Pak Is, SR 3.8 kalau mengacu ke publikasi Skinner et al. (2004) sama dengan skala II-III MMI (modified mercalli intensity) efeknya hanya dirasakan oleh orang2 yang berada di dalam ruangan.
Kalau ada pusat gempa dengan kekuatan 3.8 SR kedalaman nol km di permukaan tanah dan banyak gedung di sekitarnya, tentu efeknya akan besar. Karena, hubungan antara skala MMI dan SR itu tak memperhatikan kedalaman pusat gempa. Sebaliknya, gempa besar di atas 7.0 SR kalau ia gempa dalam > 300 km mungkin efeknya ke permukaan akan kecil saja sebab body wave dari pusat gempa sudah banyak terlemahkan. Jadi timbul pertanyaan, apakah surface wave suatu gempa (Rayleigh dan Love waves) yang punya efek merusak itu terhubung langsung ke body wave (P dan S) yang dikirim dari pusat gempa. Artinya kalau pun ia gempa besar > 7 SR tetapi sangat dalam, dijamin bahwa surface wave-nya akan sangat terlemahkan sehingga tak terlalu merusak. Pak Irwan Meilano pasti punya komentar soal ini, silakan Pak Irwan. Kalau yang percobaan bom nuklir kemarin ditaruh Korea di sebuah terowongan di gunung, jadi mungkin efek kerusakan ke wilayah penghunian tidak ada. Kalau kelak kita mau mengembangkan nuklir untuk kepentingan PLTN (seperti di wilayah Muria misalnya), mungkin Amerika Serikat akan protes juga, padahal mereka punya bom nuklir. Salam, awang -----Original Message----- From: Ismail Zaini [mailto:[EMAIL PROTECTED] Sent: Tuesday, October 10, 2006 10:27 PM To: [email protected] Subject: Re: [iagi-net-l] Percobaan Nuklir Korea Utara 9 Oktober 2006 Menggetarkan Bumi Kalau dilihat kedalamannya 0 , apa skala 3,58 SR tersebut tidak besar , apa efek getarannya tidak cukup untuk menghancurkan bangunan daerah sekitarnya ( bagaimana misalnya kalau ada Gempa dg 3,58 SR terjadi di kedalaman 0 ) Iran dikecam karena mengembangkan Nuklir untuk energi , disi lain negara pengecam sendiri mengembangkan Nuklir untuk persenjataan malah tdk apa apa. Apa nanti Indonesia kalau mau mengembangkan nuklir untuk keperluan energi ( listrik) juga akan mendapat kecaman ya. ISM Subject: [iagi-net-l] Percobaan Nuklir Korea Utara 9 Oktober 2006 Menggetarkan Bumi Saat Yogyakarta digoncang gempa Mei 2006, ramai diributkan issue bahwa gempa tersebut akibat percobaan nuklir di bawah Samudra Hindia. Issu ini kita tahu tidaklah benar. Tetapi, kemarin pagi Korea Utara sukses menguji peledakan bom nuklirnya, dan ledakan ini jelas menimbulkan gempa, walau kekuatannya kecil (3,58 SR-skala Richter atau 4.2 Mb - body magnitude). USGS mencatat getaran ini. Mohon diperhatikan bahwa kedalaman pusat gempa adalah 0 km sebab percobaan bom nuklir ini dilakukan Korea Utara di sebuah terowongan horizontal di sebuah gunung berketinggian 360 meter dpl di kawasan Kilju, pantai timur laut Korea Utara. Bagaimana dampak uji coba nuklir ? Di permukaan ia akan : memusnahkan semua benda di muka tanah, mencemari dalam jangka panjang, awan radioaktif menjangkau kawasan luas. Di bawah tanah : energi ledakan akan diserap, merusak struktur tanah, kebocoran radiasi, pencemaran jangka panjang. Di bawah laut : ledakan gelombang merusak struktur dasar laut, pencemaran jangka panjang. Di atmosfer : gelombang elektromagnetik merusak sistem elektronik satelit dan ionosfer Bumi, cahaya silaunya merusak retina mata. Tetapi pejabat berwenang mengatakan "uji coba nuklir telah berhasil dilakukan dalam keadaan aman. Uji coba ini adalah peristiwa bersejarah dan sangat menggembirakan rakyat dan tentara Korea (Utara) yang sudah lama menginginkan sistem pertahanan mandiri dan kuat" Saat ini, sistem senjata nuklir di dunia dimiliki oleh : AS, Rusia, Inggris, Prancis, Cina, India, Pakistan, Israel (katanya), Korea Utara. Walaupun AS punya senjata nuklir, mereka mengecam Iran yang tengah mengembangkan tenaga nuklirnya untuk keperluan energi. Percobaan nuklir Korea Utara dikecam seluruh dunia, tetapi secara geologi ia juga menggetarkan Bumi. Earthquake Details Magnitude <http://earthquake.usgs.gov/eqcenter/recenteqsww/glossary.php#magnitude> 4.2 (Light) <http://earthquake.usgs.gov/eqcenter/recenteqsww/glossary.php#class> Date-Time <http://earthquake.usgs.gov/eqcenter/recenteqsww/glossary.php#date> * Monday, October 9, 2006 at 01:35:27 (UTC) = Coordinated Universal Time * Monday, October 9, 2006 at 10:35:27 AM = local time at epicenter Time of Earthquake in other Time Zones <javascript:void()> Location <http://earthquake.usgs.gov/eqcenter/recenteqsww/glossary.php#location> 41.294°N, 129.134°E Depth <http://earthquake.usgs.gov/eqcenter/recenteqsww/glossary.php#depth> 0 km (~0 mile) set by location program Region <http://earthquake.usgs.gov/eqcenter/recenteqsww/glossary.php#region> NORTH KOREA Distances <http://earthquake.usgs.gov/eqcenter/recenteqsww/glossary.php#distances> 70 km (40 miles) N of Kimchaek, North Korea 90 km (55 miles) SW of Chongjin, North Korea 180 km (115 miles) S of Yanji, Jilin, China 385 km (240 miles) NE of PYONGYANG, North Korea Location Uncertainty <http://earthquake.usgs.gov/eqcenter/recenteqsww/glossary.php#uncertainty> horizontal +/- 9.6 km (6.0 miles); depth fixed by location program Parameters <http://earthquake.usgs.gov/eqcenter/recenteqsww/glossary.php#parameters> Nst= 17, Nph= 17, Dmin=371.4 km, Rmss=0.86 sec, Gp= 83°, M-type=body magnitude (Mb), Version=7 Source <http://earthquake.usgs.gov/eqcenter/recenteqsww/glossary.php#source> USGS NEIC (WDCS-D) Event ID <http://earthquake.usgs.gov/eqcenter/recenteqsww/glossary.php#eventid> ustqab * This event has been reviewed by a seismologist. Salam, awang --------------------------------------------------------------------- ----- PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru, 20-22 November 2006 ----- detail information in http://pekanbaru2006.iagi.or.id ----- 60 papers will be orally presented in 15 sessions for 2 days ----- To Authors: Full paper or Extended Abstract should be submitted ----- by 6 October 2006 to: ----- [EMAIL PROTECTED] AND [EMAIL PROTECTED] --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314 Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara Mulia No. Rekening: 255-1088580 A/n: Shinta Damayanti IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi --------------------------------------------------------------------- --------------------------------------------------------------------- ----- PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru, 20-22 November 2006 ----- detail information in http://pekanbaru2006.iagi.or.id ----- 60 papers will be orally presented in 15 sessions for 2 days ----- To Authors: Full paper or Extended Abstract should be submitted ----- by 6 October 2006 to: ----- [EMAIL PROTECTED] AND [EMAIL PROTECTED] --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314 Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara Mulia No. Rekening: 255-1088580 A/n: Shinta Damayanti IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi ---------------------------------------------------------------------

