Sepengalaman saya sih semua cube punya kelebihan dan kekurangannya masing
masing.
Seyogyanya kalau mau quatitative kita pakai absolut. Tapi mana ada sih yang
absolut sebenarnya, absolut berdasarkan well yang ada mungkin iya, tapi
itupun pasti korelasinya tidak 100 %.
Jadi common sense nya geoscientist kudu dipakai, supaya tidak mengeluarkan
distribusi strat berbentuk dinosaurus (siapa dulu yang bilang ini ya, saya
keingat terus karena tepat sekali istilahnya)
Common practice ditempat saya :
- envelope (structural interpretation) kita pake structural seismic data
(biasa dicode 3D-blablabla_Struct). Processingnya cuma sampai 20degree,
tapi pakai full capacity (semua yang perlu ada, misalnya, MVSC, SRME, SRAC
dll itu), berhubung cuma sampai 20 degree biasanya fourth order velan nggak
ada. Once barang ini inhouse, kita mainkan filter dan AGCnya biar enak
ngepicknya.
- substacks (angle stacks), kita bikin tiga atau empat group, penggroupan
di lakukan dengan menstudy dulu anggota dan impact ke target pada setiap
goup (simple velocity model + simple ray tracing), kita mencoba
menghindari bikin substack berdasarkan offset saja. Si subsatcks ini adalah
input buat segala kerjaan AVO (kalau udah angle stack bisa disebut AVA),
atau elastic inversion nantinya. Biasanya untuk simultaneous inv, lebih
banyak substack lebih baik katanya.
- kemudian dari data yang sama kita juga memproses Pseudo HR. Gunanya untuk
membantu orang drilling melihat distribusi shallow hazard (site survey
mereka kan cuma 2D).
Sudah tentu Pseudo HR ini nggak sebagus site survey, tapi lumayan lho
buat bantu bantu. Saya sebenarnya pengen bikin poster (3D_Struc vs PesudoHR
vs site survey vs pinger) untuk dipublikasikan di IPA, tapi selalu ditolak
boss, udahlah nanti bikin polemik lagi.... pokoknya saya akan bikin deh
.....
- dari data substacks diatas, dikombinasikan dengan pengetahuan
petroelastic behavior field (dari well well yang ada), kita bisa produce
cube cube lain, misalnya avoseismofacies (gampang sih ini idenya, lihat
respon disumur air dan disumur hidrocarbon lalu diwarnai sesuai dengan itu
-> kita punya tool inhouse, tapi humpson russel juga punya dipasar), dll
sebagainya. Apalagi kalau udah punya cube IP dan IS, kita bisa mainkan
segala sesuatunya dari xplot xplot yang ada. bikin lithocube bisa (shale
cube, sand cube dll), petrophysical property cube juga bisa ......
Setelah banyak sekali cubes yang ada, terus kita mau apa nih, pusing
kan...... jadi harus memakainya dengan hati hati dan menggunakan common
sense :
- cube struct yang saya sebut diatas, punya shift dengan cube turunan dari
substack, wajar saja karena struck cuma sampai 20 degree sementara
substack yang paling jauh (the biggest angle) kan sering kali rendah
freknya sehingga apa apa yang diturunkan dari pemakaian substack akan
dipengaruhi oleh frek dan quality substack paling jauh ini, ya bergeser lah
dia dikit. Kemaren saya punya shift max 6 ms, mau heboh ?, bisa ....,
karena 6 ms owt dengan velocity 3000 m/s artinya 9 meter, kalau kita main
dengan sand body tebalnya 5 meter, mampus kita .....
- saya sering menemukan calibrasi well-seismic yang kelihatannya punya
masalah stretching, kalau kita kerja didaerah yang targetnya tertentu cuma
300 ms aja rentangnya misalnya, kita tinggal bestfitkan ditarget itu,
yang lain kita tutup mata aja..... Tapi kalau main didaerah bertarget lebar
multi layer pay (deltaic pada umumnya), mana bisa kita punya kalibrasi
bagus untuk the whole section (saya belum pernah dapet tuh)..... nah kalau
inversi atau apapun yang wavelet based dijalankan apa jadinya pada tempat
tempat yang tidak terlalu bagus kalibrasinya ?, dia akan dikonvolusikan
dengan wavelet yang tidak pas .... inversi yang didapat bisa nggak pas
valuenya dan bergeser......
Ujung kata sebelum urun rembug ini saya akhiri : banyak teori dan tool
dipasar yang bisa membantu kita kerja ..... sangking banyaknya kita suka
pusing.....nggak ada teori dan tool yang sakti ..... yang paling sakti cuma
common sense kita sebagai geoscientist ...... alaaah mak ....tua banget
.......he he he ......
|---------+---------------------------->
| | "Leonard |
| | Lisapaly" |
| | <[EMAIL PROTECTED]|
| | jason.com> |
| | |
| | 01/27/2007 07:51 |
| | AM |
| | Please respond to|
| | iagi-net |
| | |
|---------+---------------------------->
>-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------|
|
|
| To: [email protected]
|
| cc:
|
| Subject: Re: [iagi-net-l] Relative vs. Inverted Impedance
|
>-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------|
Pak Frank,
Well-to-seismic tie merupakan hal yang wajib di color inversion. Kalau
tidak dilakukan, reservoirnya bisa bergeser ke atas atau ke bawah. Selain
itu, filter yang terbentuk dari well-to-seismic tie yang tidak akurat juga
mempengaruhi hasil.
Kalau relative AI untuk strat. interp, saya pribadi berpikir agak risky,
karena relative AI memiliki "side lobe" yang bisa memberikan efek "pseudo
reservoir". Untuk strat. interp, saya lebih suka absolute AI.
LL
> ada tambahan pesan lagi sama Rebecca.
> jangan lupa tie ke well. eh dia bilang nya bukan jangan lupa.
> tapi dia bilang harus tie ke well.
>
> fbs
>
>
> ----- Original Message ----
> From: Franciscus B Sinartio <[EMAIL PROTECTED]>
> To: [email protected]
> Sent: Friday, January 26, 2007 3:24:15 AM
> Subject: Re: [iagi-net-l] Relative vs. Inverted Impedance
>
>
> Paul.
> saya tadi barusan ikutan presentasi dari Rebecca Latimer. Presentasinya
> adalah short version dari DISC yang dia bawakan keseluruh dunia.
> intinya adalah dia encourage orang untuk pake Relative AI dan original
> seismic untuk interpretasi.
> Kata beliau presentasi DISC nya ada di SEG website.
> mungkin weekend ini mau nonton.
> waktu sessi tanya jawab, saya tanya bagaimana pendapatnya ttg color
> inversion.
> dia tersenyum dulu,lalu menjawab, saya sebenarnya mau membela perusahaan
> tempat saya bekerja dulu (dulu bekerja di salah satu service co. 5
tahun).
> tapi harus saya akui secara garis besar hasilnya sama ( relative A.I.
> hasil color inversion dengan hasil yang dari perusahaan dia dulu). tapi
> dia kasih contoh ekstrim dimana ada perbedaan yang pernah dia lihat. dia
> pernah bikin perbandingan satu terhadap yang lain.
> Terus dia bilang, bahwa suaminya suka pake color inversion karena dia
> tidak tahu bikin inversion. sambil tersenyum lihatin saya.
> Audience nya tadi terbatas internal perusahaan, dan selama seminggu ini
> kita sudah saling memberitahu apa saja yang kita kerjakan. Paginya,
Waktu
> saya bilang saya lagi sibuk menganjurkan semua orang pake relatif AI
untuk
> qualitatif interpretation, dia langsung menganjurkan saya ikut presentasi
> satu jam beliau.
>
> intinya adalah distinguished lecturer AAPG & SEG yang keliling dunia
> menganjurkan pake relative AI untuk qualitative iinterpretation,
mengakui
> bahwa bisa pake hasil color inversion.
>
> kalau yang satu perusahaan sama Rebecca Latimer, bisa tanya ttg approach
> baru yang groupnya dia pake. relative A,I nya di normalized.
> jadi interpretasi nya lebih gampang untuk lihat condensed section. sudah
> berhasil dia pake di tempat saya magang sekarang.
> eh.... berati TSA lagi nih.... tapi tidak apa2 kali soalnya ini hal yang
> baru. asal kita2nya belajar.
> prinsipnya sederhana koq....
>
>
> fbs
>
>
> ----- Original Message ----
> From: Paulus Tangke Allo <[EMAIL PROTECTED]>
> To: [email protected]
> Sent: Thursday, January 25, 2007 1:57:53 PM
> Subject: Re: [iagi-net-l] Relative vs. Inverted Impedance
>
>
> kalau cuma mau seismiknya berubah ke "impedance domain",
> tinggal konvolusi-kan saja seismiknya dgn integrator operator.
>
> bikin integrator operatornya gampang aja,
> di domain frekuensi, buat kurva 1/f (f adalah frekuensi) tapi di
> frekuensi rendah, paksakan utk horizontal, maksudnya supaya tidak
> boost-up low frequency-nya.
>
> nahh, mungkin pak leo mau buatkan operatornya di matlab supaya bisa
> dicoba rame-rame? :)
>
>
> --pta
>
> On 1/24/07, Franciscus B Sinartio <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>> Paul TA sering pake yang color inversion ini. cuma Paul sekarang
>> menghilang kemana yah dia?
>
> ---------------------------------------------------------------------
> siap melancong dan presentasi di Bali pada tahun 2007 ini???
> ayo bersiap untuk PIT Bersama HAGI-IAGI dan asosiasi2 lainnya di Pulau
> Dewata!!!
> semarakkan dengan makalah-makalah yang berkualitas internasional...
> ---------------------------------------------------------------------
> To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
> No. Rek: 123 0085005314
> Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
> Bank BCA KCP. Manara Mulia
> No. Rekening: 255-1088580
> A/n: Shinta Damayanti
> IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
> ---------------------------------------------------------------------
>
> ---------------------------------------------------------------------
> siap melancong dan presentasi di Bali pada tahun 2007 ini???
> ayo bersiap untuk PIT Bersama HAGI-IAGI dan asosiasi2 lainnya di Pulau
> Dewata!!!
> semarakkan dengan makalah-makalah yang berkualitas internasional...
> ---------------------------------------------------------------------
> To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
> No. Rek: 123 0085005314
> Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
> Bank BCA KCP. Manara Mulia
> No. Rekening: 255-1088580
> A/n: Shinta Damayanti
> IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
> ---------------------------------------------------------------------
>
> ---------------------------------------------------------------------
> siap melancong dan presentasi di Bali pada tahun 2007 ini???
> ayo bersiap untuk PIT Bersama HAGI-IAGI dan asosiasi2 lainnya di Pulau
> Dewata!!!
> semarakkan dengan makalah-makalah yang berkualitas internasional...
> ---------------------------------------------------------------------
> To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
> No. Rek: 123 0085005314
> Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
> Bank BCA KCP. Manara Mulia
> No. Rekening: 255-1088580
> A/n: Shinta Damayanti
> IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
> ---------------------------------------------------------------------
>
---------------------------------------------------------------------
siap melancong dan presentasi di Bali pada tahun 2007 ini???
ayo bersiap untuk PIT Bersama HAGI-IAGI dan asosiasi2 lainnya di Pulau
Dewata!!!
semarakkan dengan makalah-makalah yang berkualitas internasional...
---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------------------
siap melancong dan presentasi di Bali pada tahun 2007 ini???
ayo bersiap untuk PIT Bersama HAGI-IAGI dan asosiasi2 lainnya di Pulau Dewata!!!
semarakkan dengan makalah-makalah yang berkualitas internasional...
---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------