Mas Gde dan Mas Shofiyuddin,
 
Penjelasannya OK banget, terima kasih banyak.
 
Thanks. Iman

-----Original Message-----
From: Shofiyuddin [mailto:[EMAIL PROTECTED]
Sent: Friday, March 30, 2007 6:23 AM
To: [email protected]
Subject: Re: [iagi-net-l] Identifikasi open fracture


Kalo tidak ada duit, akar pun jadi .. he he ....
coba perhatikan log log konvensional seperti spectral GR, PEF, DRHO, RHOB, NPHI 
dan Compressional sonic seringkali cukup bertenaga untuk dapat menentukan kira 
kira daerah potensi fracture, namun analisa ini bersifat kualitatif semata. 
 
Berhadapan dengan fracture adalah berhadapan dengan data yang jelek, menurut 
saya inilah kuncinya. Kalo datanya bagus kemungkinan gak ada fracture. Kalo 
anda punya core, berarti pada bagian yang di core adalah bagian yang paling 
tidak berpotential. 

 
On 3/29/07, [EMAIL PROTECTED] < [EMAIL PROTECTED]> wrote: 

Sorry Pak baru buka email lagi. Bagi saya penggunaan logging tool itu
bukanlah untuk mencari kebenaran tetapi untuk mengurangi faktor 
"uncertainty" didalam study petrophysics misalnya, sering satu log atau
beberapa log tidak bisa berdiri sendiri.
Umumnya acoustic/sonic waveform itu ada compressional, shear dan stoneley
wave. Nah, DSI atau XMAC adalah tool yg tepat untuk memperoleh stoneley. 
Dan untuk sampai kepada analisa fracture lewat stoneley wave perlu
'Processing' untuk mendapatkan reflectance dan permeabiltiynya. Oya...krn
stoneley wave ini merambat di dinding lobang bor maka jelas akan 
terpenagruh oleh washout. Kesulitan disini adalah bagaimana membedakan itu
karena washout atau fracture/fault maka kontrol borehole image sangat
bagus, diyakinkan lagi oleh conventional log (salah satunya caliper) dan 
mudlog data, kalau ada partial lost atau total loss maka kemungkinan besar
fracture/fault kita bersifat terbuka.
Kalau budget-nya sedikit ya analisa fracture dgn memaksimalkan openhole
log dan data saat drilling/mudlogging. Di carbonates contohnya data 
natural GR sungguh berarti untuk mendeteksi fracture/daerah karst.
Demikian Pak, saya mau pulang dulu. Terima kasih.
Salam,
Gde
 

Kirim email ke