Mang Okim,

Ada referensi alamat website-kah tentang macam-macam jenis test
gemmologi??

Matur nuwun

Yudha

-----Original Message-----
From: miko [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
Sent: Friday, January 12, 2007 10:29 AM
To: [email protected]
Subject: Re: [iagi-net-l] BERLIAN GHOIB : HATI-HATI !!!

Dear Pak Agus dan rekan2 IAGI,

Cerita pirit memang banyak dan macem2. Tahun  70an, ketika mang Okim
metain lembar Toraja, satu potong pirit berat 5 ons sampai ditukar 2
kerbau Tator yang gemuk2. 

Hanya, walaupun yang namanya False Gold atau emas bohongan ini sering
nyengsarain orang,  buat mang Okim ada hikmahnya juga . Soalnya mang
Okim pernah dapat kiriman false gold dari Sumedang yang kristalnya
berkilauan, besar2,  cubic, ada yag beratnya lebih 5 kg/potong. Yang
very special adalah: false gold tersebut jenisnya secondary, ditemukan
dalam batuan lempung fm Subang, dan nongolnya kalau ada tebing sungai
yang longsor. Mang Okim sempat ketiban rejeki deh ( buat gaji karyawan
lho ),

Sekian dulu ya tambahan cerita pirit, sekedar ngelengkapin cerita Pak
Agus.

Salam batu mulia, mang Okim 
Sent from my BlackBerry(r) wireless device  

-----Original Message-----
From: Agus Hendratno <[EMAIL PROTECTED]>

Date: Thu, 11 Jan 2007 01:22:38 
To:[email protected]
Subject: Re: [iagi-net-l]  BERLIAN GHOIB : HATI-HATI !!!


Cerita yang unik dari mang Okim, terima kasih untuk bagi-bagi cerita.
  Tadi siang, begitu mendarat di bandara Adisucipti Jogja, ditelpon
seseorang via hp untuk mau ketemu saya di kampus dan mau diskusi tentang
batu yang dibawanya. Kata temannya batu ini sangat berharga. Dari
bandara langsung ke kantor.
  Beberapa menit, datanglah si penelepon / tamu yang mau mendiskusikan
tentang batu yang dibawanya dari Sulut.
  Dia cerita : "Pak Agus saya bawa batu mulia, kata teman saya bahwa
batu ini diambil dari pedalaman Suluwesi Utara / Minahasa. katanya ini
batu ada harganya dan bisa dijual. Nah, ini batu seperti emas. Pak Agus,
bisa membantu ini batu mulia jenis apa?
  Lalu dia membuka bungkusan batu, dikeluarkanlah 2 kerakal, berdiameter
1-2 cm. 
  Setelah saya lihat dan saya jelaskan : bahwa ini mineral pyrite, mas.
Salah satu jenis mineral yang ada unsur Fe dan Sulfur. Bukan batu
mulia...
  Dia jawab : O...., (lama terdiam), lalu di cerita lain..
  Bahwa yang datang itu tapi seorang santri di pp krapyak jogja, yang
baru saja pulang dari manado/sulut untuk bisnis / jualan perkutut dan
keris jawa. 
  saya tanya : kamu beli batuan / pirit ini dari temanmu di minahasa?
  dia jawab : hanya tersenyum saja...
  Mungkin ketipu kalee..(pikiran saya..)
   
  Saya pikir, cukup mengkhawatirkan bagi orang-orang awam yang begitu
"getol" terhadap segala bentuk benda-benda antik dan kuno, termasuk
"mencari batu-batu" tanpa pengetahuan yang memadai, kemudian ketipu dari
pihak lain (entah sengaja menipu atau memang ada semacam "transaksi
diantara orang-orang yang kurang paham" tapi nekad bertransaksi terhadap
per-batuan-an tersebut).
   
  Salam
  agus di Jogja
  

 <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  Rekan-rekan Gems Lovers IAGI ,

Jum'at minggu lalu mang Okim ketamuan seorang sarjana strata 2 dari
Sumatera yang diantar oleh seorang rekan dari salah satu kantor
penelitian geologi di Bandung. Mereka cerita tentang sejumlah "berlian"
yang mereka miliki dan menanyakan apakah mang Okim bisa mengujinya. Mang
Okim jelaskan bahwa mang Okim bukan ahli berlian tetapi insyaallah dapat
membedakan antara berlian dan bukan berlian melalui test gemmologi.
Mengenai kualitas, harga, dan lain-lainnya , sementara ini masih di luar
kemampuan mang Okim. Hanya kalau berliannya asli, insyaallah mang Okim
bisa bantu masarin.

Kemaren hari Senen mereka benar-benar datang membawa beberapa butir
"berlian" yang setiap butir beratnya sekitar 5 karat ( 1 karat = 200 mg
atau 1 gram = 5 karat ). Bentuknya brilliant facet , putih jernih ,
transparan tanpa inklusi mineral, dan kilaunya sangat mempesona mata
dengan pancaran cahaya warna-warni ( kilap adamantin ). Hanya sayang
sekali bahwa hasil uji kekerasan, berat jenis, indek refraksi, dan
beberapa uji lainnya menyimpulkan bahwa berlian tersebut hanyalah
sekedar Cubic Zirconia bikinan pabrik yang nilainya hanya beberapa puluh
ribu rupiah saja.

Ketika pemilik dan rekannya mengetahui hasil uji berlian tersebut,
mereka tampak kaget dan seolah-olah tak percaya. Mereka termenung
membisu dan terkesan shock berat.

Rekan-rekan Gems Lovers IAGI,

Hari Senen kemaren merupakan satu dari banyak hari yang mengusik
kegembiraan hati mang Okim. Hal ini berkenaan dengan cerita yang
disampaikan oleh rekan kita pemilik berlian tersebut yang notabene
seorang sarjana strata 2 yang juga dosen ( konon jabatan tersebut
ditinggalkannya untuk mencari opportunity business di Bandung, sementara
keluarganya masih ditinggal di Sumatera ). 

Menurut mereka, berlian-berlian tersebut diperoleh secara ghoib. Degan
dipimpin oleh seorang mediator atau seorang yang dianggap pinter,
beberapa orang melakukan upacara khusus di suatu lapangan pada jam
11-12.00 tengah malam. Di tengah kegelapan dan kedinginan malam,
mediator tersebut beberapa kali memukulkan sesuatu ke tanah sambil
mengucapkan jampe-jampe. Pada akhirnya, tanpa diketahui dari mana
arahnya , mereka melihat beberapa butir berlian yang berkilauan terkena
cahaya senter, bertebaran di tengah lingkaran tempat mereka duduk
melakukan ritual . Tentu saja mereka sangat bersyukur dan gembira atas
keberhasilan tersebut.

Menjawab pertanyaan pancingan mang Okim, rekan kita dengan nada penuh
penyesalan mengaku telah mengeluarkan beberapa juta rupiah untuk
melaksanakan ritual tersebut. Walaupun sang mediator berjanji sanggup
memasarkan berlian yang diperoleh, ternyata calon pembelinya yang sudah
siap melakukan transaksi meminta sertifikat yang tentu saja akan
membatalkan transaksi tersebut ( kecuali sertifikatnya
diganti......semoga tidak ).

Rekan-rekan Gems Lovers IAGI,

Itulah sekedar kisah nyata yang merupakan satu dari banyak kisah nyata
serupa yang berkaitan dengan batumulia, logam mulia, dan lain-lain. Hari
Senen kemaren mang Okim benar-benar sedih memikirkan rekan kita tersebut
yang pastilah sangat lebih sedih dan sangat menyesal atas apa yang
terjadi terhadapnya. Tetapi ya itulah, seberat-berat mata memandang,
lebih beratlah bahu memikul. Semoga kita selalu mendapatkan perlindungan
dari Tuhan YME dari hal-hal yang akan menyengsarakan kita, dan terhindar
dari perbuatan yang menyesatkan, Amiiin. Semoga bermanfaat,

Salam batumulia, mang Okim 

















 
---------------------------------
Cheap Talk? Check out Yahoo! Messenger's low PC-to-Phone call rates.

---------------------------------------------------------------------
siap melancong dan presentasi di Bali pada tahun 2007 ini???
ayo bersiap untuk PIT Bersama HAGI-IAGI dan asosiasi2 lainnya di Pulau Dewata!!!
semarakkan dengan makalah-makalah yang berkualitas internasional...
---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke