Pembangkit BBM 2000 Rp/Kwh , bukan batine akeh , tapi Rugine
yang banyak.Harga BBM ( solar ) kira kira Rp 6000,/l , satu liter solar
untuk PLTD bisa menghasilkan listrik kira kira 0.28 Kwh ( hanya
feul costnya saja ). lha kalau menjadi listrik ditambah biaya
konversinya ( o&M , peralatan, dll ) jadi > 2000 Rp.( atau sudah mendekati 
20c$/Kwh )Padahal kalau dari energi
primer lain ( Geothermal , Batubara , air, Gas ) jauh dibawah 7
c$/Kwh ). Jadi kalau listrik yang dihasilkan dari PLTD dan
dijual ke konsumen dg harga TDL saat ini pasti rugi banyak.Untuk Geothermal 
yang di Sumut ( Sarulla ) dulu punya Unocal
kemudian sekarang Medco harga jualnya ke PLN kira kira 470
Rp/Kwh kalau gak salah , makanya kalau "kulakannya" 470 Rp
kemudian jualannya PLN 500 - 600 Rp , kan masih ada untungnya,
daripada tadi membangkitkan sendiri dari PLTD dg biaya per Kwh
nya > 2000 RP/Kwh, sedangkan jualnya 500-600 Rp kan Rugi
besar..
ISM

> Hmm, ini menarik pak Is.
> Kenapa kita tidak meng-efisiensikan PLTA ? Wah, airnya
> habisa karena hutannya habis, lha ini kan tanggung jawabnya
> Dephut tho? Kenapa ndak pakai saja Dana Reboisasi? Walah,
> diparkir di LN dananya...ya nguber Depkeu tho?
> Kalau pakai geothermal? Weleh, kemaren saat bid di project
> geothermal-nya ex unocal di Sumut, ada statement, owner
> estimate-nya (PLN lho) untuk harga jual per kWh maksimum US$
> 0.04. Lha, kalau gitu, angka yang Rp 2000 kan bathine pasti
> akeh banget tho? Gas turbin aja "cuma" sekitar US$ 0.07 je.
> Diluar biaya distribusi lho...apa iya biaya distribusinya
> yang menjadikan cost tersebut "njenggirat"?
> BSM
>
>
> -----Original Message-----
> From: Ismail Zaini [mailto:[EMAIL PROTECTED]
> Sent: Tuesday, October 03, 2006 3:30 PM
> To: [email protected]
> Subject: [iagi-net-l] LUSI VS LISTRIK
>
> Kasus Lusi ini mirip dg kasus Listrik , karena sudah sama
> sama darurat maka
> Presiden mengeluarkan Kepresnya dan membentuk "Timnas" untuk
> menaggulanginya
> . Keduanya berhubungan dg sebab akibat minyak , yang satu
> ada
> hubungannya
> "mendaptkan" minyak , yang satu berhubungan dg
> "menghabiskan" minyak (  membakar BBM ) , kalau beberaqpa
> hari lalu sidang kabinet kasus Lusi , hari
> ini gantian sidang kabinetnya masalah listrik tsb.
> Disamping sering byar pet , ternyata listrik kita itu boros
> akan BBM ( dari
> kapasitas 25.000 lebih MW , 41 % nya minum BBM ), dg harga
> BBm yang melangit
> ini maka akibatnya biaya per Kwh tinggi sekali ( > 2000
> Rp/Kwh) padahal  jualan nya ke kita kita ini "cuma" 500
> Rp/Kwh ( akibatnya subsidinya semakin
> besar). Ditengah kepanikan kepanikan tsb maka lahirlah
> Timnas Listrik (  seperti halnya Timnas Lusi ) untuk
> mempercepat pembanguanan PLTU
> batubara
> untuk menggatikan BBM dalam tempo yang sesingkat singkatnya
> ( 2 tahun  selesai dg 10.000 MW) dimana 80 % nya ada di Jawa
> ini, Lha jangan heran  ditahun 2009 nanti Jawa kan
> kebanjiran batubara ( 30 an juta ton ). Padahal
> setiap MWh batubara akan dihasilkan hampir 1 ton emisi gas
> CO2, maka kalau
> ada  !0.000 MW maka 80% x 10.000 x 24 x 0,9 ton
> =...............ton CO 2
>
> akan berterbangan di atas Jawa ini.setiap
> harinya...........Sebetulnya ada
> yang lebih "ramah" dikit yaitru Gas , cuma kelihatannya
> pemerintah tidak
>
> sabar , karena banyak permasalahan di Gas ini untuk Listrik
> terutama di Jawa
> ini , apalgi nunggu Geothermal yang rodo mbulet mbulet lagi
> pasti lebih  tidak sabar , padahal kandungan C) nya hampir
> tidak ada.
> Apa semua persolaan dinegeri harus dicarikan solusinya
> setelah dalam kondisi
> krisis ya....... embuh ora weruh..
>
> Iseng iseng sekedar nunggu buka puasa..........
>
> Ism
>
>
>
> ---------------------------------------------------------------------> -----  
> PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru
> -----  Call For Papers until 26 May 2006
> -----  Submit to: [EMAIL PROTECTED]
>
> ---------------------------------------------------------------------> To 
> unsubscribe, send email to:
> iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> To subscribe, send email to:
> iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
> No. Rek: 123 0085005314
> Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
> Bank BCA KCP. Manara Mulia
> No. Rekening: 255-1088580
> A/n: Shinta Damayanti
> IAGI-net Archive 1:
> http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net
> Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
> --------------------------------------------------------------------->
> ----------------------------------------------------------------------> This 
> e-mail, including any attached files, may contain
> confidential and privileged information for the sole use of
> the intended recipient.  Any review, use, distribution, or
> disclosure by others is strictly prohibited.  If you are not
> the intended recipient (or authorized to receive information
> for the intended recipient), please contact the sender by
> reply e-mail and delete all copies of this message.
>
> ---------------------------------------------------------------------> -----  
> PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru, 20-22 November 2006
> -----  detail information in http://pekanbaru2006.iagi.or.id
> -----  60 papers will be orally presented in 15 sessions for
> 2 days -----  To Authors: Full paper or Extended Abstract
> should be submitted -----  by 6 October 2006 to:
> -----  [EMAIL PROTECTED] AND
> [EMAIL PROTECTED]
> ---------------------------------------------------------------------> To 
> unsubscribe, send email to:
> iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> To subscribe, send email to:
> iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
> No. Rek: 123 0085005314
> Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
> Bank BCA KCP. Manara Mulia
> No. Rekening: 255-1088580
> A/n: Shinta Damayanti
> IAGI-net Archive 1:
> http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net
> Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
> ---------------------------------------------------------------------


___________________________________________________________
indomail - Your everyday mail - http://indomail.indo.net.id



---------------------------------------------------------------------
-----  PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru, 20-22 November 2006
-----  detail information in http://pekanbaru2006.iagi.or.id
-----  60 papers will be orally presented in 15 sessions for 2 days
-----  To Authors: Full paper or Extended Abstract should be submitted
-----  by 6 October 2006 to: 
-----  [EMAIL PROTECTED] AND [EMAIL PROTECTED]
---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke