Beberapa waktu lalu dilakukan pengeboran dangkal ( kira kira 50 an m ) di lokasi TPA di Jalekong Bandung dan juga di TPA Bantar Gebang , pengeboran ini bertujuan untuk mengetahui kandungan gas yang dihasilkan oleh timbunan sampah di TPA tsb , Pada saat dilakukan pengeboran tiba tiba muncul semburan air dg debit tidak terlalu besar dan ketinggian < 10 m dan kabarnya sampai berminggu minggu yang akhirnya mati sendiri.. Menurut keterangan Semburan air tsb muncul akibat adanya air yang tertekan dibwah timbunan sampah , seperti diketahui disetiap TPA biasanya tidak ada saluran air untuk mengeluarkan air yg terkandung didalam sampah tsb maupun air permukaan ( spt air hujan ) yang masuk , disisi lain sampah bertambah terus dan selalu dipadatkan terus menerus , apalagi lapisan dibawahnya kedap air. Nah apakah kasus di balikpapan ini mirip dg di Jalekong tsb atau ada faktor lain ( kondisi hidrogeologis misalnya ) mungkin perlu diteliti lebih lanjut.

ISM


----- Original Message ----- From: "Franciscus B Sinartio" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[EMAIL PROTECTED]>; <[email protected]>; "Himpunan Ahli Geofisika Indonesia HAGI" <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Sunday, January 21, 2007 7:02 AM
Subject: [iagi-net-l] Balikpapan: Air Mengandung Minyak Menyembur di Pembuangan Sampah


Air Mengandung Minyak Menyembur di Pembuangan Sampah

Laporan Wartawan Kompas Yunas Santani


BALIKPAPAN, KOMPAS - Semburan air yang diduga mengandung minyak memancar dari lubang sumur air yang tengah digali di kawasan tempat pembuangan akhir sampah Balikpapan, Kalimantan Timur, Minggu (21/1). Air memancar sejak pukul 13.00, saat enam pekerja tengah menggali sumur air. "Di lokasi itu, seorang warga, Marjani, sedang menyiapkan usaha daur ulang sampah. Untuk itu dia perlu air. Maka, digalilah sumur air sejak Desember lalu," kata Kepala Kepolisian Resor Kota Balikpapan, Ajun Komisaris Besar Gde Sugianyar Dwi Putra. Minggu sore, pancaran air setinggi sekitar 30 meter di lokasi yang letaknya sekitar 30 kilometer dari pusat kota Balikpapan itu. "Dari sampel yang kami amati, ada lapisan minyak di air. Namun kami sudah menghubungi Pertamina yang diteruskan ke BP Migas dan Bapedalda untuk penelitian semburan ini," kata Sugianyar.

---------------------------------------------------------------------
siap melancong dan presentasi di Bali pada tahun 2007 ini???
ayo bersiap untuk PIT Bersama HAGI-IAGI dan asosiasi2 lainnya di Pulau Dewata!!!
semarakkan dengan makalah-makalah yang berkualitas internasional...
---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------





---------------------------------------------------------------------
siap melancong dan presentasi di Bali pada tahun 2007 ini???
ayo bersiap untuk PIT Bersama HAGI-IAGI dan asosiasi2 lainnya di Pulau Dewata!!!
semarakkan dengan makalah-makalah yang berkualitas internasional...
---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke