Wah kalau semua komponen tidak ada masalah, resiko nya kecil dong ya... :-)
Untuk reservoir, apa Oligocene Limestone di sepanjang West Sulawesi (Tonasa??) 
bukan merupakan target eksplorasi?

Salam,
Herry

----- Original Message ----
From: Ferry Bastaman Hakim <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Wednesday, 28 February, 2007 6:12:58 PM
Subject: [iagi-net-l] West Sulawesi (was:Tender Winners)


Herry,

Yuk, coba kita liat satu2 komponen petroleum system di west Sulawesi :

Reservoir 
Sepertinya tidak masalah, tetapi adanya influx volcanic material pada
formasi Upper & Middle Miocene akan mempengaruhi kualitasnya. Yang
menarik justru Eocene reservoir yang masih underexplored.

Source rock dan charge juga tidak masalah.
Dengan ada dan banyaknya oil/gas seeps di onshore-nya sudah cukup
membuktikan adanya source rock yang mature. Mungkin tantangannya adalah
memodelkan bahwa matured SR tsb cukup signifikan utk men-charge
struktur2 yang ada.

Trap
Keberadaan West Sulawesi Foldbelt di offshore dan struktur2 penyertanya
di onshore bakal jadi potensial trap untuk HC. Sekilas lihat seismic
sectionnya mirip dengan struktur2 Deppwater Kutei bagian Utara (Sadewa,
Hiu Aman, dll). Hanya genesanya yg berbeda, krn terbentuk akibat
compression tectonic dibanding gravity driven/toe-thrust yg di Kutei.

Seal
Sedimen tersier di West Sulawesi yang mud-dominated bakal jadi seal yang
bagus untuk akumulasi HC. Resiko breaching mungkin ada, terutama akibat
reaktivasi fault dari recent tektonik aktif.

Jadi, cukup menjanjikan utk berharap bahwa sekian tahun kedepan West
Sulawesi bakal jadi petroleum province baru di Indonesia....Semoga.
Pak Awang mungkin bisa menambahkan.

Salam,

Ferry

-----Original Message-----
From: Herry Maulana [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
Sent: Wednesday, February 28, 2007 4:29 PM
To: [email protected]
Subject: Re: [iagi-net-l] Tender Winners

Pak Awang,

Resiko terbesar petroleum system nya apa pak?
Analogi West Sulawesi mungkin dengan east Paternoster Platform..

Salam,
Herry

----- Original Message ----
From: Awang Harun Satyana <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Wednesday, 28 February, 2007 5:04:35 PM
Subject: RE: [iagi-net-l] Tender Winners


Lapangan Karama atau Cekungan Lariang-Karama ? Setahu saya Cekungan
Lariang-Karama ya. Cukup banyak seepages ditemukan di wilayah
Lariang-Karama ini sejak zaman dahulu. Bahkan dari tahun 1898-1900 Doda
Oil Company mengebor empat sumur di utara Karama (selatan Lariang),
gagal semua. Tahun 1927 dikerjakan lagi oleh para ahli geologi BPM yang
menyeberang dari Balikpapan.  
Tahun 1970 setelah ada sistem PSC, Lariang-Karama dieksplorasi lagi oleh
Gulf Oil dan BP (?). Sampai saat ini setahu saya belum ada lapangan
komersil di kedua wilayah di selatan Pegunungan Molengraaff ini.

Tetapi, betul company2 besar sekarang ramai mengerjakan Lariang-Karama
baik di onshore-nya maupun di offshore-nya, sejak dari offshore barat
South Sulawesi sampai offshore barat West Sulawesi. Begitu pun
onshore-nya dari Lariang, Karossa, Karama, Enrekang, Pare-Pare.

Akhirnya, nanti blok2 di West-South Sulawesi onshore dan offshore akan
seramai blok2 onshore dan offshore East Kalimantan. Semoga sesukses
blok2 di sisi East Kalimantan, walaupun secara geologi West Sulawesi
onshore dan offshore tentu tak sama dengan sisi barat Makassar Strait.
Banyak kemiripan, tetapi signifikan pula perbedaannya.

Selamat bereksplorasi !

Salam,
awang
(anggota tim penilai & tender wilayah kerja Ditjen Migas)
(eksplorasi BPMIGAS)


                
___________________________________________________________ 
What kind of emailer are you? Find out today - get a free analysis of your 
email personality. Take the quiz at the Yahoo! Mail Championship. 
http://uk.rd.yahoo.com/evt=44106/*http://mail.yahoo.net/uk 

Kirim email ke