Mas Vicky, Aku dulu pernah baca tulisan sampean tentang dongeng gunungapi, tapi tadi tak cari-cari kok gak ketemu cak. Kalo boleh, mbok saya dikirimi tulisan itu.
Matur nuwun. Pardan, ESDM Jatim. On 2/12/07, Rovicky Dwi Putrohari <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Aku fw ke IAGI-net ya Wah ini pemahamannya harus pas Mas Bambang Murti. Absorb artinya si gempa akan menghabiskan seluruh tenaganya di tanah berpasir ini. Atau boleh diartikan: energinya akan dihabisnya disini, tanpa diteruskan. Sehingga tingkat kerusakannya menjadi suangat buesaarr Kalau anda tengok penjalaran gelombang kemarin itu kearah barat lebih pendek (dekat) ketimbang ke arah timur. Seperti yang kutulis dahulu disini : http://rovicky.wordpress.com/2006/06/01/peta-kerusakan-gempa-jogja-27-mei-2006/ Jogja atau tepatnya Bantul baik Bantul Barat maupun Bantul Timur dibawahnya terdapat endapan muda Merapi. Menurut saya endapan ini akan bertingkah sama apabila terjadi gempa. Nah yang menurutku adanya kemungkinan bias dari tulisan di KR itu adalah gempa yang baru saja terjadi dan bergetarnya sesar Opak. Bagaimana dengan Bantul Barat ?. Bantul barat juga terdapat patahan bahkan di Bantul barat kemarin disekitar Kasongan juga mengalami kerusakan berat. Walaupun kerusakannya tidak separah Bantul Timur, yang aku pikir bias karena kedekatan dengan episenter. Jogja sendiri yang diapit dua perbukitan bisa saja memilki kerentanan yang hampir sama. Yang aku masih heran mengapa Jogja tengah (bantul Tengah) relatif tidak rusak dibanding Bantul Barat. .... skalai lagi aku hanya mengamati sepintas dari perjalanan kliling-kliling dua hari di Jogja beberapa waktu lalu. Sepertinya yang berada dipinggiran perbukitan keras (baik perbukitan Kulon Progo di barat, maupun perbukitan Wono sari memiliki kerusakan cukup parah. Yang menjadi pertanyaan apakah kalau berdekatan dengan "dinding" zona keras, maka daerah ini menjadi daerah pantulan gelombang gempa yang menyebabkan pelepasan energi cukup besar dan menyebabkan kerusakan ? Kalau saja yang bergerak itu sesar-sesar di Kulonprogo barangkali Bantul barat menjadi sangat rentan juga, sama rentannya dengan Bantul Timur ... cmiiw RDP On 2/13/07, Bambang Satya Murti <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Lho, bukannya tanah yang bertekstur pasir lepas malah bersifat absorban, dalam artian tidak meneruskan energi gempa? > Memang gempa itu bersifat gelombang tarnsversal atau longitudinal? P atau S ? Lha karakternya kan berbeda ya? > Bambang > > ----- Original Message ---- > From: Sulastama Raharja <[EMAIL PROTECTED]> > To: [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED] > Sent: Tuesday, February 13, 2007 9:58:38 AM > Subject: [Geologi UGM] TERHADAP PENGARUH GEMPA ; Bantul Timur Sangat Rentan > > > Tuesday, 13 February 2007, * > TERHADAP PENGARUH GEMPA ; Bantul Timur Sangat Rentan > <http://www.kr.co.id/print.php?sid=112972> > <http://www.kr.co.id/friend.php?op=FriendSend&; sid=112972>* > < http://www.kr.co.id/display.php?url=http://222.124.164.132/iklan/selasa/display.html/kr-01c.jpg > > *YOGYA (KR*) - Wilayah Bantul memiliki kerentanan tanah terhadap bahaya > gempa bumi. Secara umum, zona tanah yang sensitif terhadap getaran berada > pada kedalaman kurang dari 30 km. Tingkat kerentanan itu sangat variatif > yaitu sangat tinggi, tinggi, menengah dan rendah. Demikian hasil > penyelidikan Tim Teknik Geologi UGM bersama BPPTK, Kyushu University, Jica, > Teknik Sipil dan Laboratorium Geofisika MIPA UGM. Penyelidikan dilakukan > melalui analisa foto udara, survei georadar, mikrotremor, magneto tulerik, > pemboran geoteknik dan citra satelit dengan resolusi tinggi. > Ketua Jurusan Teknik Geologi UGM Dr Ir Dwikorita Karnawati MSc PhD > didampingi peneliti dari tim Teknik Geologi Dr Ir Subagyo Pramumijoyo DEA > dan Salahuddin Hussein MSc kepada KR, Senin (12/2) mengatakan, zona > kerentanan yang sangat tinggi berada di wilayah Bantul Timur (sepanjang > Sungai Opak) yaitu Kecamatan Kretek bagian timur-tenggara, Pundong dari > selatan ke utara serta sebagian kecil Kecamatan Imogiri dan Pleret, sehingga > tidak mengherankan jika kerusakan bangunan di daerah ini cukup parah. > > Tingginya tingkat kerentanan tanah ini karena dipengaruhi jenis tanah, > kehadiran zona patahan, air bawah tanah yang dangkal dan jarak suatu zona > dari pusat gempa bumi. "Endapan sungai Opak tanahnya cenderung berpasir > kerikil dengan sifat lepas dan tebal. Padahal tanah dengan sifat lepas > cenderung tidak memiliki ikatan antarbutir yang kuat (kohesi), sehingga > sangat mudah bergetar saat dilalui gelombang gempa," jelasnya. > > Sedangkan zona dengan kerentanan tinggi di wilayah Bantul Timur (berdekatan > dengan kaki perbukitan) dan Bantul Utara bagian tengah yaitu sebagian > Imogiri, Pleret, Banguntapan, Pundong dan Sanden. Hal ini disebabkan kondisi > tanah berupa pasir lepas. Namun endapan pasir yang ada di wilayah tersebut > termasuk endapan sungai purba, sehingga relatif lebih kompak dan padat. > > Dihubungi terpisah, Koordinator Pos Layanan Teknis (Posyanis) Teknik Sipil > UGM Peduli Bencana Gempa Ir Nizam MSc PhD mengatakan, dari hasil pantauan di > lapangan, masyarakat secara umum sudah lebih paham terhadap bangunan yang > lebih aman terhadap gempa. "Hanya satu-dua yang masih melakukan kesalahan di > sana-sini," katanya. Kecuali mengikuti syarat-syarat bangunan, menurut > Nizam, masyarakat sebaiknya juga memahami cara-cara penyelamatan diri > apabila terjadi gempa.(Wan/R-5/Don) > http://www.kr.co.id/article.php?sid=112972 > > > ***** > Gabung Milis, email ke [EMAIL PROTECTED] isi subject subscribe > Keluar, email ke [EMAIL PROTECTED] isi subject unsubscribe > Situs Teknik Geologi UGM di http://www.geologi.ugm.ac.id > > > > ____________________________________________________________________________________ > No need to miss a message. Get email on-the-go > with Yahoo! Mail for Mobile. Get started. > http://mobile.yahoo.com/mail > ***** > Gabung Milis, email ke [EMAIL PROTECTED] isi subject subscribe > Keluar, email ke [EMAIL PROTECTED] isi subject unsubscribe > Situs Teknik Geologi UGM di http://www.geologi.ugm.ac.id > > > > -- http://rovicky.wordpress.com/ ---------------------------------------------------------------------------- Hot News!!! CALL FOR PAPERS: send your abstract by 30 March 2007 to [EMAIL PROTECTED] Joint Convention Bali 2007 - The 32nd HAGI & the 36th IAGI Annual Convention and Exhibition, Patra Bali, 19 - 22 November 2007 ---------------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314 Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara Mulia No. Rekening: 255-1088580 A/n: Shinta Damayanti IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi ---------------------------------------------------------------------

