -- > No virus found in this outgoing message. > Checked by AVG Free Edition. > Version: 7.1.394 / Virus Database: 268.10.1/390 - Release Date: 7/17/2006 > > > > > -------------------------------------------------------------------------- ------ > > > No virus found in this incoming message. > Checked by AVG Anti-Virus. > Version: 7.0.308 / Virus Database: 268.10.0 - Release Date: 7/13/2006 > > > > --------------------------------------------------------------------- > ----- PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru > ----- Call For Papers until 26 May 2006 > ----- Submit to: [EMAIL PROTECTED] > --------------------------------------------------------------------- > To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id > To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id > Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: > Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta > No. Rek: 123 0085005314 > Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) > Bank BCA KCP. Manara Mulia > No. Rekening: 255-1088580 > A/n: Shinta Damayanti > IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ > IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi > --------------------------------------------------------------------- > > > --------------------------------------------------------------------- ----- PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru ----- Call For Papers until 26 May 2006 ----- Submit to: [EMAIL PROTECTED] --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314 Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara Mulia No. Rekening: 255-1088580 A/n: Shinta Damayanti IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi ---------------------------------------------------------------------

