Ya sudah, paling nggak kan udah dicoba, seperti kata orang bijak: "Manusia
berusaha, Tuhan yang menentukan"!!!
Kalo semua udah angkat tangan, Sekarang tinggal mikirin "what next" .......
Mudah2an para pakar yang terkait sudah mulai memikirkan apa saja yang
kemungkinan besar akan terjadi ...... Seberapa besar perkiraan daerah yang
akan terkena dampak langsung, bagaimana dengan penduduk yang bermukim di
daerah itu, infra struktur dsb dsb..... Terutama memikirkan rakyat kecil
yang terkena dampak langsung ...... Jangan cuman memikirkan besarnya proyek
yang akan tercipta ....mudah2an!!!

Harry RW/KNOC



-----Original Message-----
From: Kabul Ahmad [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
Sent: Tuesday, January 30, 2007 1:58 AM
To: [email protected]
Subject: [iagi-net-l] Fw: Pemerintah Tidak Bisa Hentikan Semburan Lumpur
Lapindo

Akhirnya "lempar handuk" juga...Setelah bertele tele usaha yang sejak semula
sudah dinasehatkan bahwa akan sia-sia jika sudah terlambat awalnya ( kecuali
evakuasi dan pembuatan tanggul yang saya salut ! )....jadi tentang relief
well dan "bola-bola beton itu" baiknya lupakan saja..ntar malah ada korban
baru.

=ka=
----- Original Message -----
Sent: Monday, January 29, 2007 11:43 PM
Subject: Email Berita : Pemerintah Tidak Bisa Hentikan Semburan Lumpur
Lapindo


Senin, 29 Januari 2007 20:29 WIB

Pemerintah Tidak Bisa Hentikan Semburan Lumpur Lapindo


MAGETAN--MIOL: Gubernur Jatim Imam Oetomo menyatakan banjir Lumpur Lapindo
di Porong, Sidoarjo, belum mampu diselesaikan. Pemerintah pusat telah
mengambil sikap bersifat sementara, tak dapat menghentikan semburan lumpur.

Gubernur Jawa Timur (Jatim) mengatakan hal itu dalam acara Temu Wicara
dengan Kelompok Pelestarian Sumber Daya Alam dan Kelompok Informasi
Masyarakat di Desa Jabung, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan, Senin
(29/1).

"Semburan lumpur akhir 2006 pernah mencapai 148.000 meter kubik per hari,"
jelasnya.

Dia mengatakan menurut hasil terakhir penelitian para ahli geologi, bakal
terjadi penurunan tajam daerah sekitar lokasi semburan lumpur sekitar 30
tahun-50 tahun ke depan.

Diperkirakan daerah sekitar juga bakal menjadi mirip danau. Karena itu,
perlu dipikirkan infrastruktur lain yang ada di sekitar, seperti jalan tol,
jalan nasional dan rel kereta api. Infrastruktur tersebut dihitung secara
cermat, karena dipastikan terkena dampak langsung, sehingga harus
dipindahkan dalam tahun ini juga.

Pemindahan diusahakan menjauh dari lokasi semula hingga mencapai 3 km-5 km,
sedangkan perkiraan lain hingga lumpur Lapindo mengakibatkan daerah seluas
1,5 km persegi bakal tenggelam. (AG/OL-02).


----------------------------------------
Sumber: Media Indonesia Online

Copyright C 2007 Media Indonesia Online. All rights reserved 


----------------------------------------------------------------------------
Hot News!!!
CALL FOR PAPERS: send your abstract by 30 March 2007 to [EMAIL PROTECTED]
Joint Convention Bali 2007 - The 32nd HAGI & the 36th IAGI Annual Convention 
and Exhibition, 
Patra Bali, 19 - 22 November 2007
----------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke