Mas Ismail Zaini, Ya, pertanyaan amat bagus. Bagaimana hujan buatan berpengaruh pada iklim daerah. Jawabnya, tentu ada. Pertanyaannya kemudian ya seberapa pengaruhnya. Kelihatannya, statistik, usaha pengalihan hujan atau pembuatan hujan, hanya disuatu daerah kecil di banding global, juga tak banyak waktu usahanya di banding semua waktu (bebrapa hari dalam setahun, atau 70 th). Maka ya n kecil juga pengaruhnya terhadap iklim global.
Ya, saya memang mendengar, ada orang bisa mengalihkan awan (dengan jompa-jampi). Lah, kok kemarin hujan smeinggu itu, tak ada orang yang melakukan untuk mengalihkan awan ya? Misalnya saja di kirim ke Gurun Sahara yang kekeringan. Gag bisa kalik ya. JKT, nadananya hujan maksimum itu ya 500 mm. Rata-rata 120 mm per bulan per tahun sepanjang 33 th. Curah hujan tinggi pada Des-Jan-feb. Terendah pada June-July-Agustus (50 mm). Padahal curah hujan rata-rata tahunan, menurun sejak 1982 hingga kini. Kenapa malah th 2007 semakin banjir ? Mungkin, karena semakin banyak penduduknya. Juga karena semakin sedikit waktu hujan, menjadikan sebagian rawa-rawa, atau sungai akan kering, dan di tinggalilah tanah itu. Sehingga dengan waktu hujan yang pendekpun, hanya bberapa jam, dengan intensitas tetap 500 mm di Feb, misalnya, jadilah kebanjiran. Dulu, waktu masih jadi rawa, tak ada yang menempati. Maka, kalaupun di genangi air, tak di sebut kebanjiran. Dilaut tak ada yang menempati. Sehingga kalaupun di genangi lagi, tak akan ada orang kebanjiran di situ. Orang tak suka dekat daerah banjir ? Hipotesa saya: Orang tinggal dengan pilihan kenyamanan (ekonomi utamanya), malah menempati tempat yang dekat dengan daerah banjir. Antara daerah laut dan daerah darat, maka di pilihlah pantai (daerah dekat kebanjiran, yakni laut, dan tak di jauh pedalaman). Di antra pantai, maka lebih dipilih yang dekta dengan daerah banjir, yakni sungai (ketimbang yang jauh dari sungai). Di daratanpun, orang pilih pertama, dekat dengan sungai. Lalu ada teknologi, dapatkan minyak. Pun yang di cari adalah daerah muara sungai (yang ada minyaknya). Juga pun orang suka tinggal daerah gempa. Sudah tahukan arahnya kemana ? Salam, Maryanto. -----Original Message----- From: Ismail Zaini [mailto:[EMAIL PROTECTED] Sent: Thursday, February 22, 2007 11:12 PM To: [email protected] Subject: Re: [iagi-net-l] RE: JAWAH - SALAM Calendar Pak Maryanto, Bagaimana pengaruhnya terhadap pelaksanaan hujan buatan , apakah juga akan mempengaruhi iklim suatu daerah , soalnya bibit 2 hujan yng sebetulnya belum matang sudah petik untuk mendatangkan hujan ( dipanen duluan ) begitu juga sebaliknya benih benih hujan yng seharusnya sudah waktunya turun disuatu daerh "ditunda" atau "dialihkan' ke tempat lain. Seperti diketahui pada waktu belum ada hujan sering terjadi kebakaran hutan di Sumantrah / kalimantan dan pada awaktu itu gencar sekali diberitakan untuk mendatangkan hujan buatan, begitu juga sebaliknya pada waktu banyak hujan dan menyebabkan banjir , hujannya ditunda dan dijatuhkan ditempat lain ( dibelokan ). Apakah hal ini tidak juga mempengaruhi perubahan iklim seperti faktor faktor yang telah disebutkan tsb salam ISM ----- Original Message ----- From: "Maryanto (Maryant)" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[email protected]>; "Himpunan Ahli Geofisika Indonesia (HAGI)" <[EMAIL PROTECTED]> Sent: Tuesday, February 20, 2007 9:24 PM Subject: [iagi-net-l] RE: JAWAH - SALAM Calendar Hem... siklus SALAM dapat tambahan support data: 1. Siklus foram sekitar 70 tahun 2. Siklus iklim 7.000 tahun, pada perubahan iklim, juga 3. Banyaknya topan (cyclone, tornado, hurricane, lesus, cleret tahun, angin puyuh, puting beliung) siklus 70 th. 1. Rajiv Nigam, Des 2005, analisa foraminifera, di Sungai Kali (India), dan Arab, yang kemudian simpulkan ada perubahan musim siklus sekitar 77 th. Check di link berikut, lalu paper sejak 1980'an beliau, yg sebagai referensinya di situ. http://drs.nio.org/drs/bitstream/2264/422/1/J_Palaeontol_Soc_India_50_25 .pdf Hal 29 tertulis : ....disetip ....a cyclicity of approximately 77 years in concentration of drought years (Fig.8) and pointed out the possibility of correlation between the inferred cycle and the Gleissberg cycle caused because of variation in the radius of the sun (Fig. 9). Jadi SALAM Calendar, akan berkorelasi baik dengan perubahan terhadap waktu untuk : musim (kering-basah), salinitas (presentasi banyak-sedikit), ukuran cangkang, jumlah banyak sedikitnya foram per m2 luasan, jumlah garis-garis lingkaran pada foram, ... 2. Referencenya di situ: Nigam, 1995, Marine sediments and Paleoclimate Variations Since the Late Pleistocene:.... Halaman 387, sebutkan terlihat kering pada 18 Ka "Kilo annum", lalu juga 11 Ka. Ini berarti adanya siklus 7.000 annum. 3. EOS, June 2006, perlihatkan jumlah topan selama th 1880-2000. Semakin tinggi temperature, semkin banyak torado. Karena global temperature amat berkoreasi dengan grafik SALAM (korelasi 90 %, untuk pereode itu), maka jumlah tornado juga berkorelasi tinggi, walau tak setinggi itu korelasinya. Ini karena global kelembaban berkorelasi negatif dengan global temperature. Padahal tornado akan timbul bila kesemuanya tinggi. Seperti di Jogja itu. Di waktu panas, tapi ada lokasi dingin di situ (yang beberapa hari sebelumnya, dingin, malah hujan es batu, pun pernah tahun sebelumnya begitu). Bagi yang punya data pendukung lain, mohon juga di beritahukan ke kami. (Hem...., padahal ada 40 gambar semalam yang baru di scan so'al global magnetik, yang banyak menunjang juga.) Salam, Maryanto. ------------------------------------------------------------------------ ---- Hot News!!! CALL FOR PAPERS: send your abstract by 30 March 2007 to [EMAIL PROTECTED] Joint Convention Bali 2007 - The 32nd HAGI & the 36th IAGI Annual Convention and Exhibition, Patra Bali, 19 - 22 November 2007 ------------------------------------------------------------------------ ---- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314 Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara Mulia No. Rekening: 255-1088580 A/n: Shinta Damayanti IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi --------------------------------------------------------------------- ------------------------------------------------------------------------ ---- Hot News!!! CALL FOR PAPERS: send your abstract by 30 March 2007 to [EMAIL PROTECTED] Joint Convention Bali 2007 - The 32nd HAGI & the 36th IAGI Annual Convention and Exhibition, Patra Bali, 19 - 22 November 2007 ------------------------------------------------------------------------ ---- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314 Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara Mulia No. Rekening: 255-1088580 A/n: Shinta Damayanti IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi --------------------------------------------------------------------- ---------------------------------------------------------------------------- Hot News!!! CALL FOR PAPERS: send your abstract by 30 March 2007 to [EMAIL PROTECTED] Joint Convention Bali 2007 - The 32nd HAGI & the 36th IAGI Annual Convention and Exhibition, Patra Bali, 19 - 22 November 2007 ---------------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314 Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara Mulia No. Rekening: 255-1088580 A/n: Shinta Damayanti IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi ---------------------------------------------------------------------

