Pak Rovicky,
Seandainya saja debit lumpurnya bener-bener 126.000 M3 per hari dan kita
boleh berandai-andai :
1. Kalau yang keluar bukan lumpur tetapi minyak bumi, maka debit 126.000
M3 per hari tersebut akan sama dengan 792.553 BOPD . Kalikan saja
dengan
US$ 70 / barrel, maka nilainya adalah US$ 55.478.677,- ( lebih dari 55
juta US
Dolar perhari ). Kini tinggal dikalikan dengan jumlah hari sejak
semburan lumpur
terjadi. Angkanya sangat fantastis ya.
2. Kalau yang keluar bukan lumpur tetapi air tanah, maka debit 126.000 M3
perhari
tersebut akan sama dengan 1458 liter/detik. Air sebanyak ini konon bisa
mencukupi kebutuhan sekitar 1.458.000 jiwa penduduk. Betul-betul hebat
ya.
3. Dan kalau yang keluar ...... batumulia ! Nggak kebayang ah !
Selamat ngabuburit alias nunggu berbuka puasa sambil santai,
Salam, mang Okim
----- Original Message -----
From: "Rovicky Dwi Putrohari" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>; "HAGI-Net" <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Friday, September 29, 2006 9:39 AM
Subject: [iagi-net-l] Rates 126 000 cu meter per hari !
> Sebenernya gimana sih cara estimasi yang dilakukan ?
> Rates 126 000 cu meter per hari !
>
> RDP
> ===
> 28 September 2006, 16:56:36,
> Laporan Noer Soetantini
>
> Ketua DPR Setuju Lumpur Dibuang ke Laut Asal Pemerintah Antisipasi
>
> ssnet| AGUNG LAKSONO Ketua DPR RI setuju air lumpur Lapindo langsung
> dibuang ke laut. Meskipun setuju, AGUNG meminta supaya pemerintah
> mengantisipasi kemungkinan dampak yang ditimbulkan karena lumpur dan
> air yang langsung dibuang ke laut.
>
> Pernyataan Ketua DPR RI ini menyusul petunjuk SUSILA BAMBANG YUDHOYONO
> Presiden RI supaya luapan lumpur Lapindo dibuang lewat Kali Porong
> menuju laut. Upaya ini ditempuh untuk menyelamatkan jiwa penduduk di
> area bencana lumpur.
>
> AGUNG mengatakan reaksi Presiden merupakan reaksi spontan untuk
> menyelamatkan jiwa manusia. Berikut penjelasan Ketua DPR yang dikutip
> FAIZ reporter Suara Surabaya di Jakarta,
>
> Selain dibuang ke laut, lumpur panas yang menyembur rata-rata 126 ribu
> m3 per hari akan ditampung di area seluas 430 hektar yang diberi
> tanggul. Lumpur itu akan digunakan untuk industri bahan bangunan.
> Industri pengolahan lumpur panas juga dibangun di Desa Ngoro dan Krian
> Sidoarjo.
>
> --
> http://rovicky.wordpress.com/
>
> ---------------------------------------------------------------------
> ----- PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru
> ----- Call For Papers until 26 May 2006
> ----- Submit to: [EMAIL PROTECTED]
> ---------------------------------------------------------------------
> To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
> No. Rek: 123 0085005314
> Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
> Bank BCA KCP. Manara Mulia
> No. Rekening: 255-1088580
> A/n: Shinta Damayanti
> IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
> ---------------------------------------------------------------------
>
---------------------------------------------------------------------
----- PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru
----- Call For Papers until 26 May 2006
----- Submit to: [EMAIL PROTECTED]
---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------