Pak Awang,
Terima kasih untuk penjelasannya. Semoga kita bisa selalu berusaha untuk
tetap menarik investor di bidang explorasi migas ini.


salam

Shofi

On 11/16/06, Awang Harun Satyana <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

Shofi,

Kalau pelaksanaan kegiatan eksplorasi bisa jadi di Malaysia, Afrika, dan
Venezuela lebih sibuk daripada di Indonesia saat ini. Sebab, pelaksanaan
pemboran dan seismik tahun ini di Indonesia masih tetap kurang
menggembirakan - belum menunjukkan peningkatan yang signifikan
dibandingkan tahun lalu. Direncanakan sekian, pelaksanaannya sekitar
60-an %. Banyak company menunda pelaksanaan programnya. Banyak alasannya
: keterbatasan rig pemboran, keterbatasan kapal survey, perubahan skala
prioritas (untuk blok2 yang mau diterminasi), kesulitan perizinan di
pusat-daerah (beberapa), dan banyak juga yang kesulitan financial.

Tetapi kalau minat investasi di blok-blok baru, hm..sangat
menggembirakan. Banyak perusahaan besar dan kecil mengambil blok-blok
baru lewat mekanisme direct offer ke Ditjen Migas. Wilayah2 yang
dikategorikan "sangat frontier" pun diambil. Untuk hal ini, saya yakin
kita bisa bersaing dengan Malaysia, Afrika, dan Venezuela. Dan, sekarang
pun dengan Peraturan Menteri yang baru (PerMen no. 40/2006) kita bisa
menyaring dari awal mana-mana perusahaan yang benar2 mampu secara teknis
dan financial, mana yang sekedar perusahaan "minyak-minyakan". Aturan2
baru (2006) dalam perolehan lahan sekarang bisa menebas perusahaan2
"siluman" ini. Mereka akan mundur dengan sendirinya sebelum kontrak
ditanda-tangan.

Di AAPG Perth kemarin banyak booth internasional (termasuk Indonesia)
dengan tawaran dan sistem kontrak yang berbeda2, kesempatan bagus buat
belajar sistem kontrak perminyakan internasional. Ada pula yang membuka
kesempatan "walk in interview" seperti Petronas dan Aramco.

Salam,
awang
(eksplorasi BPMIGAS)
(tim penilai wilayah kerja Ditjen Migas)

-----Original Message-----
From: Shofiyuddin [mailto:[EMAIL PROTECTED]
Sent: Thursday, November 16, 2006 3:37 PM
To: [email protected]
Subject: Re: [iagi-net-l] Pengumuman Tender 21 Blok Migas Diikuti
Kontrak Baru

Kemarin saya ketemu orang yang baru pulang dari Perth dan bilang di
beberapa
negara seperti Malaysia, Afrika dan Venezuela menunjukkan kegiatan yang
lebih aktif/sibuk daripada Indonesia dibidang eksplorasi. Mungkin pak
Awang
yang juga hadir disana bisa memberikan gambaran yang lebih luas tentang
pandangan ini. Trims,


Shofi




Kirim email ke