Menurut saya sih kuncinya ada tiga 1. Pejabat yang bersih 2. Penegakan Hukum 3. Rakyat yang taat pada pemerintahan yang benar
Saya yakin kalo dua ini terpenuhi gak ada bakalan sekolah digusur demi mall, mall mall berdiri sementara lanennya kosong melompong, daerah puncak pasti jadi bagus sebagai daerah resapan karena izin pembangunan super ketat, pembuatan sarana umum atas nama NEGARA akan jadi mudah, para koruptor akan dipenjara dan satu kamar dengan Sumanto untuk bikin kapok (uji nyali kali ya) dsb dsb ..... nomor 1 dan 2 akan lebih dominan karena memang tampuk kekuasaan dan punya alat untuk menjalankannya. nomor 3 akan gampang mengikuti kalo no 1 dan 2 sudah ada. sekedar pemikiran. On 2/8/07, [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Kalau menurut saya, solusi jangka panjang nya adalah pemerataan pembangunan di Indonesia. Menurut saya lagi, bahwa akar permasalahannya adalah kecepatan pembangunan di Jakarta dan sekitarnya yang tidak dibarengi dengan tata ruang yang baik. Penataan memang sulit sekali dilakukan karena luas wilayah dibandingkan jumlah penduduk yang jauh dari ideal. Bila Jakarta ditata ulang dengan biaya yang sangat2 besar sehingga nantinya tidak banjir dan macet. Maka dapat dibayangkan, orang akan berbondong2 lagi menuju Jakarta. Yang pada akhirnya membuat macet dan banjir lagi. Jadi gunakanlah sebagian dana tersebut untuk membangun kota2 lain di Indonesia. Sehingga saya bisa lebih betah waktu tinggal di duri atau balikpapan :p) Jakarta macet dan banjir saja, orang masih betah di Jakarta...termasuk saya heheheeee, maklum dech orang betawi. Kalau perputaran dana dan pembangunan tidak berpusat di Jakarta, pasti pemerataan penduduk akan lebih baik. Pemerataan penduduk lebih baik --> Penataan kota lebih mudah. Salam Romdoni

