Secara sederhananya memang begitu, tetapi peran pH fluida lebih penting. Untuk bisa menghasilkan silika sinter pH harus sangat rendah, sedangkan travertin pH fluida bisa mendekati normal.

Salam,
Yatno

----- Original Message ----- From: "wahyu budi" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Sent: Friday, September 22, 2006 11:44 PM
Subject: Re: [iagi-net-l] Geothermal BPJ


Pak Yatno,

Secara sederhana, apakah kita bisa mengharapkan bahwa
indikator untuk geothermal low T adalah kandungan
karbonat yang tinggi di dalam air panasnya, dan untuk
geothermal high T kandungan silikanya yang tinggi?

Kemudian, tentu tidak sulit untuk membedakan antara
fluida hidrothermal dan fluida jenis lainnya.

Selanjutnya, apakah ada yang tahu (atau pernah
melakukan), kalau kita menyulut api di atas semburan
lumpur itu, terbakar ngak?

Salam,
WBS


--- Y S Yuwono <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

Melihat kondisi geologinya, mungkin sekali ada
kontribusi air geothermal
yang ikut bercampur derngan lumpur Porong ini.
Pengalaman saya di Geothermal Field, air panas dapat
muncul dengan jarak
sampai 20 km dari pusat erupsi gunungapi. Airpanas
jenis ini bisa
menghasilkan endapat travertin (kalsit) dan
indikator yang baik bagi low T
geotermal di bawahnya. Sedangkan airpanas yang dekat
pusat erupsi biasanya
menghasilkan endapan silika sinter (SiO2) dan
sebagai indikator yang baik
bagi High T  (>175 C) geotermal di bawahnya. Hanya
saja pengendapan
travertin maupun silika sinter tidak dapat
diharapkan terjadi dalam waktu
singkat, bisa puluhan ataupun ratusan tahun baru
terakumulasi endapannya.
Ada satu tipe energi geotermal yang disebut
"Geopressurized Type". Melihat
datanya (lumpurnya berasaldari pressured zone) ,
lumpur Porong ini sudah
dapat diklasifikasikan sebagai aktifitas geotermal
tipe ini (geopressurized
type menurut klasifikasi Muffler 1976). Apalagi
kalau nantinya terbukti ada
tambahan supply fluida hidrotermal dari gunungapi di
dekatnya (G. Welirang).
Dalam hal ini penanganan akan makin bertambah sulit.
Salam,
Yatno


---------------------------------------------------------------------
-----  PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru
----- Call For Papers until 26 May 2006 ----- Submit to: [EMAIL PROTECTED] ---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke